Hakim Berkualifikasi dari Bumi Asih

www.pa-pandan.net|PANDAN – "Dengan mengucapkan alhamdulillahirrabbil 'alamin, acara ini kita tutup," tegas Drs. H. Muhsin Halim, SH, MH, koordinator rombongan Bimbingan Teknis Hakim dan Pejabat Kepaniteraan Pengadilan Agama (PA) wilayah pantai Barat dalam yurisdiksi Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan, Jumat (12/10).

Ketokan palu Muhsin Hakim disambut gemuruh tepuk tangan peserta Bintek, rasa bahagia dan bangga mengiringi akhir dari kisah singkat bedah berkas dan belajar hukum acara. Akhir pekan yang menyenangkan, para peserta yang terdiri atas para hakim dan pejabat kepaniteraan dari PA Pandan, PA Sibolga, PA Padang Sidimpuan, PA Kota Padangsidimpuan, PA Gunung Sitoli, dan PA Panyabungan itu saling berjabat tangan dan merangkul karena berhasil merampungkan Bintek selama dua hari, Kamis dan Jumat (11-12/10).

Drs. H. Muhsin Halim, SH, MH tidak sendiri, dirinya didampingi tim lain dari PTA Medan, mereka adalah H. Rizwan Syamsuddin, Drs. Muhammad Is, SH, Drs. H. Muchtar Yusuf, SH, dan Harean Rambe, S.Ag.

Meskipun PA Sibolga sebagai tuan rumah, Hotel Bumi Asih Pandan menjadi target pelaksanaan acara tersebut, wajar saja mengingat jarak Kota Sibolga dan Pandan Tapanuli Tengah sekitar 50 menit, akan lebih singkat lagi kalau jalan lintas Padangsidimpuan Sibolga mulus, bersih, dan rata dengan aspal.

"Saya menyambut baik pelaksanaan acara bintek ini, kita berharap hasil bintek segera disosialisasikan dalam bentuk bahan ajar, buku, atau panduan, agar para Hakim dan pejabat kepaniteraan bisa mengikutinya, saya juga berharap hasil bintek ini bisa menjadikan para Hakim PA berkualitas dan berkualifikasi," terang Drs. Miranda di sela acara penutupan.

Bagi Ketua PA Pandan itu, untuk menjadikan hakim berkualifikasi harus didorong oleh berbagai pihak, termasuk hakim tinggi selaku kawal depan Mahkamah Agung. "Dari Bumi Asih ini, PTA Medan akan menghasilkan para Hakim PA yang berkualifikasi," terang Miranda.

Hal senada juga diungkapkan Muhsin Halim, hakim berkualifikasi adalah keharusan sebagai modal menuju badan peradilan agama yang agung. Out put yang dihasilkan dari bintek adalah produktifitas, kualitas, kualifikasi, dan aplikasi hukum formil dan materil. Bagi Muhsin Halim, bintek PTA Medan tidak hanya mengejar kuantitas tetapi juga kualitas.

Suara azan dari masjid al-Munawwar Pandan terdengar, tanda shalat Jumat akan dimulai. Para peserta pria bergegas menuju masjid kecil dekat pantai itu, dan peserta wanita menikmati hidangan makan siang yang disediakan pihak panitia.

Para hakim tampak sumringah, senyum simetris dengan langkah gegap gempita menuju masjid, akhir bintek di Pandan membawa kebahagiaan tersendiri bagi mereka. Kebahagiaan berakhirnya bintek dan kebahagiaan bertemu dengan keluarga tercinta di rumah. (Alimuddin)

sumber: www.pa-pandan.net (16/10/2012)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg