Beberapa waktu yang lalu, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI melaksanakan Rapat Koordinasi dengan PTA seluruh Indonesia. Bahasan dalam rakor tersebut antara lain adalah penerimaan perkara secara e-court. Kemudian, pada tanggal 4 November 2024, Badilag merilis Nilai Akhir Penilaian Prestasi Kinerja Satuan Kerja di Lingkungan Peradilan Agama Triwulan III Tahun 2024. Sekaitan dengan hal tersebut, maka PTA Medan selaku kawal depan Mahkamah Agung RI, melakukan monitoring dan evaluasi Kepaniteraan PA se Sumatera Utara. Kegiatan monev tersebut dilaksanakan di ruang command center pada hari Kamis tanggal 7 November 2024 yang dimulai pukul 14.00 Wib. Hadir Ketua PTA Medan Dr. H. Abd. Hamid Pulungan, S.H., M.H. Wakil Ketua Dra. Hj. Rosliani, S.H., M.A. Panitera Heri Eka Siswanta, S.H., M.H. dan pejabat Kepaniteraan lainnya.

Dalam evaluasi tersebut, Ketua PTA Medan Dr. H. Abd. Hamid Pulungan menyampaikan bahwa penerimaan perkara secara e-court masih rendah. Oleh sebab itu harus ada upaya peningkatan yang signifikan sampai dengan akhir tahun 2024. Hal tersebut menjadi salah satu topik bahasan ketika Rakor Badilag di Jakarta. Lebih lanjut, Ketua PTA Medan Dr. H. Abd. Hamid Pulungan menyampaikan capaian e-court di lingkungan PTA Medan, yaitu terdapat 3 (iga) PA yang capaian e-court 100% yakni PA Sibolga, PA Gunungsitoli dan PA Balige. Terhadap ketiga PA ini, Ketua PTA Medan Dr. H. Abd. Hamid Pulungan menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi sekaligus menyerahkan piagam penghargaan. “Terima kasih dan penghargaan saya kepada PA Sibolga, PA Gunungsitoli dan PA Balige yang berhasil meraih nilai 100% dalam penerimaan perkara secara e-court,” ujarnya memuji.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PTA Medan Dr. H. Abd. Hamid Pulungan menyampaikan bahwa mulai hari Jum’at tanggal 8 November 2024 sampai akhir tahun, penerimaan perkara harus secara e-court. Hal ini, sambungnya lagi, untuk meningkatkan persentase penerimaan perkara secara e-court guna bahan dalam menyusun laporan tahunan Mahkamah Agung, sehingga terdapat peningkatan yang signifikan. Saya tegaskan di sini, bahwa mulai besok, maka penerimaan perkara harus secara e-court,” tandasnya.

Setelah menguraikan tentang e-court, selanjutnya Ketua PTA Medan Dr. H. Abd. Hamid Pulungan, membahas tentang Nilai Akhir Penilaian Prestasi Kinerja Satuan Kerja di Lingkungan Peradilan Agama Triwulan III Tahun 2024. Dirinya menyampaikan penghargaan kepada PA Kabanjahe dan PA Tarutung yang masuk dalam kategori tiga puluh besar pada penilaian prestasi kinerja tersebut.  Sedangkan bagi PA  yang berada di peringkat 100 ke bawah, dirinya meminta supaya dilakukan evaluasi menyeluruh sehingga ada peningkatan pada penilaian Triwulan IV yang akan datang. “Saya minta kepada PA yang peringkatnya 100 ke bawah supaya dilakukan evaluasi dan diusahakan ada peningkatan pada penilaian Triwulan IV,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dra. Hj. Rosliani menguraikan secara rinci item-item yang perlu di evaluasi seperti mediasi, gugatan mandiri dan yang lainnya. Dirinya memotivasi Panitera PA yang ikut monev tersebut supaya dilakukan koordinasi dengan jajaran Kesekretariatan agar nilai kinerja Triwulan meningkat. Sebab, urainya memberi alasan, ada beberapa item yang terkait dengan Kesekretariatan seperti penyerapan DIPA 01 dan DIPA 04 dan lain-lain. “Lakukan koordinasi dengan Kesekretariatan supaya ada perbaikan nilai sehingga ada peningkatan,” papar Dra. Hj. Rosliani.

Di sisi lain, Panitera Heri Eka Siswanta, S.H., M.H. menambahkan bahwa dirinya akan selalu memonitor kinerja Kepaniteraan PA melalui aplikasi Kinsatker. Hal ini, katanya lagi, untuk memastikan bahwa kinerja Kepaniteraan PA berjalan dengan baik. Monev Kepaniteraan PA tersebut berjalan dengan lancar dan berakhir bersamaan dengan tibanya waktu sholat Ashar. 

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg