Pengadilan Agama Stabat Gelar Sidang Keliling Perdana di Langkat Hulu untuk Tahun 2014

Pada hari Senin, tanggal 10 Februari 2014, Pengadilan Agama Stabat gelar sidang keliling perdana untuk tahun 2014, bertempat di Gedung Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, yang berjarak sekitar   35  km dari Pengadilan Agama Stabat.

Rombongan sidang keliling terdiri dari Drs. Adlin sebagai Ketua Majelis Hakim, Drs. M. Arsyad Harahap, SH dan Dra. Mirdiah Harianja, MH sebagai Hakim Anggota, Dra. Hj. Rosnah Zaleha, SH sebagai Hakim Mediator dan dibantu oleh Fuad Hilmi Nasution, SH sebagai Panitera Pengganti serta M. Miftahul Ihsan Rambe sebagai Juru panggil & driver.

Tepat pukul 09.00 WIB,  rombongan petugas sidang keliling berangkat menuju lokasi sidang keliling, dan tiba di lokasi tepat pukul 10.00 WIB. Rombongan disambut oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kwala yang bernama Drs. Poso Harahap.

Setelah menyiapkan ruangan sidang, pada pukul  10.15 WIB,  Ketua Majelis Hakim Drs. Adlin, dengan didampingi para Hakim Anggota dan dibantu oleh Panitera Penggganti memulai persidangan  dengan   mengetukkan palu sebagai tanda persidangan dibuka.

Jumlah perkara yang akan disidangkan pada sidang keliling kali ini sebanyak 4 (empat) perkara cerai gugat yang keseluruhannya adalah sidang pertama.
Pengadilan Agama Stabat memang telah bertekad untuk memberikan pelayanan hukum yang terbaik bagi masyarakat pencari keadilan, bahkan pada saat ini Pengadilan Agama Stabat sedang mempersiapkan program ISO 9001 demi tercapainya pelayanan prima bagi masyarakat pencari keadilan, dan  khusus bagi masyarakat yang jauh dari ibukota kabupaten, Pengadilan Agama Stabat telah menggelar sidang keliling sejak tahun 2010.

Pada tahun 2014 ini, Pengadilan Agama Stabat akan menggelar sidang keliling di 2 (dua) tempat, yaitu di Kecamatan Kuala dan Kecamatan Berandan Barat.
Dengan diadakannya sidang keliling ini diharapkan dapat membantu meringankan para pencari keadilan untuk beracara di Pengadilan Agama Stabat, selain dapat menghemat biaya, juga menghemat waktu dan tenaga dari para pihak berperkara.

Tepat pukul 11.00 WIB, rombongan sidang keliling telah menyelesaikan tugasnya melaksanakan persidangan dan setelah bercengkrama dengan aparatur Kantor Urusan Agama selama beberapa saat, rombongan sidang keliling kembali ke Pengadilan Agama Stabat dan akan datang lagi untuk program yang sama pada tanggal 24 Februari 2014 yang akan datang.(Mh)

sumber: www.pa-stabat.net (11/02/2014)

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H dan Perpisahan dengan Pegawai Pengadilan Agama Medan

Medan - Keluarga besar Pengadilan Agama Medan pada hari Minggu 09 Pebruari 2014 mengadakan dua acara sekaligus, yaitu  acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H dirangkai acara melepas tugas/perpisahan dengan beberapa orang hakim dan pegawai Pengadilan Agama Medan.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, diiringi dengan debur ombak pantai Selat Malaka, acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H dan perpisahan berlangsung khidmat dan penuh kesan.

Kekhidmatan acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 mulai terasa ketika qori Juara Tingkat Kabupaten Deli Serdang, Affan Gafar Nasution, yang juga putera dari salah seorang pegawai Pengadilan Agama Medan Hj. Jumini, melantunkan ayat Suci Alqur’an.

Mengawali acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H dan perpisahan adalah do’a yang dibawakan oleh H. Abdur Rahim, S.H., Hakim Pengadilan Agama Medan, kemudian dilanjutkan dengan acara pokok peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H yaitu ceramah agama yang disampaikan oleh Al-Ustaz Drs. H. Abd. Halim Ibrahim, M.H., Hakim Pengadilan Agama Medan. Dalam tausiyahnya Al-Ustaz secara ringkas mereview sejarah mulai dari lahirnya Nabi Muhammad SAW sampai dengan perjuangannya menegakkan agama Allah dan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Al-Ustaz mengutip salah satu hadits Nabi SAW : “innama bu'itstu liutammima makaarimal akhlaaq”, yang artinya : “Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak manusia”. (HR Malik). Oleh karenanya untuk mewujudkan generasi yang berkarakter, Al-Ustaz mengatakan kita cukup menauladani akhlak Rasulullah SAW. Sebagai pamungkas ceramahnya, Al-Ustaz mengatakan ada 5S (lima S) kunci kesuksesan hidup di dunia dan akhirat. Kelima S tersebut adalah : sholat, sabar, syukur, sadaqah dan silaturrahim.

Setelah selesai acara Maulid Nabi Muhammad SAW, maka beranjak kepada acara berikutnya yaitu melepas tugas/perpisahan dengan beberapa orang Hakim dan Pegawai Pengadilan Agama Medan.

Ada 3 (tiga) orang Hakim dan 4 (empat) orang pejabat struktural/fungsional Pengadilan Agama Medan yang mutasi, yaitu:

  1. Drs. H. Mohammad Nor Hudlrien, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Medan menjadi Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Makasar;
  2. Drs. Misran, S.H., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Agama Medan, menjadi Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh;
  3. Drs. H. Haspan Pulungan, S.H., Hakim Pengadilan Agama Medan, menjadi Hakim Pengadilan Agama Kota Padangsidimpuan;
  4. H. Hilman Lubis, S.H., M.H., Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Medan, menjadi Wakil Panitera Pengadilan Tinggi Agama Medan;
  5. Drs. Muslih, Wakil Panitera Pengadilan Agama Medan, menjadi Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Lubuk Pakam;
  6. Sahlan Hasibuan, S.H., Kepala Sub Bagian Umum Pengadilan Agama Medan, menjadi Wakil Sekretaris Pengadilan Agama Stabat
  7. Dra. Nurlela Br. Ginting, Panitera Pengganti Pengadilan Agama Medan, menjadi Panitera Pengganti Pengadilan Agama Binjai;

Dari ketujuh Hakim dan Pegawai yang akan mutasi, hanya 3 (tiga) orang yang hadir yaitu Drs. Muslih, Sahlan Hasibuan, S.H. dan Dra Nurlela Br. Ginting, sementara selain dari itu tidak dapat hadir setelah terlebih dahulu memberitahukan kepada Panitia, berhubung ada acara dan kesibukan lain yang tidak bisa ditinggalkan.

Drs. H. Husin Ritonga, M.H., mewakili seluruh pegawai Pengadilan Agama Medan memberikan kata sambutan sekaligus kesan dan pesan terhadap pegawai yang akan mutasi, sedangkan kata sambutan mewakili pegawai yang mutasi adalah Drs. Muslih.

Sementara itu Ketua Pengadilan Agama Medan, Drs. H. Khaerudin, M.Hum. dalam bimbingan dan arahannya, terlebih dahulu mengucapkan terima kasih atas komitmen dan daya upayanya demi memajukan instistusi selama bertugas di Pengadilan Agama Medan. Ketua berpesan agar meninggalkan segala sesuatu yang tidak baik selama bertugas di Pengadilan Agama Medan dan membawa segala sesuatu yang baik-baik selama bertugas di Pengadilan Agama Medan ke tempat tugas yang baru. Selanjutnya Ketua mengingatkan dan menekankan pentingnya disiplin pegawai, karena setiap pegawai yang bertugas ada penghargaan atas kinerjanya dan ada sanksi atas tindakan indisipliner sesuai PP No. 53 Tahun 2010. “Kita harus bersyukur, karena dari segi kesejahteraan (baca penghasilan.red), instansi kita sudah lebih baik dari instansi-instansi lainnya”, ujar Ketua. Lebih lanjut Ketua Pengadilan Agama Medan sedikit berbangga hati dengan diadakannya acara ini, dan berharap akan ada acara-acara yang melibatkan keluarga besar seperti ini, untuk lebih mempererat hubungan silaturrahim dan sarana refreshing setelah sekian lama menghadapi beban pekerjaan.

Acara demi acara telah dilalui dan diakhiri dengan pemberian cinderamata dari keluarga besar pengadilan Agama Medan kepada beberapa orang pegawai yang mutasi.

Sebagai hiburan, berapa pegawai dan para hadirin melantunkan lagu-lagu kesukaannya diiringi organ tunggal yang telah disediakan panitia, tak terkecuali tampil dalam kesempatan tersebut Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Medan, Drs. Abd. Khalik, S.H., yang sudah tidak diragukan lagi kualitas suaranya, merdu dan mendayu-dayu, sehingga semakin menghidupkan suasana.

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1435 H dan melepas tugas/perpisahan dengan pegawai Pengadilan Agama Medan yang mutasi ini, disamping dihadiri oleh hakim, dan seluruh pegawai Pengadilan Agama Medan, juga didampingi oleh isteri, suami, anak bahkan cucu masing-masing, karenanya acara penuh dengan nuansa kekeluargaan. (Nas).

sumber: www.pa-medan.net (10/02/2014)

Gotong Royong di Pengadilan Agama Panyabungan

Setelah melaksanakan senam pagi di halaman Kantor Pengadilan Agama Panyabungan, Jum'at 07 Februari 2014 Ketua, Wakil Ketua, Hakim, dan Panitera Sekretaris beserta segenap keluarga besar Pengadilan Agama Panyabungan secara bergotong royong membersihkan sebidang tanah yang ada di depan Kantor Pengadilan Agama Panyabungan Jl. Willem Iskandar Panyabungan.

Di atas Tanah tersebut direncanakan di bangun gedung Kantor Pengadilan Agama Panyabungan yang baru. Walaupun dengan peralatan yang seadanya seperti parang dan cangkul namun tidak mengurangi semangat seluruh Keluarga Besar Pengadilan Agama Panyabungan untuk mengayunkan cangkul dan parangnya kearah rerumputan yang selama ini menempati tanah kosong tersebut, mulai dari rumput putri malu yang berduri sampai dengan ilalang dan lain sebagainya, sesekali candaan dan gurauan yang menambah rasa kebersamaan dan kekeluargaan mulai dari Ketua sampai Pegawai Honorer  Pengadilan Agama Panyabungan.

Ketua Pengadilan Agama Panyabungan Drs. H. Alimudd in, SH.,MH ikut terjun langsung bergotong royong. Keringat yang belum sempat keluar dengan senam tadi, sekarang sudah mulai terlihat membasahi baju, yang laki-laki mengambil bagian memangkas rerumputan dengan parang dan cangkul, sedangkan yang perempuan memilih mengerjakan pekerjaan yang tidak memerlukan tenaga yang besar namun memerlukan ketelitian dan kesabaran seperti menyapu dan mengumpulkan rumput-rumput yang telah terpangkas dari tanah, dan tidak lupa pula menyiapkan air minum dan makanan ala kadarnya.

" Setelah tanah itu bersih, nanti baru kita tanami jagung atau kacang tanah, daripada kita biarkan, lebih baik kita manfaatkan" ujar Ketua Pengadilan Agama Panyabungan memberi penjelasan kepada semua yang ikut terlibat dalam kegiatan gotong royong tersebut. " kalau perlu nanti kita lombakan, kita bagi kaplingan- kaplingannya masing- masing, siapa yang tanamannya paling bagus dan subur" lanjut Pak Ketua, mencoba untuk menyemangati.

Sekitar jam 10 pagi, ketika matahari mulai terasa terik membakar kulit kegiatan gotong-royong tersebut berakhir. Hamparan tanah yang semula di penuhi rumput-rumput liar mulai terlihat terang dan bersih, meskipun dengan tubuh yang terlihat lelah namun perasaan puas dan senang nampak terlukis di wajah semua yang ikut dalam kegiatan tersebut. Dengan kegiatan ini juga di harapkan rasa kebersamaan dapat terjalin di antara sesama keluarga besar Pengadilan Agama Panyabungan.

sumber: www.pa-panyabungan.net

Ketua PA Panyabungan Hadiri Pelantikan Hakim PA Payakumbuh Roli Wilpa, S.HI (Mantan Hakim PA PYB)

Ketua Pengadilan Agama Panyabungan Drs. H. Alimudin, SH., MH beserta rombongan pada hari Kamis tanggal 30 Januari 2014 tiba di Pengadilan Agama payakumbuh dalam rangka menghadiri acara pelantikan Roli Wilpa, SHI, yang biasa disapa dengan “Pak Roli” yang berdasarkan surat Keputusan Mahkamah Agung RI Nomor : 2478/DJA/KP.04.6/SK/XII/2013 tanggal 09 Desember 2013 dipindahtugaskan dari Pengadilan Agama Panyabungan ke Pengadilan Agama Payakumbuh. Kehadiran Ketua Pengadilan Agama Panyabungan disambut hangat oleh Ketua Pengadilan Agama Payakumbuh Drs. H.Arinal, M.H beserta keluarga besar Pengadilan Agama Payakumbuh.

Acara pelantikan hakim baru tersebut dirangkaikan pula dengan acara Pengambilan sumpah wakil ketua baru Drs. Asnawi serta pisah sambut dengan wakil ketua lama Drs. H. Rudi Hartono, SH dan Panitera Penganti Rosniati, SH yang memasuki masa purna bakhti turut hadir sejumlah tamu undangan diantaranya ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh Yudissilen, SH, M.H dan wakil ketua Nusirwan,S.H, Ketua Pengadilan Agama Tanjung Pati Drs. H.Mudaris, M.M dan Wakil Ketua,Pengadilan Agama Tanjung pinang diwakili oleh hakim Gusnahari, S.H, M.H.

Dalam sambutanya khusus untuk hakim yang baru dilantik, Roli Wilpa, SHI Ketua PA Payakumbuh mengucapkan selamat datang dan mengungkapkan rasa bahagianya dengan kedatangan “Pak Roli”. Dengan bergabungnya “Pak Roli” di Pengadilan Agama Payakumbuh diharapkan dapat membantu Pengadilan Agama Payakumbuh agar lebih baik lagi, terutama dalam bidang Teknologi Informasi, karena di Pengadilan Agama Panyabungan Roli Wilpa adalah Ketua Tim IT Pengadilan Agama Panyabungan yang tentunya sudah berpengalaman dalam masalah IT. Tegas Ketua Pengadilan Agama Payakumbuh.

Sebelum dilantik menjadi Hakim di Pengadilan Agama Payakumbuh, Roli Wilpa, SHI yang lahir di Kerinci tepatnya tanggal 24 Mei 1983 memulai karier hakimnya sebagai Cakim di Pengadilan Agama Sengeti, Jambi. Kemudian menjadi Hakim di Pengadilan Agama Panyabungan sejak tahun 2010 sampai dengan Januari 2014.

Didampingi isteri, Leni Febriati, SHI dalam penyampaian sepatah dua patah katanya, Roli Wilpa, SHI menghaturkan terima kasih kepada Ketua Pengadilan Agama Payakumbuh atas sambutannya, dan tidak lupa memohon bimbingan dan arahan selama mengabdi sebagai hakim di Pengadilan Agama Payakumbuh, rasa terima kasih juga disampaikan kepada para Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan yang turut menghadiri acara pelantikan tersebut, khususnya kepada Ketua Pengadilan Agama Panyabungan yang juga menyempatkan diri hadir dalam acara tersebut;

Acara diakhiri dengan salam-salaman dan ucapan selamat kepada hakim dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Payakumbuh yang baru dilantik dan diambil sumpahnya, serta salam perpisahan dengan wakil Ketua Pengadilan Agama Payakumbuh yang lama dan Pegawai Pengadilan Agama payakumbuh yang telah memasuki masa pensiun.

sumber: www.pa-panyabungan.net

Pengadilan Agama Kisaran Gelar acara Perpisahan

Sehubungan dengan mutasi dan promosi salah seorang Hakim Pengadilan Agama Kisaran (Drs. Jakfaroni, SH) sebagai Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Meuredu-Nanggroe Aceh Darussalam, Keluarga Besar PA Kisaran menggelar acara perpisahan dan pengantar tugas pada hari Rabu tanggal 23 Januari 2014. Acara berlangsung dari pukul 11.00 Wib s/d 12.30 wib berlangsung haru dan khidmad.

Drs Jakfaroni, SH dalam kesan dan pesannya menyampaikan bahwa selama ia bertugas di PA Kisaran selama lebih kurang 1 tahun 4 bulan, banyak sekali kesan yang didapati, diantaranya suasana di kantor yang kondusif dan penuh persaudaraan, Ketuanya orang muda, tetapi sikapnya pantas dituakan, begitu juga dengan Wakil Ketua kami tidak pernah dipaksakan untuk membuat sesuatu namun kami tahu apa dari keinginannya Pak Waka sapaan akrab kami, hanya mengatakan didepan kami bahwa kita sudah sampai tiga bulan lagi, kami terus memahami bahwa harus sudah ada laporan pengawasan, begitu juga rekan-rekan hakim dan pegawai yang selalu kompak sehingga tidaklah mengherankan jika saya juga sering bergabung dan menginap di kantor. Sedangkan menyangkut penyelesaian perkara di PA Kisaran saya sudah menyelesaikan sekitar 530 perkara dalam masa 1 tahun 4 bulan tersebut, sekitar 320 perkara sebagai ketua Majelisnya dan tidak ada satupun yang dibanding, sedangkan selebihnya sebagai anggota Majelis.

Drs Ali Usman mewakili seluruh pegawai Pengadilan Agama Kisaran menyampaikan kesan dan pesan bahwa perpindahan Drs Jakfaroni, SH yang pada dasarnya merasa kehilangan. "Dahulu ketika beliau pendidikan Cakim tahun 1994 di IAIN Ciputat Jakarta kami sudah bertemu dan ternyata kami mendapat tugas di tempat yang sama. Orangnya santun, murah hati, murah senyum, banyak pengetahuannya. Kami sering ditraktir walaupun kadang dalam suasana berhutang”, ujar Pak Ali sambil berkelakar.

Ketua Pengadilan Agama Kisaran (Drs. H.Munir, SH, M. Ag) dalam sambutan dan arahannya menyampaikan ucapan selamat dan sekaligus rasa kehilangan atas mutasi dan promosi sebagai Wakil Ketua MS Meuredu. Mengapa tidak, Pak Jakfaroni disamping sebagai salah seorang hakim di PA Kisaran, beliau juga sebagai salah seorang guru bagi kawan-kawan Hakim dan pegawai disini.  "Beliau kadang rela tak pulang ke rumah ke Tebing Tinggi demi kawan-kawan di sini, setiap malam rabu kita belajar kitab kuning sama beliau, dan pak Jakfaroni dimata pimpinan sebagai salah seorang hakim yang gigih dalam menyelesaikan tugas pokoknya dan ketika beliau berangkat semua perkara yang telah diputuskannya semuanya sudah terminutasi.", Ujar ketua dalam sambutannya.

Selamat jalan Pak, ingat-ingat kami disini dalam artian silaturrahmi tetap terjalin. Ketua menutup sambutan sambil berpantun :

Berhembus bayu angin mengalir
Sejuknya hingga ke ubun-ubun
Sambutlah salam pesan terakhir
Saya sampaikan melalui pantun

Kalau tidak karena unggas
Tidaklah rusak padi di sawah
Kalaulah tidak karena tugas
Tidaklah kita akan berpisah

Bila menjemur papan panjang
Baik disusun tegak berdiri
Bilalah ada umur panjang
Insya Allah kita akan bersua kembali

sumber: www.pa-kisaran.net (05/02/2014)

  • 965-s-eldi-harponi.jpg
  • 966-s-dian-ingrasanti.jpg
  • 967-s-arif-hidayat.jpg
  • 968-s-syarif-mappiasse.jpg
  • 969-s-rafiuddin.jpg
  • 970-s-abdul-mannan-hasyim.jpg
  • 971-s-ahsin-abdul-hamid.jpg
  • 972-s-imaluddin.jpg
  • 973-s-zainal-arifin.jpg
  • 974-s-yunadi.jpg
  • 975-s-imron.jpg