1

Rabu, 3 Agustus 2022 Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Medan Khairuddin SH, MH bersama Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga Muhammad Syahrur Ramadhan SH MH melakukan monitoring kepada salah satu satuan kerja terdekat pada wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Medan yaitu Pengadilan Agama Binjai. Monitoring ini tidak diketahui oleh Pimpinan, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama Binjai dan secara terkejut sudah berada di depan pintu Pengadilan Agama Binjai.

Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Medan selaku Pejabat Unit Pelaksanaan Teknis Koordinator Wilayah (UPT. Korwil) Laporan Keungan dan Barang Milik Negara 4 lingkungan peradilan wilayah Sumatera Utara secara inisiatif mendatangi Pengadilan Agama Binjai yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Kota Medan. Menurut  beliau, kunjungan dan monitoring ini dilakukan oleh karena ingin melakukan observasi secara langsung dan melihat kondisi “real” dilapangan terkait optimalisasi penggunaan dan Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) pada Pengadilan Agama Binjai.

Senada dengan hal itu, “Pemimpin Kesekretariatan” sekaligus juga Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Kuasa Pengguna Barang (KPB) Pengadilan Tinggi Agama Medan itu mengungkapkan bahwa beliau melakukan hal ini dikarenakan mengingat Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah yang mengamanatkan kepada Pengguna Barang untuk melakukan pemantauan dan penertiban terhadap penggunaan, pemanfaatan, pemindahtanganan, penatausahaan, pemeliharaan, dan pengamanan Barang Milik Negara/Daerah yang di bawah penguasaannya.

Terlihat dilapangan, bahwa gedung Pengadilan Agama Binjai selain terlihat cantik dan menawan, ternyata gedung Pengadilan Agama Binjai juga termasuk salah satu bangunan “Cagar Budaya” di Kota Binjai yang harus dan senantiasa dipelihara keaslian dan keindahannya, tidak boleh ditambah ataupun dikurangi nilai keaslian dari gedung tersebut ungkap beliau.

Dikunjungan selanjutnya beliau juga sempat melihat kondisi fisik kantor lama Pengadilan Agama Binjai yang sangat memperihatinkan, terlihat secara jelas bahwa penutup atas gedung kantor lama tersebut sudah banyak yang hilang, jendela, kaca, pintu dan kelengkapan dari gedung tersebut sudah banyak yang rusak. Selanjutnya beliau mengatakan bahwa asset BMN tersebut hendaknya dijaga dan dilakukan pengamanan asset lebih baik lagi. Misalnya didepan gedung tersebut dibuat tanda atau plang milik dan penguasaan Mahkamah Agung RI, kemudian dilakukan pemagaran keliling dan kalau perlu dibuat pengamanan khusus untuk area tersebut yakni adanya orang yang diberi tugas untuk menjaga asset tersebut. Hal ini menurut beliau didasarkan atas Keputusan Menteri Keuangan RI No. 21/KMK.01/2012 tentang Pedoman Pengamanan dan Pemeliharaan Barang Milik Negara di lingkungan Kementerian Keuangan pada Bab II tentang tatacara pengamanan BMN.

2

Dalam monitoring singkat ini beliau berpesan kepada Pimpinan, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama Binjai untuk melakukan pengawasan dan pengendalian (wasdal) terhadap semua asset milik Pengadilan Agama Binjai, dan jika dalam wasdal tersebut membutuhkan biaya, silahkan melakukan usul pada saat penganggaran melalui Pengadilan Tinggi Agama Medan dan/atau melalui sistem aplikasi RK BMN milik Kementerian Keuangan. (MSR)

  • 797-s-amrani.jpg
  • 798-s-syarwani.jpg
  • 799-s-asran.jpg
  • 800-s-armiwati.jpg
  • 801-s-edy.jpg
  • 802-p-rohyan.jpg