Medan, Jumat, 3 Oktober 2025 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjalin kerja sama melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang peningkatan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium UMSU pada Jumat, 3 Oktober 2025, pukul 14.00 WIB s.d. selesai.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua PTA Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., hadir bersama Drs. Ahmad Sobardi, S.H., M.H. dan Mhd. Syahrur Ramadhan, S.H., M.H.. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara lembaga peradilan dan institusi pendidikan tinggi, khususnya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang hukum dan peradilan agama.

Acara dimulai dengan sambutan dari pihak UMSU dan PTA Medan, dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua lembaga. MoU tersebut mencakup kolaborasi dalam kegiatan akademik, pelatihan hukum, penelitian ilmiah, serta kesempatan magang bagi mahasiswa Fakultas Hukum dan Syariah UMSU di lingkungan peradilan agama.
Usai penandatanganan, Ketua PTA Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., turut menjadi narasumber dalam Kuliah Umum yang dihadiri oleh dosen, mahasiswa, dan civitas akademika UMSU. Dalam kesempatan tersebut, beliau memaparkan peran penting peradilan agama dalam pembangunan hukum nasional serta tantangan pengadilan modern di era digitalisasi.
Kegiatan ini menandai komitmen bersama antara PTA Medan dan UMSU dalam memperkuat kolaborasi pendidikan dan peradilan, sehingga tercipta sinergi antara dunia akademik dan praktik hukum. Melalui kerja sama ini, diharapkan mahasiswa UMSU dapat memperoleh pemahaman yang lebih aplikatif tentang sistem peradilan agama, sementara PTA Medan dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu hukum melalui kegiatan edukatif dan penelitian bersama.

Penandatanganan MoU sekaligus pelaksanaan kuliah umum ini juga menjadi wujud nyata upaya PTA Medan dalam mendukung visi Mahkamah Agung RI untuk membangun peradilan yang modern, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Medan, 1 Oktober 2025 – Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., melaksanakan kunjungan kedinasan ke dua satuan kerja peradilan agama di wilayah hukum PTA Medan, yaitu Pengadilan Agama (PA) Simalungun dan Pengadilan Agama (PA) Sei Rampah, pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin PTA Medan dalam melakukan pembinaan, pengawasan, dan pemantauan secara langsung terhadap pelaksanaan tugas serta pelayanan peradilan di tingkat pertama. Dalam kunjungan tersebut, Ketua PTA Medan disambut oleh pimpinan, hakim, pejabat struktural, serta seluruh aparatur peradilan di masing-masing satuan kerja.
Kunjungan kedinasan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara PTA Medan dengan satuan kerja di bawahnya, sekaligus memastikan seluruh pelaksanaan tugas telah berjalan sesuai dengan standar operasional dan kebijakan Mahkamah Agung RI. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi, mendengarkan kendala yang dihadapi satker, serta memberikan arahan strategis dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan kunjungan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih efektif antara PTA Medan dan satuan kerja peradilan agama, sehingga seluruh aparatur dapat bekerja lebih optimal, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kunjungan ini juga menjadi bentuk nyata komitmen PTA Medan dalam mendukung pelaksanaan tugas peradilan tingkat pertama agar selaras dengan visi dan misi Mahkamah Agung, yakni mewujudkan peradilan yang agung, modern, dan terpercaya.
Medan, Kamis, 2 Oktober 2025 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh satuan kerja (satker) peradilan agama se-wilayah hukumnya secara daring (online). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi, evaluasi kinerja, serta penyelarasan program kerja di lingkungan peradilan agama wilayah Sumatera Utara.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Ketua PTA Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., serta dihadiri oleh Wakil Ketua PTA Medan, Dr. Darmansyah Hasibuan, S.H., M.H., Panitera PTA Medan, dan Sekretaris PTA Medan. Kegiatan ini juga diikuti oleh para Ketua, Panitera, Sekretaris, dan perwakilan dari seluruh pengadilan agama tingkat pertama di bawah wilayah hukum PTA Medan.
Rapat koordinasi ini menjadi sarana penting untuk menyampaikan arahan pimpinan terkait pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan, membahas capaian kinerja hingga triwulan ketiga tahun 2025, serta mengevaluasi hambatan yang dihadapi satker di lapangan. Selain itu, Rakor juga dimanfaatkan untuk menyelaraskan langkah strategis dalam menghadapi program kerja pada akhir tahun dan perencanaan tahun berikutnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan kerja di bawah PTA Medan dapat semakin meningkatkan koordinasi, memperkuat komunikasi, dan menyamakan visi dalam mewujudkan peradilan agama yang modern, profesional, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
Rakor ini juga menjadi wujud komitmen PTA Medan dalam mengawal implementasi kebijakan Mahkamah Agung RI serta memastikan seluruh satuan kerja dapat bergerak selaras menuju pencapaian target kinerja lembaga peradilan.

Medan, 1 Oktober 2025 — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu (1/10/2025) pukul 08.00 WIB di pelataran lantai 1 kantor PTA Medan, Jalan Kapten Sumarsono No. 12, Helvetia Timur, Kota Medan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan, hakim tinggi, panitera, sekretaris, pejabat struktural, fungsional, hingga aparatur sipil negara di lingkungan PTA Medan.
Berdasarkan surat undangan resmi bernomor 899/KPTA.W2-A/UND.HM3.1.1/IX/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., upacara ini merupakan tindak lanjut dari surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 15388/SEK/HM3.1.1/IX/2025 tertanggal 29 September 2025.
Dalam upacara tersebut, Wakil Ketua PTA Medan, Dr. H. Darmansyah Hasibuan, S.H., M.H. bertindak sebagai pembina upacara, dengan didampingi ajudan Agum Bramastio, S.I.Kom.. Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan meliputi penghormatan umum, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, serta pembacaan doa.
Beberapa petugas yang turut berperan antara lain Shara Notasa, S.E. sebagai protokol, Martin Angga Hardiyanto, S.Kom. sebagai pemimpin upacara, Fakhruddin Siregar, S.Ag., M.H. sebagai pembaca naskah Pembukaan UUD 1945, Muhammad Syahrur Ramadhan, S.H., M.H. sebagai pembaca naskah Ikrar, dan Herman, S.H., M.H. sebagai pembaca doa.

Dengan diselenggarakannya upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan meneguhkan komitmen seluruh aparatur peradilan agama terhadap ideologi Pancasila sebagai dasar negara.
Upacara yang berjalan lancar dan tertib ini menjadi wujud nyata semangat aparatur peradilan agama dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat kebangsaan di tengah tantangan zaman.

Medan, 23 September 2025 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan kembali menorehkan langkah penting dalam memperkuat jajaran peradilan dengan dilantiknya Dra. Biva Yusmiarti, M.A. sebagai Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan. Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua PTA Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., bertempat di Aula Pengadilan Tinggi Agama Medan.
Acara pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Wakil Ketua, Hakim Tinggi, para Pejabat Struktural dan Fungsional, Pelaksana, CPNS dan PPPK, Dharmayukti Karini, serta turut mengundang tamu Purnabakti Hakim Tinggi PTA Medan yaitu Bapak Syamsuddin Harahap beserta istri. Dalam sambutannya, Ketua PTA Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat integritas dan profesionalisme di lingkungan peradilan agama, khususnya Pengadilan Tinggi Agama Medan.
“Kehadiran Hakim Tinggi baru di PTA Medan diharapkan mampu memberikan energi baru dalam menghadapi dinamika hukum, khususnya hukum perdata agama yang semakin kompleks dan menuntut ketajaman analisis serta kepekaan sosial,” ujar Dr. Insyafli dalam sambutannya. Beliau juga menambahkan bahwa perkembangan masyarakat modern membawa tantangan tersendiri bagi lembaga peradilan agama, mulai dari perkara waris, wakaf, hingga ekonomi syariah. Oleh karena itu, kompetensi dan integritas para hakim tinggi menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
Pelantikan ditutup dengan doa bersama dan pemberian ucapan selamat dari seluruh jajaran PTA Medan. Kehadiran Hakim Tinggi yang baru diharapkan semakin memperkuat langkah Pengadilan Tinggi Agama Medan dalam memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan, transparan, dan berintegritas tinggi di tengah perkembangan dan tantangan hukum nasional.



