Dalam menghadapi tahun 2025 yang hanya beberapa hari lagi, maka pada hari Jum’at tanggal 13 Desember 2024, PTA Medan melakukan pembinaan kepada PA se Sumatera Utara secara zoom. Rapat tersebut bertujuan agar pada tahun 2025 yang akan datang semakin meningkat kinerja dan semakin baik pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Selain itu, diharapkan PA se Sumatera Utara dapat menorehkan berbagai prestasi yang membanggakan. Hadir Ketua PTA Medan Dr. H. Abd. Hamid Pulungan, S.H., M.H. Wakil Ketua Dra. Hj. Rosliani, S.H., M.A. para Hakim Tinggi dan Panitera Heri Eka Siswanta, S.H., M.H.

Dalam pembinaannya, Ketua PTA Medan Dr. H. Abd. Hamid Pulungan menjelaskan tentang penerimaan perkara secara e-court. Menurutnya, mulai tanggal 2 Januari 2025, maka penerimaan perkara harus secara e-court. Dirinya meminta supaya dibuat petugas khusus yang menangani e-court, artinya dibantu para pihak untuk membuatkan akun agar perkaranya didaftar secara e-court. Dirinya meminta supaya penanganan e-court dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sehingga mencapai 100%.

Selain menyampaikan tentang e-court, Ketua PTA Medan Dr. H. Abd. Hamid Pulungan menjelaskan mengenai pembangunan zona integritas. Dirinya meminta agar pembangunan zona integritas dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Oleh sebab itu, lanjutnya, mulai hari Senin tanggal 6 Januari 2025, PTA Medan akan memandu dan memonitor tentang pembangunan zona integritas. Disebutkannya, apa yang dilaksanakan oleh PTA Medan seperti penandatanganan komitmen bersama dan penandatanganan pakta integritas, maka hal yang sama harus dilakukan oleh PA se Sumatera Utara. Dan begitulah seterusnya, serta diharapkan dapat terlaksana pembangunan zona integritas tersebut sesuai dengan rencana aksi yang ditetapkan.

Sementara itu, Wakil Ketua PTA Medan Dra. Hj. Rosliani menyampaikan tentang kinerja Triwulan. Menurutnya, sampai dengan penilaian Triwulan III 2024, peringkat PA se Sumatera Utara belum menggembirakan, tidak ada PA yang menempati peringkat 10 besar. Dirinya memberi contoh item penilaian yang harus diperbaiki seperti nilai e-court, nilai mediasi, nilai SIPP, nilai gugatan mandiri dan lain sebagainya. Dirinya berharap, dengan cara seperti ini, maka diharapkan peringkatnya semakin bagus. “Jangan ada lagi PA yang peringkatnya di bawah 100,” ujarnya berpesan. 

Selain menyampaikan tentang penilaian Triwulan, dirinya menyampaikan tentang E-Binwas. Dirinya meminta kesungguhan PA dalam pelaksanaan e-binwas tersebut. “Pembinaan dan pengawasan oleh Hakim Tinggi dilaksanakan melalui e-binwas, saya minta dilaksanakan dengan sungguh-sungguh,” tandasnya memotivasi.

Dalam kesempatan pembinaan tersebut, ada 2 (dua) orang Hakim Tinggi yang berbagi pengalaman maupun memberikan semangat agar bekerja lebih baik lagi. Yaitu Dr. Ahmad Sayuti Nasution. Dirinya menjelaskan selama menjadi Ketua PA Batam dan Ketua PA Pekanbaru meraih berbagai prestasi seperti penilaian kinerja Triwulan selalu 10 besar, bahkan sering sebagai peringkat 1 (satu). “Jalin kebersamaan di lingkungan PA dengan melibatkan semua jajaran dan melakukan yang terbaik. Saya yakin bisa,” ungkapnya memberi semangat.

Sementara itu, Hakim Tinggi yang lain yaitu Dra. Hj. Erpina Desrina Hasibuan, S.H., M.H. menggaris bawahi tentang e-court. Dirinya meminta kesungguhan semua lini agar tercapai target yang ditetapkan. Dirinyapun berbagi pengalaman ketika menjadi pimpinan PA Kisaran Kelas I-B, yaitu selalu peringkat 20 besar dalam penilaian kinerja Triwulan. Oleh sebab itu, sambungnya lagi, dirinya meminta agar PA Kisaran menjadi yang yang terbaik. “Saya selaku Hatiwasda PA Kisaran, berharap betul ada peningkatan kinerja pada tahun 2025 yang akan datang. Semangat selalu,” pungkasnya.

Pembinaan tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Ada beberapa saran maupun penjelasan dari berbagai PA yang kesemuanya telah dicatat sebagai masukan bagi pimpinan. Dan pembinaan tersebut berakhir dengan terdengarnya suara adzan yang menandakan telah tiba waktu shalat Ashar.

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg