banjir pandan1

PANDAN, 10 Desemeber 2025 | “Innalillahi wainna ilaihi raajiuun…,” itulah ungkapan pertama keluar dari lisan Ketua PTA Medan Dr. Insyafli, MHI saat melihat kondisi terkini bencana banjir dan tanah longsor di Tapanuli Tengah pada Rabu (10/12) lalu, pandangan mata tertuju pada lumpur-lumpur yang masih lengket di sejumlah perkampungan warga, mulai dari BatangToru, Tukka, sebagian Pinangsori dan kota Pandan.

Lalu bagaimana dengan kondisi PA Pandan? Mhd. Ghozali, SHI, MH menuturkan, kantor masih aman dan terkendali, tapi rumah dinas terkepung lumpur dan belum dibersihkan.

Ketua PA Pandan kemudian menguraikan kronologi masuknya arus air laut dan air dari pegunungan ke beberapa perkampungan, perumahan dan jalan protokol di kota Pandan, termasuk rumah dinas.

“Kami membuka dapur dadakan untuk masak di kantor, masak bersama dan makan di sini, sedihlah, kondisi rumah pegawai rata-rata di pinggir jalan hampir kena 1,5 meter,” paparnya. Menurut Ghozali, beberapa pegawai PA Pandan ada yang terdampak bencana banjir dan tanah lonsor.

“Mereka yaitu Solatiyah, Nani, Hary Fadli, Asmawati Zebuah, Miswar Siagian, Panitera Mardiyah Batubara, Lisa, dan saudara Imam,” sambung ketua PA Pandan.

banjir pandan2

Dengan mata berkaca-kaca, suara lirih dan meyakinkan, Mhd. Ghozali menuturkan setahap demi setahap perjalanan air bandang memasuki perkampungan, rumah dinas dan beberapa jalan penting di kota Pandan, ia menguraikan yang paling parah terjadi di  rumah dinas dengan limit air setinggi 2,5 meter.

“Rumah saudara Hary Fadli setinggi 5 meter, saudari Nani setinggi 1,5 meter, saudara Miswar setinggi 1 meter, ibu panitera setinggi 1,5 meter, saudara Imam setinggi 1 meter, sisanya hanya terdampak saat keluar rumah, maksudnya air berada di sekitar rumah mereka dan sulit akses untuk keluar rumah,” tegasnya.

Ketua Dharmayukti Karini PTA Medan Dra. Biva Yusmiarti, MA yang turut mendampingi perjalanan dinas ketua PTA turut menyimak kronologi cerita yang disampaikan pimpinan dan aparatur PA Pandan, tak ketinggalan Sekretaris PTA Medan H. Hilman Lubis, SH, MH dan Panitera Heri Eka Siswanta, SH, MH juga berempati dan haru.

Aparatur yang hadir siang  itu di aula PA Pandan terdiam, deretan tempat duduk paling depan yang diisi Ketua PA Kota Padangsidimpuan, Ketua PA Padangdisimpuan (kabupaten), Ketua PA Sibolga, dan sejumlah pejabat teras di masing-masing PA menahan haru, air mata dan tangisan.

banjir pandan3

Meskipun demikian, rasa tegar dan percaya diri kembali dirasakan saat Dr. Insyafli, MHI selaku Ketua PTA Medan memotivasi mereka,

“Mestinya dari musibah ini kita mengambil beberapa hikmah, pertama rasa empati sesama warga peradilan agama,” ujar pak ketua.

Kedua, ada kepedulian di antara warga peradilan terkhusus peradilan agama untuk berbagi rasa dan berbagi duka.

“Ketiga, mari kita menunjukkan militansi sebagai warga peradilan agama dalam melayani masyarakat, jangan dijadikan berlama-lama istirahat walaupun sekretaris MA menyatakan fleksibel masuk kantor, ini ibadah kita dalam melayani masyarakat.., " tegasnya.

Ketua PTA Medan juga menyarankan agar apratur PA Pandan dan PA Sibolga tidak berlama-lama dan berlarut-larut dalam membersihkan rumah dinas. “Itu kan asset negara yang harus dijaga,” sambungnya.

Menjelang siang, tepat pukul 12.15 WIB, rombongan PTA Medan memberikan bantuan kepada aparatur PA Pandan yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

banjir pandan4 banjir pandan5 banjir pandan6 banjir pandan7

“Ada beberapa bantuan yang kami sampaikan, antara lain bantuan dari PP IKAHI, bantuan dari MA peduli, bantuan dari Dharmayukti Karini PTA Medan, bantuan dari IPASPI dan PPHIM, semuanya akan kami salurkan kepada PA Pandan dan PA Sibolga secara langsung,“ jelas ketua PTA saat memberikan bantuan uang tunai kepada masing-masing aparatur PA Pandan yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

"Ini bentuk empati dan kami peduli, mudah-mudahan dapat membantu meringankan kesulitan akibat bencana,” imbuhnya.

Pantauan di lapangan sampai terakhir rombongan PTA Medan berada di Pandan pada Kamis (12/12) lalu, kegiatan masyarakat sudah berjalan normal meskipun ada beberapa titik rawan bencana yang masih terisolasi (Kec. Tukka, Kec. Hutabalang, Kec. Dairi, Kec. Pinangsori dan Pandan) sampai akses menuju kota Padangsidimpuan.

banjir pandan8

Di akhir acara penyerahan bantuan di PA Pandan, ketua PTA Medan berharap, bencana seperti ini tidak terulang lagi dan warga PA Pandan tetap tawakkal kepada Allah SWT. (alm)

  • 805_bivayusmiarti.jpg
  • 806_armen.jpg