Jumlah Perkara Meningkat Dua Kali Lipat Pengadilan Agama Sidikalang Menutup Sidang Akhir Tahun 2012 Dengan Hasil Perdamaian

Majelis Hakim berfoto dengan para pihak yang berdamai
Upaya damai dalam persidangan oleh Majelis Hakim merupakan merupakan salah satu rangkaian penting dari keseluruhan proses penanganan perkara di pengadilan selain upaya mediasi, termasuk di Pengadilan Agama Sidikalang.
Kamis tanggal 27 Desember 2012 merupakan persidangan terakhir yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Sidikalang dengan Majelis Hakim yang diketuai oleh Ketua PA Sidikalang sendiri yakni Drs. H. Ahmad Musa Hasibuan MH, dengan Hakim Anggota masing-masing Ahmad Nazif Husainy, SH dan Erlan Naofal, S.Ag M.Ag yang menangani perkara Cerai Gugat, dengan didampingi Panitera sidang Ramli Bintang, karena kedua belah pihak hadir maka sebelum upaya mediasi dilakukan terlebih dulu diupayakan damai oleh Majelis Hakim yang memberikan nasihat kepada kedua belah pihak agar menutup tahun 2012 dan membuka tahun 2013 dengan sesuatu hal yang baik, ternyata kedua belah pihak pun akhirnya sepakat mengurungkan niat mereka untuk bercerai, sehingga upaya mediasi pun tidak perlu dilakukan lagi dan Penggugat mencabut perkaranya.
Majelis Hakim merasa senang karena dapat menutup persidangan di akhir tahun 2012 dengan perdamaian, disamping itu juga Pimpinan dan segenap Hakim PA Sidikalang serta bagian kepaniteraan merasa tahun 2012 adalah tahun yang bersejarah bagi Pengadilan Agama Sidikalang karena perkara yang masuk ada 123 perkara meningkat 2 kali lipat dari tahun 2011 dengan rincian perkara Contentius sebanyak 54 dan Volunteer sebanyak 74 perkara dengan 5 sisa perkara tahun 2011, berarti total 128 perkara, alhamdulillah 123 dapat diputus dan diselesaikan di tahun 2012 dengan sisa 5 perkara. Hal ini mengingat 2 tahun sebelumnya PA Sidikalang hanya menerima dan memutus di tahun 2010 sebanyak 27 perkara dan di tahun 2011 sebanyak 60 perkara. Tidak heran memang jika perkara di PA Sidikalang sedikit mengingat jumlah penduduk muslim yang minoritas.
Banyaknya perkara yang masuk di tahun 2012 bukan karena banyak yang bercerai, akan tetapi karena PA Sidikalang menaruh perhatian dengan salah satu program Justice For The Poor yakni sidang keliling yang dilakukan ke pelosok-pelosok daerah dalam menangani perkara itsbat nikah, sehingga masyarakat terbantu dengan program tersebut untuk mendapatkan akses keadilan, disamping juga sebagai manifestasi rasa syukur karena peradilan agama telah memasuki usia 130 tahun. (A. Ridho Ibrahim)
sumber: www.pa-sidikalang.net (27/12/2012)
Pengadilan Agama Stabat Gelar Rapat Evaluasi Akhir Tahun

Stabat, pa-stabat.net (27/12)
Memasuki minggu akhir tahun, sebagaimana biasanya di Pengadilan Agama Stabat dilaksanakan rapat evaluasi dipimpin langsung Wakil Ketua Pengadilan Agama Stabat, membahas segala permasalahan dalam kurun waktu kinerja satu minggu sebelumnya. Rapat dibuka oleh Panitera/Sekretaris Parluhutan, S.H, dan langsung dipimpin oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Stabat Drs. Misharuddin, rapat hari ini selain menginventarisir permasalahan dan kendala tugas, juga dibahas pemantapan sistem pengawasan. Menurut Wakil Ketua Pengadilan Agama Stabat Drs. Misharuddin pengawasan yang dilakukan saat ini di Pengadilan Agama Stabat terdiri dari pengawasan beban kerja yang dapat diawasi secara langsung oleh Hakim Pengawas, juga pengawasan jarah jauh melalui alat teknologi yang dapat memonitoring semua aktivitas bidang tugas masing-masing pegawai.

Dengan demikian Wakil Ketua berharap agar paradigma etos kerja harus dirubah yakni bekerja adalah memenuhi panggilan tugas yang dilaksanakan secara bertanggung jawab, bukan menghindar dari pemantauan pimpinan, karena jika paradigma itu yang masih dipertahankan, khawatir tugas dikerjakan saat di hadapan pimpinan, sebaliknya bila di belakang pimpinan tugas-tugas tidak dilaksanakan dengan baik.
Selain itu, masalah yang berkembang pada rapat evaluasi hari ini adalah seperti biasanya berkaitan dengan penggunaan SIADPA. Setelah segala permasalahan yang timbul dalam rapat tersebut ditemukan solusinya, akhirnya rapat ditutup oleh Panitera/Sekretaris sebagai moderator rapat hari ini.(Ks/hms).
sumber: www.pa-stabat.net (27/12/2012)
Pengadilan Agama Pandan : "Rencana Baru Dari Bukittinggi"

PANDAN | Kabut asap masih menyelimuti, udara dingin menusuk kulit ari, bulan di langit biru keputihan belum juga meninggalkan peraduannya, suasana pagi itu penuh keakraban. "Teeeeeeeeeeeeeeeeeeeeng, krak," terdengar tumpukan piring yang baru saja dicuci dan mulai diangkat ke ruang tamu. Ya, pagi itu Minggu 23 Desember 2012. Keluarga besar Pengadilan Agama Pandan mengunjungi rumah Drs. Ifdal, SH Ketua Pengadilan Agama Pandan, rencana jalan-jalan dan belajar memang telah lama dinantikan, akhirnya kesampaian juga.
Rumah pak Ifdal memang sederhana, tetapi pagi itu kesederhanaan semakin tampak ketika warga Pengadilan Agama Pandan dijamu untuk sarapan pagi bersama. Apa menunya? Oh, ternyata lontong khas kota Bukittinggi Sumatera Barat. Pak Ifdal dan istri serta 3 orang anaknya yang masih kecil-kecil menyambut rombongan, meskipun dengan lontong dan sayur nangka.
Lepas, bebas, sedikit tersenyum, tampak dari wajah-wajah rombongan dari Pandan Tapanuli Tengah. Ibu-ibu membantu menuangkan teh hangat, sedangkan adik-adik honorer menuangkan lontong ke piring-piring kristal. Tidak demikian dengan bapak-bapak, mereka terlihat senjang dan santai menunggu giliran piring berisi lontong sayur diantarkan ke pangkuan.
****************

Pukul 10.45 WIB, rombongan Pengadilan Agama Pandan bergerak meninggalkan rumah pak Ifdal, tujuh mobil yang di dalamnya mengangkut seluruh pegawai dan keluarga masih kuat bertahan, meskipun telah menempuh perjalanan satu malam.
"Saya sudah biasa membawa mobil, pernah dua hari dua malam non stop," kata Miswar seraya menambah tekanan mobil. Pagi itu rombongan menuju Pengadilan Agama Bukittinggi yang kebetulan tidak jauh dari rumah pak Ifdal.
Sebuah gedung tiga lantai yang megah, terletak di atas pegunungan sehingga tampak indah dan elegan dari kejauhan, itulah gedung Pengadilan Agama Bukittinggi klas 1B. Suasana sepi dan hening, tetapi pintu-pintu terbuka karena penjaga kantor sudah lama menunggu rombongan PA Pandan.
"Silahkan masuk bapak ibu," sapa penjaga kantor. Pak Ketua dan wakil ketua diikuti para hakim dan ibu-ibu dharmayukti karini PA Pandan masuk ke dalam ruang pelayanan publik di PA Bukittinggi. Sedangkan Pansek dan keluarga besar PA Pandan lainnya melihat-lihat ruang tunggu para pihak, ruang mediasi, dan ruang sidang.
"Wah, kita bisa mencontoh ruangan ini ya?" ujar pak Ketua. "Bisalah pak," jawab Pansek mengamini. Ruangan meja pelayanan publik dan meja informasi di PA Bukittinggi memang terkesan elegan dan deluxe, hampir serupa dengan hotel bintang 3 (tiga). Oranem-ornamen yang terbuat dari plastik glossy yang dicetak dengan perantara sablon digital, membuat suasana ruangan enak dipandang mata dan nyaman untuk berlama-lama.
Tidak hanya itu, lantai dua dan tiga juga membuat unsur pimpinan tertegun lama. Ruangan hakim dan para pejabat di PA Bukittinggi memang berbeda dengan PA-PA lainnya, selain membuat mata tak berkedip, ruangan itu juga mengajak rombongan PA Pandan untuk mengambil foto dan mencatat desainnya.
Pukul 11.32 WIB, Ketua PA Bukittinggi Drs. Syahrial Anas tiba di gedung megah itu. "Maaf, saya terlambat," tegasnya. Mantan wakil ketua PA Lubukpakam itu mendatangi satu per-satu tamu dari PA Pandan. Sedikit berbisik dengan pak Ifdal, ketua PA Bukittinggi mengajak rombongan untuk melihat-lihat ruang sidang dan memberikan sedikit pengarahan.
****************
Suasana dingin masih terasa, meskipun matahari tepat di atas kepala. Rombongan meninggalkan PA Bukittinggi dan menuju pusat kota. Sepanjang perjalanan menuju kota dan tempat wisata, pak Ifdal banyak menyampaikan rencana-rencana baru untuk perubahan di PA Pandan. Apa saja itu?
"Saya mau ada perubahan di PA Pandan, terutama meja pelayanan publik dan meja informasi, minimal kita menyerupai seperti PA Bukittinggi," papar pak Ifdal.
Meja pelayanan publik yang diinginkan pak Ifdal adalah meja yang berbasis TI, dimana pendaftaran langsung tersambung dengan SIADPA-plus. Ruang tunggu juga berbasis TI dimana panggilan sidang langsung terkoneksi layar datar dan otomatisasi. Bagaimana dengan ruang sidang?
Ya, sama persis seperti meja pelayanan publik dan ruang tunggu sidang, dimana panitera pengganti langsung mencatat berita acara di SIADPA-plus. Selesai sidang, berita acara-pun bisa dikoreksi.
Bagi pak Ifdal, zaman sekarang adalah zaman teknologi dan informasi, semua orang berhak mendapatkan informasi dan mengakses berita sebanyak-banyak untuk menambah khazanah keilmuan.
Tuntutan pengelolaan website di setiap PA memang sudah keharusan, di dalam website itu terdapat menu-menu dan sejumlah informasi untuk masyarakat. "Itu semua bagian dari pelayanan publik," urai pak Ifdal.
Sejak diberlakukannya UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, seluruh instansi pemerintahan dan swasta dan seluruh masyarakat Indonesia wajib melek informasi dan transparan dalam menginformasikan sesuatu. Tanpa terkecuali PA Pandan. Pengadilan Agama yang terletak di pantai barat Sumatera Utara itu juga lambat laun mulai melakukan perubahan menuju transparansi bidang TI.
Tidak mau ketinggalan dengan PA Bukittinggi, pak Ifdal akan merumuskan rencana baru bagi aparatur PA Pandan untuk menuju perubahan internal pada tahun 2013 mendatang. Selamat datang era baru dan selamat berubah menuju era digital.
"Driiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing,,,," suara knalpot mobil Inova hitam pak Ketua terdengar nyaring dengan kecepatan di atas 89km per-jam, mobil yang membawa tiga keluarga itu menuju Ngarai Sianok dan Danau Maninjau. "Sekarang saatnya rekreasi, tadi kita sama-sama belajar di PA Bukittinggi," kilah pak Ifdal.
Kota Bukittinggi lambat laun tidak tampak dari kejauhan, posisi rombongan di atas bukit yang tinggi menuju kelok demi kelok hingga turun ke hamparan danau Maninjau. Ya, danau Maninjau, tempat dimana Buya Hamka dilahirkan dan sebuah tempat yang memenuhi buku-buku sejarah anak-anak SD...............bersambung (Alimuddin)
sumber: www.pa-pandan.net (27/12/2012)
Pengadilan Agama Panyabungan Selenggarakan Rapat Akhir Tahun dan Do’a Bersama

Panyabungan, Rabu, 26 Desember 2012.
Menjelang berakhirnya tahun 2012 agaknya menjadi momen bagi Pengadilan Agama Panyabungan untuk terus maju dan berbenah. Pasalnya, pasca menggelar rapatsekitar dua pekan lalusekarang sudah diadakan lagi evaluasi. Rapat yang dibuka tepat pukul 08.00 WIB bertempat di ruang sidang Pengadilan agama panyabungan yang dihadiri oleh Hakim, pejabat struktural/fungsional hingga honorer. Pertemuan diawali dengan pembukaan dari Panitera/sekretaris Drs.Ali Mukti Daulay dilanjutkan dengan arahan sekaligus merangkap pimpinan rapat oleh Ketua Pengadilan Agama Panyabungan Y.M. Drs.H. Alimuddin, SH.,MH.
Dalam arahannya, Ketua Pengadilan Agama Panyabungan mengawali dengan ucapan duka cita atas meninggalnya dua sosok pejabat PTA Medan yaituWakil Panitera BapakHarian Rambe, S.Ag yang meninggal pada hari Sabtu tanggal 22 Desember 2012 dan Wakil Sekretaris Bapak Darsono, SH. “Kedua pejabat tersebut adalah orang-orang yang selalu kita hubungi baik tugas beliau sebagai tim pembinaan maupun terkait urusan-urusan kantor lainnya,oleh sebab itu lanjut ketua, atas nama keluarga besar Pengadilan Agama Panyabungan turut berduka cita atas kepergian kedua almarhum tersebut dan sebagai ungkapan duka cita diakhir rapat ini kita doa bersama untukkedua almarhum tersebut” ujar Ketua.
Pada kesempatan tersebutKetua Pengadilan Agama Panyabungan Drs.H. Alimuddin, SH., MH menegaskan bahwa untuk memasuki tahun 2013 tidak ada perkara yang belum siap diminutasi dan berupaya menekan seminmal mungkin sisa perkara tahun 2012. “..semua perkara yang telah selasai hendaknya diminutasi dan sedapat mungkin tunggakan perkara tidak lebih dari 10 % kalau bisa kurang dari 10 %, ungkap ketua dengan nada tegas dan optimis. Hal ini menurut ketua adalah bagian upaya Pengadilan Agama Panyabungan untuk mempertahankan prestasi selama 2012. “Jangan sampai tahun ini lebih baik dari tahun depan, kita mesti optimis tahun ini lebih baik dari tahun kemaren dan tahun depan lebih baik dari tahun ini...” ucap Drs.H. Alimuddin, SH., MH.

Selain langkah-langkah yang telah disusun pada rapat dua lalu, pertemuan kali ini juga mengupas langkah-langkah kongrit untuk tahun 2013. Persiapan dini ini dimaksudkan dalam rangka penetapan kinerja Pengadilan Agama tahun 2013 agar lebih terarah, sistematis dan terukur. pasal, sesuai dengan blue print Mahkamah Agung RI dan sesuai dengan Visi Pengadilan Agama Panyabungan “Terwujudnya Peradilan Agama Panyabungan yang bersih dan bermartabat menuju Pengadilan Agama yang Agung” tentunya tidaknya sebagai lipstik dan penghias pajangan di kantor saja. Karenanya, langkah-langkah kongrit dan sistematis harus dipersiapkan.”Kita harus konsisten dengan visi dan misi yang telah ditetapkan, tentunya langkah-langkah itu hendaknya kongkrit dan sistematis dalam rangka mencapaivisi tersebut”. Ucap ketua.
Dalam upaya merealisasi maksud visi tersebut, menurut Ketua TIM IT Pengadilan Agama Panyabungan Roli Wilpa, S.HI pada tahun 2013ada dua ikhtiar penting yang harus dilakukan oleh pengadilan Agama Panyabungan. kedua hal tersebut adalah Pertama, optimalisasi SIADPA Plus, dimana untuk tahun 2013 semua user sudah dapat membuat Blanko sendiri sehingga menghilangkan ketergantungan kepada admin.kedua, meningkatkan profesionalisme aparatur bidang IT, hal ini dimaksudkan untuk mewujudkan pelayanan prima. “ada dua hal yang harus diupayakan pada tahun 2013, pertama optimalisasi SIADPA Plus sebagai Icon PA Panyabungan, kedua Profesionalisme aparatur khusus bidang IT, ungkap roli Wilpa saat memberikan usulanpada rapat tersebut. Lebih lanjut, menurut ketua Tim IT,pada tahun 2013 nanti SIADPA Plus terutama gugatan tidak ada lagi istilah ‘posita bebas’ semua jenis blanko hendaknya digunakan agar memudahkan pembuatan laporan dan kepentingan lain. Selain itu, menurutnya peningkatan profesionalisme idealnya diiringi dengan pemanfaat IT. “tahun 2013 perkara yang sudah putus langsung bisa diberikan salinan dan dapat diakses di direktori putusan...”. ungkap Roli sembari mengakhiri pembicaraan.
Diakhir acara ketua Pengadilan Agama Panyabungan merespon semua usulan baik yang menyangkut penyelesaian tugas akhir tahun maupun untuk rencana tahun 2013. “Kita menyambut baik usulanini dan akan kita upayakan, selama ini juga kita telah memulai dengan pelaksanaan DDTK SIADPA Plus, namun mungkin masih ada kekurangan untuk itu tahun depan kita focuskan pembuatan blanko bagi semua user” tandas ketua. Setelah rapat berakhir dilanjutkan dengan do’a untuk almarhum Bapak Harean Rambe, S.Ag dan almarhum Bapak Darsono, SH., dipimpin oleh Bapak Drs. Ali Mukti Daulay berlangsung dengan khusuk dan hikmat.
Ditulis oleh : Muhammad Jufri, A.Md (Admin IT PA PYB)
sumber: www.pa-panyabungan.net
Ketua Pengadilan Agama Kota Padangsidimpuan Ikuti Acara Puncak Bulan Menanam Nasional (BMN) Tahun 2012

KOTA PADANGSIDIMPUAN - Ketua Pengadilan Agama Kota Padangsidimpuan H. Riswan Lubis, S.Ag. SH,MH mengikuti puncak acara Bulan Menanam Nasional (BMN) yang jatuh pada tanggal 20 Desember 2012 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kota Padangsidimpuan.
Acara yang penuh hikmat itu diselenggarakan dengan sangat meriah dengan mengambil tempat di Jln. Jenderal Besar A. Haris Nasution/By Pass Desa Ujung Gurap Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan.
Penanaman pohon tersebut merupakan gerakan penghijauan yang diharapkan mempertahankan kelestarian pohon di daerah Kota Padangsidimpuan yang sekarang sudah mulai gundul akibat kurangnya perhatian masyarakat dalam melestarikan pohon dan penghijauan tersebut.
Demikian diungkapkan oleh Wali Kota Kota Padangsidimpuan Drs. Zulkarnaen Nasution, MM dalam sambutannya pada acara yang dihadiri oleh Muspida dan masyarakat dari berbagai elemen, Muspida yang hadir antara lain Kapolres Kota Padangsidimpuan dan Ketua Pengadilan Agama Kota Padangsidimpuan.

Acara Dilanjutkan dengan penanaman pihon secara simbolik sebanya 20 pohon. Ketua Pengadilan Agama Kota Padangsidimpuan mendapat giliran setelah Walikota dan Kapolresta untuk menanam pohon pada tempat yang telah disediakan oleh panitia, kemudian dilanjutkan penanamannya oleh Pejabat SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan.
Drs. H. Ahmad Rasidi, SH, MH
sumber: www.pa-kotapandangsidempuan.net (21/12/2012)