Pengadilan Agama Binjai Mendapat Kunjungan TUADA ULDILAG MA RI

BINJAI - Senin, 18 Pebruari 2013, Ketua Muda Urusan Lingkungan Peradilan Agama (TUADA ULDILAG) Mahkamah Agung Republik Indonesia Dr. H. Andi Syamsu Alam, SH, MH berkunjung ke Pengadilan Agama Binjai. Beliau didampingi oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Drs. H. Syahron Nasution, SH, MH, Hakim Tinggi PTA Medan, Drs. Sudirman Cik Ani, SH, MH, Pansek PTA Medan, Tukiran, SH, MM, Kasub Bagian Umum PTA Medan Zulfikar Arif Rahman Purba, SH, MM. Hadir juga dalam rombongan tersebut Ketua Pengadilan Agama Medan, Drs. H. Mohammad Nor Hudlrien, SH, MH, Wakil Ketua Pengadilan Agama Stabat, dan beberapa orang hakim dari Pengadilan Agama Stabat.
Kehadiran Tuada Uldilag untuk yang pertama kali di Pengadilan Agama Binjai disambut oleh Ketua Pengadilan Agama Binjai, Drs. H. Almihan, SH, MH, Waka Drs. Rusyidi AN, SH, Panitera/Sekretaris Amrani, SH dan seluruh Hakim serta seluruh pegawai Pengadilan Agama Binjai.
Dalam kesempatan yang baik ini, Pengadilan Agama Binjai mengadakan temu ramah dengan Bapak Tuada Uldilag MA. Kesempatan yang baik ini tidak disia-siakan oleh Pengadilan Agama Binjai, Ketua Pengadilan Agama Binjai memohon kepada Bapak Tuada agar memberikan pembinaan kepada hakim dan seluruh pegawai Pengadilan Agama Binjai. Acara digelar di ruang sidang utama Pengadilan Agama Binjai, pada pukul 9.30 wib. Ketua Pengadilan Agama Binjai dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Tuada dan rombongan. Dalam sambutan tersebut, Ketua juga menyampaikan secara singkat tentang profil gedung Pengadilan Agama Binjai yang dulunya digunakan sebagai gedung PN Binjai. Gedung Pengadilan Agama Binjai ini merupakan gedung Cagar Budaya yang dilestarikan dan dipelihara keberadaannya. Ketua juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Tuada karena berkenan berkunjung ke Pengadilan Agama Binjai dan memberikan pembinaan kepada hakim dan pegawai.
Ada tiga kesan, kata Tuada memulai pembinaannya, ketika berkunjung ke Pengadilan Agama Binjai. Kesan pertama, lingku
ngan yang asri dan indah, penuh dengan bunga dan penghijauan, saran beliau agar lebih rindang dan dingin supaya ditanam pohon yang tinggi, kesan kedua, bersih, ruangan dan halaman yang bersih termasuk toiletnya.” saya sengaja ke tolilet untuk melihat apakah toiletnya bersih, kata beliau, ternyata toiletnya bersih. Kesan ketiga, ada musem di Pengadlan Agama. Saya sering berkunjung ke Pengadilan Agama hanya Pengadilan Agama Binjai yang ada museum. Mahkamah Agung juga akan membuat museum yang rencananya ditempatkan di lantai 16 gedung Mahkamah Agung.
Berbicara tentang tantangan dan harapan Pengadilan Agama ke depan, beliau menyampaikan, bahwa Pengadilan Agama harus meningkatkan performance. Performance Pengadilan Agama maupun pimpinan Pengadilan Agama harus menarik dan tidak kalah dengan peradilan lainnya. Orang Pengadilan Agama tidak boleh minder. Kalau di laut jaya didarat juga harus jaya. Kalau di mimbar sukses, di kantor juga sukses. Orang Pengadilan Agama tidak hanya pintar mengaji tetapi juga pintar menyanyi. Beliau mencontohkan Pansek PTA Surabaya pandai menyanyi lagu barat dengan penuh pesona dan memukau hadirin. Orang Pengadilan Agama harus berani tampil apalagi kalau ditantang.
Sekarang ini, posisi peradilan agama, ujar beliau berada pada posisi ke tiga, setelah PN dan PTUN dalam hal penerimaan perkara. Dulu posisi kita nomor 2 setelah PN,Kalau PN tipiring dimasukkan dalam daftar perkara sehingga perkaranya membesar.
Kita menginginkan agar orang Pengadilan Agama merubah mindset, pola pikirnya harus maju. Tentang mutasi contohnya, orang PN menganggap mutasi adalah rahmat, sedangkan orang Pengadilan Agama menganggap hal itu adalah musibah. Orang PN marah kalau tidak sampai dimutasi, 2 – 3 tahun mereka sudah dimutasi, sementara orang Pengadilan Agama minta jangan dimutasi, dengan alasan isteri dan keluarganya sudah betah tinggal di tempat tersebut. Kita butuh hakim yang berpendidikan tinggi dan punya pengalaman yang banyak , Hakim PTUN sekarang ini banyak yang berpendidikan tinggi sampai doctor(S3). Mutasi dari satu daerah ke daeah lain akan menambah pengetahuan dan pengalaman.
Lebih lanjut beliau menyampaikan, banyak kemajuan yang sudah dicapai oleh PA, IT Peradilan Agama sudah mendunia. Kita punya laboratorium SIADPA yang membanggakan, dan Museum di Binjai yang adalah museum Pengadilan Agama satu-satunya di Indonesia. Orang Pengadilan Agama juga harus pandai bergaul disamping bisa khutbah, baca do’a, mengaji juga pinter menyanyi. Gedungnya juga megah dan indah serta bersih. Pak Tuada juga memberikan pembinaan peningkatan SDM hakim, agar para hakim yang pinter dicatat dan dilaporkan untuk kemudian dididik dan dilatih oleh Mahkamah Agung. Peningkatan SDM aparat peradilan terutama hakim adalah penting dalam peningkatan kualitas putusan sehingga hakim Pengadilan Agama dapat menerapkan hukum islam yang sesuai dengan rasa keadilan di Indonesia, demikian beliau mengakhiri pengarahannya.
Sesaat setelah pengarahan pak Tuada menyempatkan diri melihat Museum Rumah Keadilan yang ada dibagian gedung Pengadilan Agama Binjai, beliau juga member informasi bahwa akan dibangun Museum di Mahkamah Agung, maka untuk itu jajaran Pengadilan Agama dan Pengadilan Tinggi Agama dapat berpartisipasi untuk Museum tersebut.(Amr)
sumber: www.pa-binjai.net (18/02/2013)
"Pupuk Semangat Kebersamaan dan Tingkatkan Disiplin Bekerja"
Pada hari jum'at tanggal 15 Februari 2013 seluruh pegawai Pengadilan Agama Tebing Tinggi mengikuti rapat koordinasi. Rapat koordinasi yang bertempat diruang sidang Pengadilan Agama Tebing Tinggi dimulai pukul 8.30 wib . setelah rapat dibuka oleh panitera/sekretaris (Drs. Rizal Siregar, SH), pimpinan rapat diserahkan kepada ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi (Drs. H. Bisman, M.H.I).
Dalam kata pengantarnya ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi mengingatkan pentingnya semangat kebersaaan dalam melaksanakan tugas-tugas perkantoran. "Dengan semangat kebersamaan, tak ada pekerjaan yang sulit, tak ada pekerjaan yang berat melainkan dapat kita tuntaskan. Karena itu.. (lanjut ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi) …semangat kebersamaan itu harus kita pupuk terus agar semakin subur. Pertemuan seperti ini selain untuk membahas berbagai persoalan kedinasan juga bertujuan untuk memupuk semangat kebersamaan dimaksud. Dengan rapat seperti ini, kendala-kendala yang dihadapi dapat dipecahkan bersama-sama dan dicarikan solusinya (lanjut beliau).
Dalam pertemuan ini ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi menyampaikan berbagai persoalan penting guna meningkatkan kinerja kedepan, baik yang menyangkut bidang teknis maupun non teknis antara lain ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi menyampaikan dan mengingatkan peningkatan disiplin baik disiplin masuk dan keluar kantor apalagi disiplin dalam bekerja, bagaimana supaya suatu pekerjaan selesai tepat pada waktunya. Selain masalah disiplin, ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi juga kembali menyampaikan Surat Edaran MARI No. 3 Tahun 2010 tentang penerimaan tamu, dimana seluruh aparatur peradilan dimanapun berada dilarang menerima tamu dari pihak atau yang berkepentingan dengan suatu perkara yang belum, sedang atau sudah diperiksa dan diputus.
Kemudian ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi juga mengingatkan kepada semua JSP, PP dan Hakim, supaya melaksanakan tugas yustisial dengan profesional ada penuh tanggungjawab dan mempedomani aturan-aturan yang ada.

Dalam acara ini juga berhasil dibentuk badan sosial Pengadilan Agama Tebing Tinggi yang bertugas untuk menghimpun dana dari seluruh pegawai guna disalurkan bagi pegawai yang ditimpa musibah. Ini juga penting artinya dalam memupuk kebersamaan diantara sesama pegawai Pengadilan Agama Tebing Tinggi. Lanjut ketua dalam arahnya.
Masalah PTWP juga disinggung oleh ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi, supaya seluruh pegawai ikut main tenis. Tenis merupakan olahraga resmi peradilan kepada setiap pegawai dipungut biaya bulanan, karenanya setiap pegawai hendaklah ikut bermain tenis. (pesan ketua). Acara rapat yang penuh kebersamaan ini berakhir jam 12.30. (it/mad)
sumber: www.pa-tebingtinggi.net
Hakim PA Padangsidimpuan Santuni Anak Yatim
Kamis, 14 Pebruari 2013 pukul 14.00 WIB Pengadilan Agama Padangsidimpuan kedatangan tamu anak yatim berjumlah 32 orang yang berasal dari Masyarakat yang berdomisli di sekitar Lingkungan Kantor Pengadilan Agama Padangsidimpuan.

Kedatangan tamu-tamu mulia ini adalah memenuhi undangan Hakim Pengadilan Agama Padangsidimpuan yang mengadakan Tasyakuran atas keluarnya Rapelan Gaji Hakim yang besarannya sesuai dengan PP Nomor 94 Tahun 2012 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim Tk. I dan Banding yang berada di bawah Mahkamah Agung.

Acara Tasyakuran ini diadakan di Aula PA. Padangsidimpuan dihadiri oleh seluruh Hakim dan Karyawan Karyawati PA. Padangsidimpuan. Acara diawali dengan Kata Sambutan dari Ketua PA. Padangsidimpuan Drs. H. Darmansyah Hasibuan, SH.MH. yang menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada seluruh Hakim PA. Padangsidimpuan, kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada seluruh anak yatim yang diundang dan pemberian baju olahraga untuk seluruh Pegawai dan diakhiri dengan doa.
Setelah Acara selesai dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama. (Tim IT PA. Psp/Son)
sumber: www.pa-padangsidempuan.net (14/02/2013)
Pengadilan Agama Kisaran Lepas 3 hakim Perempuan

Jumat (08/02), Keluarga besar Pengadilan Agama Kisaran menggelar acara melepas tugas 4 orang pegawainya dalam rangka mutasi dan promosi ke dua propinsi yang berbeda, Riau dan NAD. Dra. Hj. Jubaedah dipromosikan menjadi ketua di Ms. Kuala Simpang, Nurhema S.Ag, M.Ag pindah tugas PA. Tembilahan, Evawaty, S.Ag pindah tugas ke . dan Mariani Abdullah, S.Hi ke Ms. Banda Aceh.
Ibu Hj. Jubaedah, SH ,yang dulu menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Kisaran sejak tahun hingga 2012. Dalam kata perpisahannya, beliau menyampaikan bahwa bertugas di Kisaran mempunyai kenangan tersendiri, salah satunya adalah di kota Kisaran inilah beliau menemukan jodohnya. Dan di Kisaran juga lah anak-anak beliau dilahirkan, begitu juga suasana bekerja selama di Pengadilan Agama Kisaran penuh dengan keakraban dan persaudaraan.
Evawaty,SH yang juga dihantar tugas hari ini juga berkesempatan menyampaikan pesan dan kesan selama bertugas di Pengadilan Agama Kisaran. Bahkan beliau tidak bisa menahan haru ketika menyampaikan permohonan maaf ke para Penitera Pengganti yang konsep BAP-nya beliau coret-coret. “Saya minta maaf kepada PP yang BAP nya saya coret-coret”, ujar beliau sambil menghapus air mata.
Dra. Hj. Nikmah, mewakili mewakili hakim dan pegawai PA Kisaran juga menyampaikan pesan dan kesan buat ibu-ibu yang akan mutasi. “sekalipun agak terasa berat bagi kami untuk melepaskan, tetapi karena panggilan tugas, maka kami semua ikhlas menerimanya”, ujar beliau saat memberi pesan dan kesan.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua dan hakim-hakim Pengadilan Negeri Kisaran, dan Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Tanjung Balai, perwakilan MUI & Kementerian Agama Asahan an undangan lainnya.
Pada acara ini, ibu Nurhema S.Ag, MH (hakim yang mutasi ke Pengadilan Agama Tembilahan) dan Ibu Mariani Abdullah,S.Hi (pegawai yang mutasi ke Ms. Banda Aceh) berhalangan hadir.
Ketua Pengadilan Agama Kisaran, H. Munir, SH. M.Ag dalam kesempatannya menyampaikan selamat bertugas di tempat yang baru, semoga sukses selalu. Beliau juga menyampaikan agar bisa beradaptasi di tempat yang baru, tunjukkanlah sikap yang mulia sehingga kita akan dimuliakan. Tak lupa beliau mewakili keluarga besar PA.Kisaran, menyampaikan permohonan maaf atas semua kesalahan yang telah diperbuat jika memang selama bertugas di sini pernah tersalah. “yang berpisah mungkin hanya fisik kita, tetapi hati kita selalu tertaut”, tutup beliau.
Acara tersebut ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dan ucapan selamat yang dimulai dari Ketua PA Kisaran dan diikuti oleh seluruh peserta yang hadir. (mnr/it)
sumber: www.pa-kisaran.net (14/02/2013)
Hakim Pengadilan Agama Pematangsiantar Dilantik di Pengadilan Agama Ujung Tanjung

Tepatnya hari Jum’at tanggal 8 Februari 2013, salah satu hakim Pengadilan Agama Pematangsiantar yaitu Ibu Diana Evrina Nasution, S.Ag., SH. Secara resmi dilantik di Pengadilan Agama Ujung Tanjung.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Ujung Tanjung serta dihadiri oleh seluruh Keluarga Besar Pengadilan Agama Ujung Tanjung, selain itu juga turut hadir Ketua Pengadilan Agama Pematangsiantar Drs. M. Jhon Afrijal, SH., MH. beserta rombongan.

Acara tersebut berlangsung sangat khidmat dan berjalan dengan lancar. Kami semua mendo’akan semoga Ibu Diana Evrina Nasution, S.Ag., SH. Selalu ada dalam lindungan Allah SWT. Dan sukses selalu ditempat dinas yang baru, amin. (Dadan D. Riyadi)
sumber: www.pa-pematangsiantar.net (12/02/2013)