
Bertempat di Aula Lantai III Pengadilan Tinggi Agama Medan pada hari Senin tanggal 16 Oktober 2023, pukul 08.30 Wib. dilaksanakan Kegiatan Pembinaan mental. Jadwal pembinaan mental pada hari ini penceramah adalah Drs. H. Zulkifli Siregar, S.H., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan), Penceramah mengambil temah adalah “Tokoh Teladan”, kegiatan ceramah dihadiri oleh seluruh aparatur Pengadilan Tinggi Agama Medan dengan pembawa acara Martin Angga Hardiyanto, A.Md. (Pegawai Pengadilan Tinggi Agama Medan).

Dalam Ceramahnya Bapak Drs. H. Zulkifli Siregar, S.H., M.H. menyampaikan salah seorang tokoh teladan, pada kesempatan ini beliau mengambil contoh tokoh teladan Bapak Baharuddin Lopa. Siapa yang tak kenal nama Baharuddin Lopa, seorang yang sangat religius, pribadi yang sederhana, jujur, bersahabat, dan memiliki integritas tinggi. Tak pernah ada cacat celah dalam ia menjalani kehidupannya baik sebagai anggota masyarakat, maupun sebagai aparatur negara dan sebagai pejabat negara. Gebrakannya untuk mengungkap kasus korupsi, termasuk mengungkap pelanggaran HAM membuat siapapun yang merasa terlibat akan ketar ketir dan membuat tidurnya menjadi tidak nyenyak. Itulah sebabnya Baharuddin Lopa menjadi inspirasi setiap orang. Baharuddin Lopa adalah sosok lain dalam ikon antikorupsi di Indonesia. Namanya santer disebut sebagai Jaksa Agung yang tegas dan tak pandang bulu dalam penegakan hukum. Lopa juga sangat galak terhadap setiap tindak tanduk yang menjurus ke korupsi. Lopa adalah Jaksa Agung Republik Indonesia pada 6 Juni 2001 hingga meninggal dunia pada 3 Juli 2001. Baharuddin Lopa sangat anti terhadap suap. Lopa sering menerima parsel ketika hari raya, tapi semua parsel yang dikirim ke rumahnya selalu dikembalikan. Suatu kali, anak-anak Lopa mengambil cokelat dalam parsel dan menutup kembali bungkus parsel tersebut. Namun hal ini ternyata diketahui oleh Lopa dan mengganti cokelat tersebut dengan membelinya di toko. Pernah suatu ketika Baharudin Lopa berkunjung ke suatu Instansi bahawannya, di luar jam dinas, beliau tidak mau menggunakan pasilitas mobil dinas, melainkan naik kendaraan umum.

Mantan Ketua KPK Abraham Samad menganggap Lopa adalah sosok yang sangat bersahaja dan sederhana. Sebagai seorang pejabat, Lopa pun tidak memiliki harta melimpah sampai akhir hidupnya. Inilah yang menginfirasi penceramah bahwa Baharuddin Lopa sebagai contoh teladan baik dalam menjalankan tugas-tugas kedinasan maupun kehidupan di masyarakat. Demikian Acara Pembinaan Mental ini dilaksanakan semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. (Jas).