
Bertempat di Aula Lantai III Pengadilan Tinggi Agama Medan pada hari Senin tanggal 9 Oktober 2023, pukul 08.30 Wib. dilaksanakan Kegiatan Pembinaan mental. Jadwal pembinaan mental pada hari ini penceramah adalah Dr. Drs. H. Paet Hasibuan, S.H., M.A. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan), yang bertemakan “ Mencari Hidyah”, dihadiri oleh seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Agama Medan dengan pembawa acara Drs. Rizal Siregar, S.H. (Paniteri Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Medan).
Dalam Ceramahnya Bapak adalah Dr. Drs. H. Paet Hasibuan, S.H., M.A. bahwa Hidayah bisa bermakna kemudahan dalam beramal saleh. "Orang yang mendapat petunjuk (hidayah), maka dia akan bertakwa kepada Allah Ta'ala," Kalau hidayah sudah hadir, salat dan ngaji akan rajin, bahkan mengeluarkan infak dan sedekah menjadi mudah. Hidayah bisa juga berarti perlindungan Allah dari masalah yang dihadapi. Selain itu jalan menuju kesuksesan dan kebahagiaan.
Tingkatkan Takwa kepada Allah Ta'ala. Bentuknya lebih banyak dalam ritual ibadah. Semakin banyak taqwa, akan semakin banyak "Hudan" datang. Para orang tua berikhtiar agar anaknya dekat dengan Allah. Namun yang baik banyak, tapi yang saleh jarang. Poinnya ada di salat. Semua Nabi salat. Bahkan wahyu yang diterima Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam sama seperti Nabi-nabi terdahulu, hanya saja Nabi Muhammad SAW lebih sempurna. Semua Nabi salat, untuk apa? Meningkatkan Takwa. Kalau sudah meningkatkan takwa maka akan dimudahkan dalam segala urusan.

Allah berfirman: "Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (Surah At-Thalaq ayat 2-3) Jika ingin bahagia, tingkatkan takwa. Jika mengulas sejarah para imam, misalnya Imam Al-Bukhari kalau ilmu dibacakan sekali saja langsung masuk ke hati. Imam Asy-Syafi'i dibacakan sekali langsung masuk, beliau langsung hafal Kitab Al-Muwatha' (kumpulan hadis) yang begitu tebal.
Jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu". (Surah Al-Baqarah ayat 45). "Semua orang yang hidup pasti punya masalah. Hidup selalu bersanding dengan masalah. Kalau punya masalah datang kepada-Ku. Dengan apa Ya Allah? Salat. Kalau gak mau salat dipertanyakan imannya?". Ini sejalan dengan firman Allah: "Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar." (Surah Al-Baqarah ayat 155). Dalam ayat lain, Allah berfirman: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (Al-Baqarah: 286) Jadi kalau datang ke pengajian dengan membawa banyak masalah, berbahagialah karena anda akan diangkat setinggi-tingginya oleh Allah karena ujian yang diberikan disetarakan dengan kemampuan seseorang.
Allah Ta'ala berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan." (surah Al-Maidah ayat 35) Setiap Nabi diberikan "Hudan", beruntungnya kita diberikan Al-Qur'an yang disebut petunjuk hidayah. Kَalau ingin bahagia ada di Al-Qur'an. Ada masalah, solusinya ada di Al-Qur'an. Masalah gak tuntas bukan karena kita kurang hebat, tapi karena Al-Qur'annya tidak dibaca. Allah Ta'ala berfirman
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam taman-taman (surga) dan mata air-mata air, sambil menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar. Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian. Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin. dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan? Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu. Maka demi Tuhan Langit dan bumi, sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan terjadi) seperti perkataan yang kamu ucapkan." (Surah Adz-Dzaariyat ayat 15-23) Inilah petunjuk Al-Qur'an terkait hidayah. Allah Ta'ala menjelaskannya dalam banyak ayat. Mari dekatkan diri dengan Al-Qur'an. Demikian Acara Pembinaan Mental ini dilaksanakan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. (Jas).

Pada hari Rabu tanggal 3 Oktober 2023, Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja PA Pandan. Monitoring dan evaluasi ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung capaian kinerja PA Pandan sampai dengan Triwulan II 2023. Dengan didampingi oleh Ketua PA Pandan Salamat Nasution, banyak hal yang dicek langsung oleh H. Abd. Hamid Pulungan seperti aplikasi Sikep. Dalam monitoring ini, H. Abd. Hamid Pulungan menemukan 2 (dua) orang ASN yang datang terlambat masuk kantor. “Supaya ditegur ASN yang terlambat hari ini agar tidak terlambat lagi masuk kantor,” kata H. Abd. Hamid Pulungan seraya melihat Ketua PA Pandan Salamat Nasution.
Dalam monitoring lainnya, H. Abd. Hamid Pulungan mendatangi ruangan Kepaniteraan dan berjumpa dengan Panitera Muda Hukum Sri Rahmadani dan APP Dhuha Azwari Febriana. Langsung saja H. Abd. Hamid Pulungan meminta berkas perkara yang sedang berjalan untuk mencek kondisi berkas perkara tersebut. Alhamdulillah, berkas perkara yang menjadi objek sasaran pemeriksaan telah dikerjakan sebagaimana mestinya yaitu telah dibuat berita acara sidang. Dalam kesempatan tersebut, H. Abd. Hamid Pulungan meminta agar berita acara sidang telah selesai dibuat satu hari menjelang sidang berikutnya. “Berita acara sidang telah dibuat dan telah selesai satu hari menjelang sidang berikutnya,” ujar H. Abd. Hamid Pulungan.
Masih menurut H. Abd. Hamid Pulungan, berkas perkara harus sudah diminut pada saat selesai pembacaan putusan dan putusan tersebut sudah diinput di direktori putusan MA. “Lakukan konsep one day minute dan one day publish,” tandas H. Abd. Hamid Pulungan menegaskan. Dalam kesempatan tersebut, Dhuha Azwari Febriana menjelaskan, bahwa dirinya telah membantu Panitera dengan ikut bersidang sebagai panitera pengganti lokal. Dan tugas-tugas tersebut dilaksanakannya dengan sebaik-baiknya. “Saya telah ikut bersidang sebagai panitera pengganti lokal,” papar Dhuha yang dalam waktu dekat ini akan dilantik sebagai panitera pengganti di PA Padangsidimpuan.

Banyak ruangan yang menjadi sasaran pemeriksaan seperti PTSP, ruang mediasi, ruang tunggu sidang dan lain-lain. Ketika di ruang tunggu sidang, H. Abd. Hamid Pulungan sempat berdialog dengan para pihak yang berperkara. Menjawab pertanyaan dari H. Abd. Hamid Pulungan, salah seorang yang berperkara menjelaskan bahwa dirinya mendapat pelayanan yang baik di PA Pandan. Disebutkannya, PA Pandan telah memberikan pelayanan yang berkualitas. Dirinya merasa puas selama mengikuti proses perkara yang diajukannya. “Layanan di PA Pandan ini bagus dan memuaskan," ujarnya menjelaskan.
Dalam pembinaannya, Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan memberikan apresiasi atas kinerja PA Pandan dalam merealisasikan upaya-upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. “Saya berikan apresiasi atas upaya PA Pandan dalam mewujudkan Pengadilan modern dan pemberian layanan prima kepada masyarakat pencari keadilan. Sukses selalu buat PA Pandan,” kata H. Abd. Hamid Pulungan memuji.
Dalam kesempatan tersebut, H. Abd. Hamid Pulungan meminta agar PA Pandan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan optimalisasi pelayanan. Untuk itu dirinya menegaskan agar selalu memberikan briefing kepada petugas PTSP guna menciptakan kualitas pelayanan dengan pendekatan 5-S yaitu senyum, salam, sapa, sopan dan santun. Selain itu, juga diharapkan PA Pandan berusaha dengan sungguh-sungguh dalam pembangunan zona integritas agar dapat meraih Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2024 yang akan datang. (ahp)

Pada hari Selasa tanggal 3 Oktober 2023, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan H. Abd. Hamid Pulungan melakukan kunjungan kerja di PA Sibolga. Kunjungannya kali ini, selain melakukan pembinaan juga melaunching 4 (empat) inovasi yaitu : 1. inovasi SI- LAKE (Sistem layanan parkir kendaraan extra), inovasi ini bertujuan untuk memudahkan para pihak dalam memarkirkan kendaraannya secara aman dan nyaman dengan diberi pengamanan extra berupa gembok. 2. Inovasi SI-Aidil,(Sistem layanan Para pencari keadilan), inovasi ini merupakan kegiatan pendampingan pihak berperkara oleh petugas atau asisten dalam memperoleh informasi berperkara di PA Sibolga. 3. Inovasi TERKESAN, (Konter Kesehatan Para Pencari Keadilan), inovasi ini merupakan inovasi yang ditujukan bagi para pihak yang ingin memeriksa kesehatan, adapun fasilitas yang disediakan yaitu cek suhu tubuh, cek tensi darah, cek kadar gula darah. 4. Aplikasi Si-PAS (sistem informasi PA Sibolga) merupakan inovasi berbentuk aplikasi untuk perangkat android yang berfungsi untuk mempermudah akses informasi bagi para pencari keadilan.Adapun fitur aplikasi ini yaitu cek jadwal sidang, cek info perkara, cek akta cerai.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan 4 (empat) inovasi PA Sibolga”, H. Abd. Hamid Pulungan yang mendapat aplus dari aparatur Sibolga.
Sebelumnya, Ketua PA Sibolga Azhar Hasibuan melaporkan bahwa dirinya dan seluruh aparatur PA Sibolga selalu berusaha untuk menjadikan PA Sibolga sebagai Pengadilan modern yang berbasis teknologi informasi. Oleh sebab itu, ungkapnya lebih lanjut, Tim IT selalu berinovasi membuat beberapa aplikasi seperti inovasi yang diresmikan hari ini. “Kami di PA Sibolga ini selalu berinovasi untuk menjadikan PA Sibolga Pengadilan modern,” ujar Azhar Hasibuan.

Setelah dilakukan launching inovasi tersebut, lalu ditampilkan satu persatu inovasi tersebut melalui layar monitor yang disertai dengan penjelasan oleh Fanny Fairina Nadyaningrum, S. Kom. Dengan inovasi ini, maka PA Sibolga telah melakukan pembenahan dalam bidang pelayanan bagi pencari keadilan sehingga masyarakat merasa nyaman dan tenang serta senang berperkara di PA Sibolga. Sukses selalu PA Sibolga dan teruslah berinovasi untuk kemajuan kita bersama.
Dalam pembinaannya, Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan memberikan apresiasi atas jerih payah PA Sibolga dalam merealisasikan upaya-upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, seperti akses layanan kesehatan dan lain sebagainya.. “Saya berikan apresiasi atas upaya PA Sibolga dalam mewujudkan Pengadilan modern dan pemberian layanan prima kepada masyarakat pencari keadilan. Sukses selalu PA Sibolga,” kata H. Abd. Hamid Pulungan memuji.

Dalam kesempatan tersebut, H. Abd. Hamid Pulungan meminta agar PA Sibolga untuk meningkatkan kualitas kinerja dan optimalisasi pelayanan. Untuk itu dirinya menegaskan agar selalu memberikan briefing kepada petugas PTSP guna menciptakan kualitas pelayanan dengan pendekatan 5-S yaitu senyum, salam, sapa, sopan dan santun. Selain itu, juga diharapkan PA Sibolga berusaha dengan sungguh-sungguh dalam pembangunan zona integritas agar dapat meraih Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2024 yang akan datang. (ahp)

Bertempat di Ruang Command Center lantai III Pengadilan Tinggi Agama Medan pada hari Selasa tanggal 3 Oktober 2023, dilaksanakan kegiatan DDTK Evaluator AKIP PTA.Medan secara zoom meeting dengan Narasumber IVA FAIROUZ AFRINADYA, S.H., M.H. Auditor Ahli Madya pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung R.I. dan SYARIFULLAH M NUR, S.Kom., M.Ak, Auditor Ahli Muda pada Inspektorat Wilayah II Badan Pengawasan Mahkamah Agung R.I. dengan materi Kegiatan : Perencanaan Kinerja, Pengukuran Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja. Kegiatan DDTK ini dimulai pukul 08.00 Wib dengan peserta terdiri dari Wakil Ketua, Pejabat Kepaniteraan dan Pejabat Kesekretariatan Pengadilan Tinggi Agama Medan.
DDTK dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan Bapak Drs. H. Alaidin, M.H. dalam sambutannya menyampaikan bahwa SAKIP mempunyai peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, khususnya kita dilingkungan mahkamah Agung R.I. sebagai alat untuk memperbaiki kebijakan serta mendorong semua instansi di lingkungan Mahkamah Agung R.I. untuk melakukan inovasi dalam mendesain program dan kegiatan serta dapat digunakan sebagai dasar pemberian reward maupun punishment.

Dalam paparannya Narasumber menyampaikankan pada intinya bahwa sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang selanjutnya disebut SAKIP, adalah rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas, alat dan prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data, pengk!asifikasian, pengikhtisaran, dan pelaporan kinerja pada instansi pemerintah, dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah. Akuntabilitas Kinerja adalah perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan/kegagalan pelaksanaan program dan kegiatan yang telah diamanatkan para pemangku kepentingan dalam rangka mencapai misi organisasi secara terukur berdasarkan sasaran/target kinerja yang telah ditetapkan.
Maksud dan Tujuan Pedoman Pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya dimaksudkan untuk dipergunakan sebagai acuan bagi satuan kerja di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya dalam menyusun dokumen SAKIP. Pedoman Pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya bertujuan untuk mendorong peningkatan pencapaian Kinerja di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang Berada di Bawahnya melalui penganggaran berbasis Kinerja.

Evaluasi Akuntabilitas kenerja adalah aktivitas analisis yang sistematis, pemberian nilai, atribut, apresiasi dan pengenalan permasalahan, serta pemberian solusi atas masalah yang ditemukan untuk tujuan peningkatan akuntabilitas dan kenerja unit kerja di lingkungan Mahkamah Agung R.I. dan Badan Peradilan di bawahnya. Tujuan evaluasi adalah untuk : memperoleh informasi tentang implementasi SAKIP, menilai tingkat implementasi SAKIP, menilai tingkat akuntabilitas kinerja unit kerja di lingkungan Mahkamah Agung R.I. dan Badan peradilan di bawahnya, memberikan saran perbaikan untuk peningkatan implementasi SAKIP di Lingkungan Mahkamah Agung R.I. dan Badan Peradilan di bawahnya dan memonitor tindak lanjut rekomendasi hasil evaluasi periode sebelumnya.
Kegiatan DDTK Evaluator AKIP PTA.Medan ditutup oleh Pembawa Acara Ryani Junisha Ayulin, analisis perkara peradilan pada Pengadilan Tinggi Agama Medan.
Demikian Kegiatan DDTK Evaluator AKIP PTA.Medan dilaksanakan semoga bermanfaat dan dapat di aplikasikan dalam pelaksanaan tugas-tugas di Pengadilan Tinggi Agama Medan. (Jas).

Bertempat di loby lantai I Pengadilan Tinggi Agama Medan pada hari Senin tanggal 2 Oktober 2023, pukul 08.00 Wib. dilaksanakan upacara peringatan hari kesaktian pancasila 1 Oktober 2023, sebagai Ispektur dalam upacara tersebut adalah Drs. H. Alaidin, M.H. (Wakil Ketua Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan), pembawa acara Sri Fitriani, S.Kom (Pranata Komputer Ahli Muda pada Pegawai Pengadilan Tinggi Agama Medan), Komandan Upacara adalah Ahmali Fakar Tarigan, S.Kom.
Dalam Pengarahannya Bapak Drs. H. Alaidin, M.H. menyampaikan bahwa setiap tahunnya, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila untuk mengenang peristiwa perongrongan Pancasila oleh kaum komunis dalam peristiwa G30S/PKI. Pada masa itu, kaum komunis berusaha untuk mengubah pancasila menjadi ideologi komunis.

Berkat perjuangan para pahlawan dan kesadaran bangsa Indonesia untuk mempertahankan Pancasila, usaha kaum komunis tersebut gagal. Sejak saat itu, 1 Oktober pun ditetapkan sebagai peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan sebagai hari libur nasional bukan tanpa alasan. Terdapat makna di balik penetapan hari ini yang mampu mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.
Makna peringatan Hari Kesaktian Pancasila yaitu bahwa dasar negara Indonesia, Pancasila terbukti sakti. Disebut demikian karena ideologi ini tidak mudah diganti dengan ideologi lain yang tidak berakar dari nilai luhur bangsa. Mengingat sebelumnya dalam peristiwa G30S PKI pada tahun 1965 dibuktikan bahwa bangsa Indonesia senantiasa berpegang dan meyakini kebenaran Pancasila saat ideologi negara ini hendak diganti oleh kaum komunis. Akibat peristiwa kelam itu, bangsa Indonesia menjadi semakin sadar untuk terus waspada akan usaha-usaha untuk mengganti Pancasila.

Adapun makna lain dari Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yaitu meyakini kebenaran ideologi bangsa. Bangsa Indonesia diharapkan dapat memahami dasar negara yang telah digali, diolah, dan dikembangkan para pendiri bangsa melalui sejarah yang panjang. Hari ini juga memiliki makna memperkukuh Pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup bangsa. Hari Kesaktian Pancasila dijadikan sebagai pedoman membangun masyarakat ke arah kehidupan yang sejahtera lahir-batin.
Upacara di tutup dengan pembacaan Do’a oleh H. Munzir, S.H. (Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Medan).
Demikian upacara peringatan kesaktian pancasila dilaksanakan semoga dapat menjadi renungan bagi kita semua. (Jas).