SIASATI AKHIR TAHUN;
PENGADILAN AGAMA PANYABUNGAN GELAR RAPAT BULANAN DAN EVALUASI AKHIR TAHUN

Drs.H. Alimuddin, S.H., MH:
“....Janganlah seperti pahat ketika dipukul baru menancap....”
“Sediakan Payung sebelum hujan”, itulah ungkapan yang tepat bagi pimpinan dan apatur peradilan untuk menyiasati akhir tahun. Ungkapan ini juga yang menjadi falsafah dalam teori manajemen. Sebagai implentasi dari falsafah tersebut, bertempat di ruanidang pada hari selasa (11/12/2012) Pengadilan Agama panyabungan mengadakan rapat Evaluasi akhir tahun dan persiapan menghadapi akhir tahun 2012.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Panyabungan Drs. H. Alimuddin, SH.,MH dihadiri oleh Wakil ketua, Hakim Panitera dan semua pegawai termasuk honorer. Acara dimulai dari Jam 8.00 berakhir pada pukul 10.00 WIB melahirkan beberapa poin-poin penting baik yang terkait dengan evaluasi akhir tahun maupun persiapan tugas-tugas diakhir tahun.
Dalam arahannya, ketua Pengadilan Agama Panyabungan menyatakan bahwa rapat ini merupakan bentuk antisipasi terhadap tumpukan tugas di akhir tahun baik keperkaraan maupun kesekretariatan. “Saya menghimbau kepada kita semua agar bekerja dengan sungguh-sungguh, janganlah seperti pahat ketika dipukul baru menancap”, ungkap pak Ketua disela-sela memimpin rapat. Lebih lanjut, menurut beliau bahwa saat itu tidak ada lagi alasan untuk menumpuk pekerjaan sebab hal demikian tidak sesuai dengan semangat Reformasi Birokrasi Mahkamah Agung RI., “apalagi bagi hakim tentunya perlu banyak-banyak bersyukur dengan tunjangan pada tahun 2013 nanti, sedangkan untuk kepaniteraan dan sekretaris mohon bersabar dulu insya Allah akan ada perbaikan yang lebih signifikan lagi”, ujar Ketua yang baru saja mengikuti Rakor PTA Medan. Oleh sebab itu, menurut pak Ketua perlu kita adakan syukuran setidaknya rekreasi diakhir tahun.
Selain itu, rapat tersebut juga mengukuhkan TIM perumus dan penyusunan Laporan tahunan 2012. Sesuai dengan SK Nomor W2-A19/OT.01.2/XII/2012. Dalam Surat Keputusan tersebut menunjuk Roli Wilpa, SHI sebagai ketua Tim penyusunan laporan tahunan 2012 dibawah koordinasi dari Wakil Ketua. “saya berharap laporan tahunan 2012 dibuat dengan maksimal, sebab untuk laporan tahun 2012 PTA Medan melaksanakan perlombaan sehingga tidak hanya sebuah kewajiban tapi keseriusan untuk menunjukkan prestasi”,ucap Ketua. Berkaitan dengan laporan tahunan, ketua juga berpesan agar kepada Majelis Hakim memperhatikan tunggakan perkara di akhir tahun dan diupayakan tidak lebih dari 10 % dari jumlah perkara. Sedangkan untuk penyusunan SAKIP dan LAKIP akan dilaksanakan sesuai dengan petunjuk PTA Medan.
Diakhir rapat selain menghasil rumusan-rumusan agenda formil juga dihasil rencana rekrasi keluarga besar Pengadilan Agama Panyabungan. Dalam rapat tersebut telah disepakati bahwa rute yang ditempuh adalah objek-objek wisata yang ada di Sumatera Barat. “rekreasi ini merupakan wujud syukur bagi Hakim dengan tunjungan barunya, jadi hendaknya hakim yang jadi sponsor...” ujar pak ketua sambil berkelakar dan disambut ketawa semua peserta rapat. Lebih lanjut, menurut pak ketua bahwa setelah satu tahun penuh bekerja tentunya kita butuh suasana baru agar kedepan kita dapat bekerja dengan refresh.
(sumber : pa panyabungan)
PA. Gunungsitoli Adakan Evaluasi Kinerja dan Sosialisasi Hasil Rakor di PTA Medan Serta Persiapan Pembuatan Laporan Tahunan & LAKIP
Gunungsitoli, Selasa 11 Desember 2012, bertempat di aula PA. Gunungsitoli, Ketua PA. Gunungsitoli PA Drs. Jamalaba Malau, MH memimpin rapat koordinasi dengan agenda evaluasi kinerja pegawai tahun 2012 dan persiapan pembuatan laporan tahunan dan LAKIP (Laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah).

Mengawali agenda rapat koordinasi pada hari ini, Drs. Jamalaba Malau, MH mengevaluasi kinerja seluruh pegawai di tahun 2012, dengan mendata jumlah perkara yang telah diminutasi, jumlah putusan yang telah diupload di website http://pa-gunungsitoli.go.id/, http://putusan.mahkamahagung.go.id/, dan juga monitoring pembaharuan data di informasi infoperkara.badilag.net tak luput dari evaluasi Drs. Jamalaba Malau, MH. Dan hasil dari monitoring tersebut cukup memuaskan karena laporan tentang minutasi perkara, upload putusan dan update data di informasi perkara sudah terlaksana dengan baik, demikian karena dalam setiap rapat koordinasi setiap bulannya selalu menjadi perhatian khusus Drs. Jamalaba Malau, MH.

Kemudian dalam agenda pembahasan berikutnya Drs. Jamalaba Malau, MH mempresentasikan sekaligus memaparkan hasil sosialisasi Rapat Koordinasi dan Evaluasi PTA Medan dan pengadilan se-Sumut yang dilaksanakan pada tanggal 03 s/d 06 Desember 2012 bertempat di Hotel Madani, Medan. Drs. Jamalaba Malau, MH menyampaikan harapan Ketua PTA Medan Drs. H. Soufyan M. Saleh, SH yaitu dalam penyusunan laporan tahunan dan LAKIP ini antara satker di wilayah yurisdiksi PTA Medan bersinergi satu sama lain atau penyeragaman bentuk dan outline laporannya. “Untuk lebih mudah menyusun LAKIP terlebih dahulu kita harus mempunyai SAKIP (Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintah)”, terang Drs.Jamalaba Malau, MH, dan lebih jauh beliau menjelaskan sasaran dan tujuan SAKIP ini adalah “Menjadikan instansi pemerintah yang akuntabel sehingga dapat beroperasi secara efisien, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungannya, Terwujudnya transparansi instansi pemerintah, Terwujudnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan nasional dan Terpeliharanya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, Instansi Pemerintah yang akan menyusun LAKIP harus memiliki dokumen-dokumen SAKIP, antara lain: Rencana Strategis (Renstra), Rencana Kerja IKU (Indikator Kinerja Utama), Dokumen Anggaran, Penetapan Kinerja (Tapkin) Tahun yang bersangkutan, Laporan Pelaksanaan kegiatan dilingkungan organisasi. “Dan untuk itu setiap pegawai harus mempunyai SKI (Sasaran Kinerja Individu), dimana pencapaian kinerja secara pribadi dengan berstandarkan SKI menjadi pencapaian kinerja kolektif sebuah organisasi kantor, tidak berjalan satu organisasi/kantor jika salah satu komponen dalam organisasi tersebut tidak berjalan atau bekerja tidak mempunyai landasan dan parameter,” tegas Drs. Jamalaba Malau, MH dalam paparannya.


Drs. Jamalaba Malau, MH berharap SAKIP yang telah disusun dan yang telah disepakati bersama, menjadi pedoman dalam penyusunan LAKIP, dengan demikian, tim yang telah dibentuk berdasarkan SK Ketua PA. Gunungsitoli No. : W2-A15/751/OT.01.2/XI/2012 tentang Tim Perumus dan Penyusun Laporan Tahunan dan LAKIP dapat berdiskusi dengan baik merumuskan tentang SAKIP yang selanjutnya dapat digunakan dalam penyusunan Laporan Tahunan dan LAKIP, dan Drs. Jamalaba Malau, MH juga berharap, “dalam pembuatan Laporan Tahunan dan LAKIP nanti harus berbeda dari tahun sebelumnya tidak hanya copy paste dari Laporan tahun sebelum-sebelumnya”. Tutup Drs. Jamalaba Malau, MH. [Red. M. Andri Irawan, S.HI]
(sumber : pa-gunungsitoli.go.id(12/12/12))
SAAT - SAAT MENGHARUKAN DI PENGADILAN AGAMA TEBING TINGGI

H. Nandang Hasanudin, SH dan Drs. H. Bisman, M.HI
Tebing Tinggi | 11 Desember 2012
Selasa 11/12/12 Hari ini sekitar pukul 14.00 Wib, Pengadilan Agama Tebing Tinggi mengadakan acara Pisah Sambut (H. Nandang Hasanudin, SH) dengan KPA Tebing Tinggi yang baru (Drs. H. Bisman, M.HI). Dimana seperti diketahui KPA Tebing Tinggi yang baru akan melaksanakan tugas sebagai pimpinan di Pengadilan Agama Tebing Tinggi.
Acara Pisah Sambut berlangsung sederhana tetapi bersahaja, ini dibuktikan acara tersebut dilaksanakan dikantor Pengadilan Agama Tebing Tinggi tepatnya di Aula. yang dihadiri seluruh pegawai beserta keluarga dan para undangan yaitu KPA Pematangsiantar (Drs. M. Jhon Afrijal, SH., MH beserta isteri). Dalam hal lain melalui hubungan telepon KPTA Medan, WKPTA Medan, PANSEK PTA Medan dan Hakim Pengawas Bidang (H. Busro, SH.,MH) dan Drs. H. Syamsuddin Harahap, SH memohon maaf tidak dapat hadir dalam acara baik di kantor Pengadilan Agama Tebing Tinggi maupun di Balai Kartini, berhubung terjebak macet di Tanjung Morawa dan memutuskan untuk kembali ke Medan. Acara dibuka protokol oleh Bapak H. Zainul rifin, SH, dilanjutkan dengan pembacaan do'a oleh Joni, S.Ag serta laporan dari ketua panitia Ibu Dra. Emidayati.
Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi (Drs. H. Bakti Ritonga, SH., MH) secara pribadi maupun mewakili seluruh pegawai mengucapkan "terima kasih atas bimbingan dan pembinaan serta hubungan kekeluargaan yang terbina selama ini dan mohon maaf bila ada kata maupun sikap yang kurang berkenan dihati kepada Bapak H. Nandang Hasanudin, SH " ungkapnya. Dan kami atas nama seluruh pegawai telah memaafkan bapak bila ada khilaf dan salah.

Bapak H. Nandang Hasanudin, SH berserta Isteri Dra. Etty Cahyati
Kemudian ucapan selamat tinggal dari Bapak H. Nandang Hasanudin, SH yang didampingi istri setia (Dra. Etty Cahyati) diiringi hujan air mata dari seluruh pegawai yang sebentar lagi beliau pergi meninggalkan Pengadilan Agama Tebing Tinggi serta Kota Tebing Tinggi yang tercinta menuju ketempat tugas yang baru di Pengadilan Agama Tasikmalaya (kota kelahiran), dimana beliau mengungkapkan isi hatinya juga meminta maaf dan mohon diri "jika selama kurang lebih 4 (empat) tahun 5 (lima) bulan menjabat sebagai KPA Tebing Tinggi banyak mempunyai khilaf dalam pelaksanaan tugas yang dipimpin dan juga saya memaafkan serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai, mulai dari pejabat fungsional, wakil ketua, panitera sekretaris, pejabat struktural maupun honorer atas kerjasama yang baik serta kekompakkan dan kekeluargaan yang selama ini terjalin di lingkungan Pengadilan Agama Tebing Tinggi dan tak lupa beliau menyampaikan berharap sepeninggal dirinya Pengadilan Agama Tebing Tinggi yang dipimpin oleh Drs. H. Bisman, M.HI lebih baik lagi dan maju". Ujarnya.
Dalam kesempatan acara tersebut KPA Tebing Tinggi yang baru juga memberikan sambutannya yang secara singkat mengucapkan terima kasih atas penyambutan dari Bapak H. Nandang Hasanudin, SH "yang mana beliau menyambut saya dengan hangat, rasa kekeluargaan dan penuh keakraban". Ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi berjanji akan meneruskan program-program kerja yang sudah dimulai oleh Bapak H. Nandang Hasanudin, SH dan akan menjaga tali silaturahmi yang sudah terjalin baik dengan semua instansi, masyarakat dan pegawai Pengadilan Agama Tebing Tinggi. Selamat bertugas ditempat yang baru untuk Bapak H. Nandang Hasanudin, SH dengan iringan do'a semoga sukses selalu.

Acara berjalan khidmat dan penuh dengan hujan air mata saat seluruh pegawai bersalam-salaman. Acara selesai sekitar pukul 16.30 Wib. Pada Malam harinya, di tempat terpisah Pemko Tebing Tinggi juga mengadakan acara pisah sambut untuk KPA Tebing Tinggi yang lama dengan KPA Tebing Tinggi yang baru, bertempat di Gedung Balai Kartini di Jalan Kartini Kota Tebing Tinggi, yang mana dihadiri oleh Walikota (Ir H Umar Z Hasibuan MSc) dan Wakil Walikota (H Irham Taufik SH) serta MUSPIDA dan undangan lainya. Acara ini meliputi kata-kata sambutan dan perpisahan serta pemberian cendera mata, seluruh rangkaian acara ini ditutup dengan bernyanyi bersama dan ucapan terima kasih dari panitia.
(sumber : pa-tebingtinggi.net(11/12/12))

H. Nandang Hasanudin, SH dan Drs. H. Bisman, M.HI
Tebing Tinggi | 11 Desember 2012
Selasa 11/12/12 Hari ini sekitar pukul 14.00 Wib, Pengadilan Agama Tebing Tinggi mengadakan acara Pisah Sambut (H. Nandang Hasanudin, SH) dengan KPA Tebing Tinggi yang baru (Drs. H. Bisman, M.HI). Dimana seperti diketahui KPA Tebing Tinggi yang baru akan melaksanakan tugas sebagai pimpinan di Pengadilan Agama Tebing Tinggi.
Acara Pisah Sambut berlangsung sederhana tetapi bersahaja, ini dibuktikan acara tersebut dilaksanakan dikantor Pengadilan Agama Tebing Tinggi tepatnya di Aula. yang dihadiri seluruh pegawai beserta keluarga dan para undangan yaitu KPA Pematangsiantar (Drs. M. Jhon Afrijal, SH., MH beserta isteri). Dalam hal lain melalui hubungan telepon KPTA Medan, WKPTA Medan, PANSEK PTA Medan dan Hakim Pengawas Bidang (H. Busro, SH.,MH) dan Drs. H. Syamsuddin Harahap, SH memohon maaf tidak dapat hadir dalam acara baik di kantor Pengadilan Agama Tebing Tinggi maupun di Balai Kartini, berhubung terjebak macet di Tanjung Morawa dan memutuskan untuk kembali ke Medan. Acara dibuka protokol oleh Bapak H. Zainul rifin, SH, dilanjutkan dengan pembacaan do'a oleh Joni, S.Ag serta laporan dari ketua panitia Ibu Dra. Emidayati.
Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi (Drs. H. Bakti Ritonga, SH., MH) secara pribadi maupun mewakili seluruh pegawai mengucapkan "terima kasih atas bimbingan dan pembinaan serta hubungan kekeluargaan yang terbina selama ini dan mohon maaf bila ada kata maupun sikap yang kurang berkenan dihati kepada Bapak H. Nandang Hasanudin, SH " ungkapnya. Dan kami atas nama seluruh pegawai telah memaafkan bapak bila ada khilaf dan salah.

Bapak H. Nandang Hasanudin, SH berserta Isteri Dra. Etty Cahyati
Kemudian ucapan selamat tinggal dari Bapak H. Nandang Hasanudin, SH yang didampingi istri setia (Dra. Etty Cahyati) diiringi hujan air mata dari seluruh pegawai yang sebentar lagi beliau pergi meninggalkan Pengadilan Agama Tebing Tinggi serta Kota Tebing Tinggi yang tercinta menuju ketempat tugas yang baru di Pengadilan Agama Tasikmalaya (kota kelahiran), dimana beliau mengungkapkan isi hatinya juga meminta maaf dan mohon diri "jika selama kurang lebih 4 (empat) tahun 5 (lima) bulan menjabat sebagai KPA Tebing Tinggi banyak mempunyai khilaf dalam pelaksanaan tugas yang dipimpin dan juga saya memaafkan serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai, mulai dari pejabat fungsional, wakil ketua, panitera sekretaris, pejabat struktural maupun honorer atas kerjasama yang baik serta kekompakkan dan kekeluargaan yang selama ini terjalin di lingkungan Pengadilan Agama Tebing Tinggi dan tak lupa beliau menyampaikan berharap sepeninggal dirinya Pengadilan Agama Tebing Tinggi yang dipimpin oleh Drs. H. Bisman, M.HI lebih baik lagi dan maju". Ujarnya.
Dalam kesempatan acara tersebut KPA Tebing Tinggi yang baru juga memberikan sambutannya yang secara singkat mengucapkan terima kasih atas penyambutan dari Bapak H. Nandang Hasanudin, SH "yang mana beliau menyambut saya dengan hangat, rasa kekeluargaan dan penuh keakraban". Ketua Pengadilan Agama Tebing Tinggi berjanji akan meneruskan program-program kerja yang sudah dimulai oleh Bapak H. Nandang Hasanudin, SH dan akan menjaga tali silaturahmi yang sudah terjalin baik dengan semua instansi, masyarakat dan pegawai Pengadilan Agama Tebing Tinggi. Selamat bertugas ditempat yang baru untuk Bapak H. Nandang Hasanudin, SH dengan iringan do'a semoga sukses selalu.

Acara berjalan khidmat dan penuh dengan hujan air mata saat seluruh pegawai bersalam-salaman. Acara selesai sekitar pukul 16.30 Wib. Pada Malam harinya, di tempat terpisah Pemko Tebing Tinggi juga mengadakan acara pisah sambut untuk KPA Tebing Tinggi yang lama dengan KPA Tebing Tinggi yang baru, bertempat di Gedung Balai Kartini di Jalan Kartini Kota Tebing Tinggi, yang mana dihadiri oleh Walikota (Ir H Umar Z Hasibuan MSc) dan Wakil Walikota (H Irham Taufik SH) serta MUSPIDA dan undangan lainya. Acara ini meliputi kata-kata sambutan dan perpisahan serta pemberian cendera mata, seluruh rangkaian acara ini ditutup dengan bernyanyi bersama dan ucapan terima kasih dari panitia.
(sumber : pa-tebingtinggi.net(11/12/12))
KPA Tarutung : “Kritik dan Saran Sangat Dibutuhkan Untuk Kemajuan Bersama”

Seperti biasanya, setiap hari Selasa Pengadilan Agama Tarutung selalu melaksanakan acara Tuesday Meeting kecuali ada hal-hal tertentu yang bisa dijadikan sebagai alasan untuk tidak melaksakannya seperti pada hari Selasa, tanggal 4 Desember 2012 yang lalu acara ini tidak terselenggara karena Ketua, Wakil Ketua, Pansek serta Wasek Pengadilan Agama Tarutung sedang mengikuti acara Rapat Koordinasi dan Evaluasi yang dilaksanakan di Medan sejak tanggal 3 s/d 6 Desember 2012.
Tuesday Meeting, kali ini Selasa, tanggal 11 Desember 2012 diisi dengan berbagai hal diantaranya sosialisasi tentang hasil Rakor dan Evaluasi yang diikuti oleh para pejabat Pengadilan Agama Tarutung tersebut di atas yang disampaikan oleh bapak Ketua P.A. Tarutung Drs. H. Mahmud Dongoran, MH serta persoalan pengawasan internal yang disampaikan oleh Bapak wakil Ketua Drs. H.Martias.
Dalam penyampaian hasil Rakor dan Evaluasi ini Bapak Ketua lebih menitik beratkan kepada materi tentang budaya kerja sebagaimana yang diamanatkan oleh Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, yaitu: niat yang ikhlas, Rajin, tekun, teliti, semangat, ceria dan kebersamaan. Sedang, Pak Wakil Ketua lebih menekankan pada schedule time pengawasan.
Ada hal yang sangat menarik setelah Bapak Ketua selesai menyampaikan sosialisasi hasil Rakor dan Evaluasi yaitu pernyataan beliau yang mengatakan bahwa sebagai pimpinan sangat mengharapkan adanya kritik dan saran demi peningkatan kwalitas kinerja di masa yang akan datang serta untuk kemajuan bersama, hal ini dalam rangka mensukseskan rencana atau program yang telah dicanangkan untuk tahun 2013 dimana pada tahun itu telah ditetapkan oleh Bapak Ketua sebagai tahun peningkatan kwalitas kinerja.
Dengan adanya peluang untuk menyampaikan kritik dan saran tersebut, lalu bapak Amri Yantoni, SHI.,MA (Hakim P.A. Tarutung) tidak mau buang-buang kesempatan, beliaupun langsung meminta izin agar diberi waktu untuk menyampaikan kritik dan saran. Ada beberapa hal yang disampaikan oleh Pak Amri baik kritik maupun saran, yaitu pertama, agar kwantitas acara diskusi khususnya di kalangan hakim supaya ditingkatkan, kedua mengenai pelaksanaan examinasi putusan, ketiga agar hakim pengawas lebih diberdayakan lagi, keempat agar calon panitera pengganti diberdayakan sebagai panitera local mengingat pada saat ini tinggal panitera yang ada di P.A. Tarutung, kelima mengenai persoalan hasil rapat yang selama ini sering dianulir oleh hasil rapat pihak-pihak tertentu.
Atas kritik dan saran yang disampaikan oleh Pak Amri tersebut, baik Ketua maupun Wakil Ketua sangat berterima kasih. Wakil Ketua sebagai Ketua IKAHI mengatakan bahwa di tahun yang akan datang akan lebih banyak mengagendakan acara diskusi khususnya di kalangan para hakim agar profesionalisme para hakim semakin meningkat. Adapun Bapak Ketua menyatakan bahwa khusus mengenai persoalan hasil rapat yang bisa dianulir oleh beberapa pihak berjanji tidak akan pernah terulang lagi seperti di masa-masa lalu, oleh karena itu Ketua menekankan disinilah urgensinya dokumen hasil rapat yang bisa dijadikan untuk bahan rujukan apalagi apabila terjadi pembiasan terhadap hasil rapat itu sendiri.
Setelah Ketua memberikan tanggapan yang kesemuanya bernada positif terhadap kritik dan saran tersebut, akahirnya acara Tuesday Meeting yang dimulai sejak pukul 9.00 WIB, maka tepat pada pukul 10.30 acarapun ditutup oleh moderator yaitu Alfian Martinus Hutagalung dengan ucapan hamdalah dengan harapan semoga hasil acara ini dapat diimplementasikan oleh seluruh pegawai Pengadilan Agama Tarutung dalam rangka peningkatan kwalitas kinerja di masa-masa yang akan datang. Aamin. (Admin, Alfian alias Uccok)
sumber: www.pa-tarutung.net (12/12/12)
Rakor Pengadilan Agama Pandan, Dari Database Hingga Honorer

PANDAN – Penegakan sistem dan peraturan adalah kunci menjalankan program kerja di kantor Pengadilan Agama, hal itu disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama Pandan Drs. Ifdal, SH, dalam rapat koordinasi bersama para pegawai di ruang rapat, Senin (10/12).
Dalam rapat koordinasi, banyak materi yang disampaikan secara silih berganti oleh Ketua PA Pandan dan wakil ketua. Antara lain, hasil rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh PTA Medan di hotel Madani Medan dan program kerja menuju reformasi birokrasi peradilan agama.
Dalam paparannya, ketua PA Pandan Drs. Ifdal, SH mengatakan, SAKIP, LAKIP, renstra, dan pelayanan publik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penegakan sistem dan peraturan. Menurut Drs. Ifdal, SH, sistem adalah cara untuk menjalankan peraturan. "SAKIP, LAKIP, program kerja, SIADPA, uraian tugas adalah sistem dan itu sudah jelas, lalu peraturannya juga ada, tinggal dilaksanakan saja, itu yang belum jelas," terangnya.
Bagi Drs. Ifdal, SH, sistem di PA Pandan sudah berjalan, namun belum pada tempatnya. Sementara peraturan sudah ada, tetapi belum berjalan sesuai keinginan. Lebih lanjut ketua PA Pandan menginginkan, peraturan yang sudah ada harus berjalan agar sistem kantor pengadilan agama juga tegak.
Ia mencontohkan, database kepegawaian yang belum maksimal, belum diup-date dan belum sesuai harapan. "Sementara aturannya ada, pedomannya ada, dan SDM-nya juga ada," tegas Drs. Ifdal, SH.
Akibatnya menurut ketua PA Pandan, dalam merumuskan mutasi dan promosi, TPM dari Mahkamah Agung (baca; badilag) cenderung tidak menggunakan database dari satker masing-masing, melainkan menggunakan database sendiri. Hal itu dapat terjadi kesalahan database antara satker dengan Badilag.
"Meskipun kami menyadari bahwa database di Badilag jauh lebih aktual daripada satker, tetapi alangkah lebih baik jika antara database satker dengan badilag sinkron," tegas Drs. Ifdal, SH.
Di tempat yang sama, Pansek PA Pandan Drs. HM. Nasir juga menyindir pentingnya penegakan sistem dan peraturan di PA Pandan. Menurutnya, tenaga honorer juga menjadi bagian dari penegakan sistem dan peraturan. Ke depan, Pansek PA Pandan ini menginginkan agar para tenaga honorer lebih maksimal dalam bekerja dan menghasilkan.
"Kami dapat melakukan evaluasi kepada tenaga honorer, harapan kami agar honorer bekerja maksimal dan bersama-sama menegakkan sistem yang dimaksud," urai Drs. HM. Nasir. (Alimuddin)
sumber: www.pa-pandan.net (10/12/2012)