Senin, 04 Oktober 2021, Khoirul Bahri, S.Ag, Panitera Pengadilan Agama Gunungsitoli mendaftarkan sita jaminan yang telah diletakkan pada sejumlah objek tanah dan bangunan yang terletak di wilayah Kabupaten Nias Utara. 

Setelah diarahkan petugas untuk mendapatkan layanan, seluruh berkas permohonan dan syarat-syarat lainnya diserahkan langsung panitera kepada petugas layanan Badan Pertanahan, kemudian setelah dilakukan pengecekan kelengkapan berkas dan dianggap sudah lengkap, petugas layanan menyampaikan bahwa permohonan sita ini akan dicatatkan di buku tanah agar objek yang dilakukan sita terjamin dari pengalihan atau pemindahtanganan kepemilikan.

Peran serta Badan Pertanahan terhadap objek yang dilakukan sita jaminan merupakan ketentuan per-undang-undangan yang berlaku agar terjaminnya objek-objek yang di sita.

Dalam perundang-undangan yang berlaku, apabila yang disita adalah sebidang tanah, dengan atau tanpa rumah, maka berita acara penyitaan harus didaftarkan sesuai ke­tentuan yang terdapat dalam pasal 227 (3) jo pasal 198 dan pasal 199 HIR. Apabila penyitaan tersebut telah didaftarkan di Badan Pertanahan Nasional atau Kelurahan, maka sejak didaftarkannya itu, tersita dilarang untuk menyewakan, mengalih kan dengan cara apapun, atau membebankan/menjaminkan tanah tersebut. Tindakan tersita yang bertentangan dengan larangan tersebut adalah batal demi hukum.

Sambutan ramah yang ditunjukkan petugas PTSP kantor Badan Pertanahan Nias memberikan kesan bersahabat dan adanya petugas yang mengarahkan memudahkan untuk mendapatkan layanan yang ingin didapatkan.

By : Jurdilaga Gusti

  • 807-d-bahrin.jpg
  • 808-d-syukron.jpg
  • 809-d-syarifuddin.jpg
  • 900-d-parlan.jpg
  • 901-s-basuni.jpg
  • 901-s-mazharuddin.jpg
  • 902-s-syaifuddin.jpg
  • 903-s-syaiful.jpg
  • 904-s-abdullah.jpg
  • 905-s-nurhayati.jpg
  • 906-s-jamaluddin.jpg