1

Ditjen Badilag melaksanakan pembinaan dan evaluasi pelaksanaan pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM yang digelar pada hari Senin (22/02) secara virtual terhadap PTA dan PA se Indonesia. Terdapat dua sesi pembinaan tersebut, yaitu untuk satuan kerja yang belum meraih WBK dilaksanakan pukul 08.30 Wib dan bagi satuan kerja yang akan meraih WBBM digelar pukul 13.00 Wib.

Dalam sambutannya, Dirjen Badilag H. Acor Nur meminta kepada PTA dan PA yang belum meraih WBK supaya tetap semangat dan berusaha dengan sungguh-sungguh agar dapat meraih WBK. Disebutkannya, kegagalan tahun lalu dan belum berhasil meraih WBK supaya menganggap kegagalan tersebut sebagai keberhasilan yang tertunda.

“Saya minta Bapak/Ibu tetap semangat dan supaya bekerja keras untuk meraih WBK/WBBM,” kata Pak Dirjen sambil menunjukkan kepalan tangannya.

“Kegagalan tahun lalu anggaplah itu sebagai keberhasilan yang tertunda,” imbuhnya memberikan motivasi.

Dirjen Badilag meminta PTA dan PA untuk melakukan evaluasi dengan cara memetakan kelemahan dan kekuatan serta mencari solusi. Selain itu, tambahnya lagi, supaya belajar dari satuan kerja yang telah meraih WBK/WBBM. “Lakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelemahan selama ini dan silahkan belajar ke satuan kerja yang telah meraih WBK/WBBM," pinta Pak Dirjen.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Dirjen meminta PTA dan PA supaya tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan petunjuk yang diberikan MA. Dirinya mendoakan semoga warga PTA dan PA se Indonesia sehat wal afiat.

“Saya doakan semoaga Bapak/Ibu sehat dalam menjalankan tugas dan tetap semangat bekerja untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan,” harap Pak Dirjen.

Setelah selesai Dirjen Badilag menyampaikan sambutan, lalu dilanjutkan dengan pembinaan dan evaluasi pelaksanaan pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM oleh tim Badan Pengawasan MA. Pembinaan yang dipandu oleh Kasubdit Bimbingan dan Monitoring Badilag Sutarno, S.Ip., M.M. tersebut menampilkan 3 (tiga) orang dari Bawas MA. Dalam paparannya, Tim Bawas menjelaskan bahwa waktu penilaian TPI mulai awal Maret sampai dengan tanggal 31 Mei 2021. “Silahkan Bapak/Ibu menginput data pada LKE dengan sebaik-baiknya supaya lolos dalam penilaian TPI,” kata salah seorang dari Tim Bawas.

Tim Bawas menyampaikan bahwa setiap area zona integritas harus memiliki nilai minimal 60 supaya lolos penilaian. Oleh seba itu, ungkapnya lagi, harus dilakukan updating data pada LKE sesuai dengan eviden yang ada. Selain itu, Tim Bawas juga meminta supaya pola pikir ASN berubah untuk melayani secara berkelanjutan dan tidak ada usainya.

Pembinaan dan evaluasi pembangunan zona integritas yang berlangsung sampai pukul 12.00 Wib tersebut diselingi dengan sesi pertanyaan dari PTA dan PA terutama tentang strategi agar dapat meraih WBK/WBBM. (ahp)

  • 908-d-abdullah.jpg
  • 909-p-masdarwiaty.jpg
  • 910-d-yazid-bustami.jpg
  • 911-d-mannan-hasyim.jpg
  • 912-d-aminuddin.jpg
  • 913-p-mansur-muda.jpg
  • 914-s-zulkarnaen.jpg
  • 915-s-hamid-saleh.jpg
  • 916-s-maharnis.jpg
  • 917-s-ahmad-zein.jpg
  • 918-s-jeje.jpg
  • 919-s-asep.jpg
  • 920-s-misran.jpg
  • 921-s-aminuddin.jpg
  • 921-s-kasim.jpg
  • 922-s-ribat.jpg
  • 923-s-sakwanah.jpg
  • 924-s-evawaty.jpg
  • 925-s-diana.jpg
  • 926-s-nuzul-lubis.jpg