AnggaranDi pengujung tahun 2020 ini, anggaran yang ada dalam DIPA telah selesai dilaksanakan. Anggaran itu sendiri terdiri dari DIPA 01 (BUA) dan DIPA 04 (Badilag). Untuk DIPA 01 diperuntukkan bagi belanja pada bagian kesekretariatan yang memuat belanja pegawai, belanja barang dan belanja modal. Sedangkan untuk DIPA 04 dipergunakan untuk bagian kepaniteraan yang mencakup biaya pembinaan dan pengawasan, biaya pengawasan APM dan biaya bimbingan teknis kepaniteraan.

Untuk biaya belanja pegawai hanya terserap sejumlah 75,62%. Hal ini disebabkan karena ada hakim atau ASN yang pensiun dan yang mutasi pindah yang mengakibatkan rendahnya penyerapan anggaran tersebut. Hal ini diutarakan Kepala Bagian Umum dan Keuangan Fakhruddin Siregar. Dijelaskannya, belanja pegawai tidak bisa diserap 100% karena berbagai faktor antara lain yang disebabkan banyak hakim atau ASN yang pensiun.

“Tahun 2020 ini banyak hakim tinggi dan ASN yang pensiun dan mutasi pindah, oleh sebab itu berpengaruh pada belanja pegawai,” kata Fakhruddin Siregar menjelaskan.

Masih menurut Fakhruddin Siregar, untuk penyerapan anggaran belanja barang dan belanja modal-mencapai 93,06% dan 97,57%. Dijelaskannya lebih lanjut, bahwa penyerapan tersebut tergolong baik apalagi saat ini dalam kedaan pandemi covid-19 yang menyebabkan banyak kegiatan yang terkendala.

“Biaya perjalanan dinas tidak dapat terserap semuanya karena terkendala dalam suasana covid-19,” tandas Fakhruddin Siregar yang hobi main tenis ini.

Sedangkan untuk belanja barang yang terdapat dalam DIPA 04 serapannya mencapai 99,96%. Dengan demikian, seluruh kegiatan yang telah direncanakan dapat terealisasi semuanya. “Alhamdulillah, serapan anggaran berupa belanja barang pada DIPA 04 mencapai 99,96% dan semua kegiatan dapat dilaksanakan,” kata Fakhruddin Siregar menginformasikan.

Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pengelola keuangan PTA Medan yang telah dapat melaksanakan tugas dengan baik. Menurut H. Abd. Hamid Pulungan, anggaran yang dilaksanakan PTA Medan tergolong baik sekalipun belum mencapai 100%. Hal ini, urainya memberi alasan, tahun 2020 ini terdapat wabah yang melanda Indonesia berupa pandemi covid-19 yang berpengaruh terhadap kegiatan yang telah diprogramkan.

“Saya berikan apresiasi dan penghargaan kepada pengelola anggaran PTA Medan yang telah bekerja keras untuk merealisasikannya sehingga mencapai 99,96%,” pungkas H. Abd. Hamid Pulungan. (ahp)

  • 908-d-abdullah.jpg
  • 909-p-masdarwiaty.jpg
  • 910-d-yazid-bustami.jpg
  • 911-d-mannan-hasyim.jpg
  • 912-d-aminuddin.jpg
  • 913-p-mansur-muda.jpg
  • 914-s-zulkarnaen.jpg
  • 915-s-hamid-saleh.jpg
  • 916-s-maharnis.jpg
  • 917-s-ahmad-zein.jpg
  • 918-s-jeje.jpg
  • 919-s-asep.jpg
  • 920-s-misran.jpg
  • 921-s-aminuddin.jpg
  • 921-s-kasim.jpg
  • 922-s-ribat.jpg
  • 923-s-sakwanah.jpg
  • 924-s-evawaty.jpg
  • 925-s-diana.jpg
  • 926-s-nuzul-lubis.jpg