Tuesday Meeting PTA Medan
Sosialisasi Studi Banding di Pengadilan Tinggi Agama Medan

Medan, 3 Juli 2012 | pta-medan.go.id
Bertempat di aula Pengadilan Tinggi Agama Medan dilaksanakan Rapat Rutin Selasa atau Tuesday Meeting pada pukul 09.00 WIB yang dihadiri oleh seluruh Hakim Tinggi, Pejabat struktural dan pejabat fungsional serta seluruh staf. Dalam kesempatan ini Waka PTA Medan, Drs. H. Syahron Nasution, SH, MH., menyampaikan apa yang menjadi permasalahan internal terkait pemeriksaan Bawas MA RI beberapa waktu yang lalu. Permasalahan-permasalahan tersebut dikoordinasikan dan dipertanggungjawabkan hasilnya agar sistem yang sudah berjalan di satker dapat berjalan lebih baik sesuai harapan bersama. Rapat kali ini terlihat berbeda karena disosialisasikannya kegiatan studi banding yang dilaksanakan pejabat Pengadilan Tinggi Agama Medan dan Pengadilan Agama se Sumut ke beberapa negara seperti Malaysia, Singapura dan Thailand. Pada kesempatan ini ditampilkan beberapa video dan slideshow foto selama perjalanan studi banding yang diiringi penjelesan oleh ketua rombongan studi banding yang juga adalah Hakim Tinggi PTA Medan, Drs. H. Muhsin Halim, SH, MH. Para peserta rapat menyaksikan dengan seksama keadaan gedung, ruang sidang dan ruang hakim disana yang memenuhi standar, nyaman dan elegan. Ini menjadikan suatu parameter bersama untuk bisa menciptakan ruang sidang dan ruang hakim di Indonesia terutama PTA Medan yang lebih baik dari sekarang.


KPTA Medan, Drs. H. Soufyan M Saleh, SH., akan mempersiapkan beberapa hal, seperti pembuatan buku “Hukum di Dua Negara (Indonesia-Malaysia)” dan pelaksanaan pendidikan bagi beberapa hakim baru di PA se Sumatera Utara dan Aceh ke Universiti Malaya yang tentu saja hal ini disampaikan sendiri oleh pimpinan Universiti Malaya untuk membantu pendidikan hakim baik dalam hal pendidikan, biaya pendidikan dan uang saku yang juga sudah diamini oleh Dirjen Badilag MA RI.

Kegiatan studi banding kali ini memberikan arti yang berkesan bagi peserta studi banding maupun peserta rapat. Semoga arti berkesan itu dpat membuahkan kerja keras dalam membangun budaya kerja baru yang positif serta menciptakan manajemen perkantoran modern demi terwujudnya visi Mahkamah Agung RI yang juga merupakan visi bersama yaitu terwujudnya peradilan Indonesia yang agung. (zul/ty)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg