Puncak Acara Peringatan 130 Tahun Peradilan Agama di Pengadilan Agama Kabanjahe

Kabanjahe|pa-kabanjahe.net

Pengadilan Agama Kabanjahe gelar acara puncak peringatan 130 Tahun Peradilan Agama pada hari Jum’at (21/09/2012). Acara berlangsung dengan meriah namun khidmat. Meriah karena adanya kegiatan hiburan berupa lomba makan kerupuk serta memasukkan paku ke dalam botol dan khidmat karena ditutup dengan upacara sebagai tanda berakhirnya seluruh aktifitas dalam memperingati 130 Tahun Peradilan Agama tersebut yang telah dimulai sejak tanggal 7 September 2012.

Acara ini diikuti penuh semangat dan dalam suasana penuh keakraban oleh pimpinan pengadilan bersama seluruh pegawai. Dharmayukti Karini Pengadilan Agama Kabanjahe juga tidak ketinggalan ambil bagian karena memang termasuk peserta yang ditetapkan untuk terlibat aktif mengikuti seluruh kegiatan.


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, lomba makan kerupuk dan memasukkan paku ke dalam botol adalah salah satu cabang pertandingan yang diagendakan dalam gelaran semarak peringatan 130 Tahun Peradilan Agama di lingkungan Pengadilan Agama Kabanjahe. Sementara itu tenis eksekutif, tenis meja, dan catur telah usai dua hari sebelumnya. Pelaksanaan pertandingan sesuai perencanaan tidak digelar sekaligus melainkan secara estafet sehingga pelayanan publik dan pelaksanaan tupoksi tetap yang utama.

Tidak terasa dua jam sudah telah berlalu. Lomba makan kerupuk dan memasukkan paku ke dalam botolpun usai. Setelah ditentukan para “sang juara”, tepat jam 11.00 WIB upacara penutupan sebagai acara puncak peringatan 130 Tahun Peradilan Agama kemudian dilaksanakan. Suasana khidmat sangat dalam terasa. Seluruh peserta terbawa arus dengan amanat yang disampaikan Ketua Pengadilan Agama Kabanjahe, Drs. Zulkifli Siregar, SH, MH. Amanat yang singkat itu mengedepankan pesan dan menggambarkan sejarah di mana Peradilan Agama dipenuhi oleh riak pasang surut akan keberadaannya. Oleh sebab itu, peranan aktor sejarah Peradilan Agama mutlak tidak terabaikan dan senantiasa menjadi inspirasi untuk kemajuan peradilan agama di masa mendatang.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pertandingan yang digelar bukan semata-mata untuk mencari kalah menang melainkan lebih penting dari itu menjadi wahana mempererat persahabatan dan jalinan silaturrahmi di antara warga Pengadilan Agama Kabanjahe.

Upacarapun selesai. Pengumuman “sang juara” diperdengarkan dan penyerahan hadiah ditunaikan. Tenis eksekutif peringkat berurutan diraih oleh Jasman, SH, Syahril, Drs. Zulkifli Siregar, SH, MH, dan Ahmad Syafruddin, SH, MH. Kategori Putri oleh Ny. Dra. Ani Zulkifli Siregar, Fitri, SHI, Ny. Dra. Khairani Jasman, dan Hj. Siti Ramlah, SHI. Untuk tenis meja single putra adalah Jasman, SH, Ahmad Syafruddin, SHI, MH, Syahril, dan Muhammad Dani sedangkan double oleh Drs. M. Amin, SH, MH/Ahmad Syafruddin, SHI, MH, Arminul, SH/Syahril, Jasman, SH/Basyirun Maha, SH, dan Januardi Jambak/Jaka Cahya Anugerah. Untuk kategori tenis meja single putri berurutan Rosintan Sembiring, SH, Ny. Dra. Ani Zulkifli Siregar, Fitri, SHI, dan Yulistia, SH, M. Sy.

Pertandingan catur dimenangkan oleh Basyirun Maha, SH disusul Ibrahim Lubis, SHI, MH, Jasman, SH, dan Syawaluddin Nasution, SHI. Adapun untuk kategori hiburan, lomba makan kerupuk putra diraih M. Adri Hasibuan, Jaka Cahya Anugerah, dan Drs. Zulkifli Siregar, SH, MH. Untuk putrinya adalah Ny. Neng Sri Muhammad Amin, Fitri, SHI, dan Ny. Dra. Khairani Jasman. Terakhir untuk lomba memasukkan paku ke dalam botol berurutan Drs. Zulkifli Siregar, SH, MH disusul Januardi Jambak dan Mhd Dani. Di luar nama di atas tetap diserahkan hadiah hiburan sebagai bukti persahabatan dan jalinan silaturrahmi bagi seluruh warga Pengadilan Agama Kabanjahe.

Pelepasan dan Pengantar Tugas Hakim Drs. Maimuddin

Seusai acara puncak peringatan 130 Tahun peradilan agama yang digelar di halaman depan kantor Pengadilan Agama Kabanjahe sebelum sholat Jum’at, berikutnya setelah sholat jum’at dilaksanakan acara melepas dan mengantar tugas  hakim Pengadilan Agama Kabanjahe, Drs. Maimuddin, yang alih tugas di Pengadilan Agama Lubuk Pakam kelas I.b, berdasarkan hasil Tim Promosi dan Mutasi (TPM) tahap I bulan Juni 2012.

Acara tersebut diselenggarakan di ruang sidang utama (Sinabung) Pengadilan Agama Kabanjahe yang juga dihadiri oleh seluruh pegawai dan Dharma Yukti Karini Pengadilan Agama Kabanjahe.

Dalam acara yang dipandu oleh Januardi Jambak tersebut Drs. Maimuddin, dalam kata-kata pamitan menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh pegawai Pengadilan Agama Kabanjahe jika selama 8 tahun 3 bulan 3 hari bertugas di  Pengadilan Agama Kabanjahe terdapat kata-kata maupun perbuatan yang tidak berkenan. Sedangkan terhadap kesalahan dari teman-teman di sini, yang mungkin ada, sambung Maimuddin, telah terlebih dahulu dimaafkan.

Lebih lanjut Maimuddin menyatakan bahwa, pergaulan di Pengadilan Agama Kabanjahe cukup memberikan kesan yang cukup baik, penuh kekeluargaan. Sehingga dapat mengobati perasaan yang sempat kesal karena kawan-kawan hakim yang belakangan datang dan bertugas di Pengadilan Agama Kabanjahe, telah terlebih dahulu dipindahkan. “Saya tinggal sendiri di Pengadilan Agama Kabanjahe, sementara kawan-kawan hakim yang lain, yang belum lama bertugas di Pengadilan Agama Kabanjahe dipindahkan”, ujarnya sambil menahan sendu mengingat-ingat keadaan sekitar dua tahun lalu. Sedangkan isteri beliau yang mendampinginya saat berpidato, matanya berkaca-kaca seraya melapnya dengan sapu tangan.

Selanjutnya beliau mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh pegawai Pengadilan Agama Kabanjahe yang telah menjalin kerjasama yang baik dalam bertugas.

Berikutnya kata-kata melepas dan mengantar tugas mewakili pegawai Pengadilan Agama Kabanjahe, disampaikan oleh Wakil Ketua, Drs. Muhammad Amin, SH., MH.  Dalam kata-kata pengantar tugasnya, Muhammad Amin atas nama seluruh pegawai Pengadilan Agama Kabanjahe menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kesalahan yang berakibat dosa, selama bergaul di Pengadilan Agama Kabanjahe, baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan.

Menyinggung perasaan sedih yang disampaikan Drs. Maimuddin ketika ditinggal sendiri sebagai hakim di Pengadilan Agama Kabanjahe, Muhammad Amin mengatakan bahwa “Dalam kesendirian sebagai hakim di Pengadilan Agama Kabanjahe setelah ditinggal hakim-hakim lain karena dipindahkan, memberi hikmah tersendiri bagi pimpinan dan hakim-hakim yang secara berbarengan ditugaskan di PA Kabanjahe”. Ujar Muhammad Amin dalam pidatonya. “Karena ada tempat bertanya dan bertukar pikiran mengenai keadaan di daerah Kabanjahe”. Ungkap Wkpa lebih lanjut.

Terakhir kata sambutan dan bimbingan serta arahan dan pengantar tugas disampaikan oleh Ketua PA Kabanjahe, Drs. Zulkifli Siregar, SH., MH. Dalam sambutannya, KPA Kabanjahe menyampaikan bahwa perpindahan tugas dan mutasi merupakan hal yang biasa. Kesabaran yang ditunjukkan oleh Bapak Drs. Maimuddin, membuahkan hasil manis, yaitu mutasi langsung ke pengadilan kelas I.b di Lubuk Pakam, selain berdekatan dengan rumah tempat tinggal. KPA lebih lanjut menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang baik selama di Pengadilan Agama Kabanjahe. “Sesungguhnya perpisahan ini hanya pisah kantor tempat bertugas, dan dimungkinkan akan bertemu kembali di kantor lain”, ujar KPA. Oleh karenanya meski pisah kantor, lanjut KPA, menjalin silaturrahim diharapkan tetap dapat dipelihara dengan baik.

Selanjutnya KPA mengucapkan selamat bertugas di PA Lubuk Pakam kelas I.b dengan perkara yang jauh lebih banyak dibanding di PA Kabanjahe. Dengan harapan Bapak Drs. Maimuddin tetap sukses bertugas di tempat yang baru.

Acara pengantar tugas berikutnya dilanjutkan dengan pemberian tanda jalinan kasih dan kenang-kenangan kepada bapak Drs. Maimuddin bersama isteri, baik tanda kenang-kenangan dari kantor Pengadilan Agama Kabanjahe maupun dari pimpinan dan para hakim maupun pegawai.

Seusai pemberian cendera mata, kemudian acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ahmad Syafruddin SHI., MH, Hakim Pengadilan Agama Kabanjahe dan diakhiri dengan salam-salaman pemberian ucapan selamat kepada Bapak Drs. Maimudin bersama isteri.

(asy/ma)

(sumber : pa-kabanjahe.net(26/09/12))

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg