Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Wakil Ketua PA Balige

Balige, pa-balige.net

Ketua Pengadilan Agama Balige, Bapak Drs. Mazharuddin, MH, pada hari Jumat 30 Juli 2010 mengambil sumpah jabatan dan melantik Bapak Drs. Al Azhary, SH., MH sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Balige. Bapak Drs. Al Azhary, SH., MH dilantik menjadi Wakil Ketua PA Balige berdasarkan Surat Keputusan Mahkamah Agung RINomor : 2376/DjA/KP.04.6/VI/2010 tanggal 30 Juni 2010.

Acara tersebut berlangsung di Mess Pemprovsu, Jalan D.I Panjaitan Balige, berhubung ruang sidang Pengadilan Agama Balige masih dalam tahap rehabilitasi. Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh Bapak Drs. H. Zulkarnain, SH, MH mantan Ketua PA Stabat Kls I B yang telah diangkat sebagai Wakil Ketua PA Jakarta Pusat Kls I A, Ketua PA Stabat yang baru Bapak Drs. H. Syaifuddin, SH, M.Hum, beserta rombongan dari PA Stabat, Ketua PA Tarutung Bapak Drs. Almihan, SH, MH, Ketua PN Langkat Bapak H. Tajuddin, SH, Ketua PN Balige Bapak Avrits Siahaan, SH beserta Wakil Ketua dan para hakim dari PN Balige dan seluruh Keluarga Besar PA Balige.

Dalam sambutannya Bapak Drs. Mazharuddin, MH menyampaikan bahwa jabatan Wakil Ketua merupakan suatu jabatan terhormat dan berharga yang sudah sepantasnya disyukuri dalam arti melaksanakan amanah tersebut dengan selurus-lurusnya dan memberi contoh tauladan yang baik, tidak hanya bagi Keluarga Besar PA Balige, tetapi juga bagi . Hal ini ditekankan Pak Ketua, mengingat Bapak Drs. Al Azhary, SH., MH adalah orang pertama dalam angkatannya yang dilantik sebagai Wakil Ketua di Pengadilan Agama Sumatera Utara. Dalam kesempatan tersebut Pak Ketua juga memberikan kesempatan bagi Bapak Drs. Al Azhary, SH, MH untuk menyampaikan sepatah kata sebagai perkenalan dengan keluarga besar Pengadilan Agama Balige.

Pisah Sambut dan Pengarahan KPTA Medan

Gambar dari kiri ke kanan : Ketua PTA Medan, Drs. H. Soufyan M. Saleh, SH,
Drs. H. Habibuddin Hsb, SH.,MH, Drs. H. M. Jamil, SH (Hakim Tinggi PTA Medan)
dan Ketua PA Lubuk Pakam Drs. H. Abd Hamid Pulungan, SH.,MH

Dalam rangka melepas panitera dan hakim Pengadilan Agama Lubuk Pakam Kelas I.B yang pindah tugas ke pengadilan agama lain, dan menyambut dua orang hakim yang alih tugas ke Pengadilan Agama Lubuk Pakam kelas I.B, pada hari Senin tanggal 2 Agustus 2010 jam 15.00 Wib, telah diadakan acara pisah sambut. Pegawai Pengadilan Agama Lubuk Pakam yang dilepas adalah Drs. Bakti Ritonga, SH.,MH, Hakim Pengadilan Agama Lubuk Pakam yang pindah ke Pengadilan Agama Tebing Tinggi Kelas II yang menduduki jabatan Wakil Ketua, dan Parluhutan, SH Panitera Pengadilan Agama Lubuk Pakam alih tugas ke Pengadilan Agama Stabat Kelas I.B. Sedangkan hakim yang pindah ke Pengadilan Agama Lubuk Pakam adalah Drs. Muslim Sikumbang, SH, sebelumnya hakim pada Pengadilan Agama Kisaran Kelas II dan Dra. Erpi Desrina Hasibuan, SH, sebelumnya Hakim Pengadilan Agama Binjai Kelas II. Acara pisah sambut dihadiri oleh Ketua PTA Medan beserta Ny. Soufyan M. Saleh, dua orang Hakim Tinggi PTA Medan, Ketua PA Stabat dan Pelaksana Ketua PA Kisaran.

Dalam kesempatan acara pisah sambut tersebut, kedua orang yang pindah tugas dalam pidato kesan dan pesannya menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan Pengadilan Agama Lubuk Pakam dan seluruh pegawai jika terdapat kesalahan dalam pergaulan selama bertugas di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, dan menyatakan terima kasihnya kepada Ketua Pengadilan Agama Lubuk Pakam atas semua arahan danbimbingannya.

Dalam acara pisah sambut yang juga dirangkai dengan acara arisan Darma Yukti Karini Cabang Deli Serdang dan Darma Wanita Persatuan Pengadilan Agama Lubuk Pakam tersebut, Ketua Pengadilan Agama Lubuk Pakam Drs. Abd. Hamid Pulungan, SH.,MH dalam sambutannya mengatakan terima kasih kepada kedua orang yang akan alih tugas atas kerjasama dan dukungannya dalam melaksanakan program kerja di Pengadilan Agama Lubuk Pakam. Semoga di tempat yang baru, lanjut KPA, dapat melaksanakan tugas dengan yang lebih baik lagi. Dalam akhir sambutannya, Ketua Pengadilan Agama Lubuk Pakam mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua PTA Medan beserta Hakim Tinggi PTA Medan, yang berkenan hadir dalam acara tersebut, dan Ketua PA Lubuk Pakam selanjutnya memohon Ketua PTA Medan berkenan memberikan arahan serta bimbingan.

Dalam bimbingan dan pengarahannya, Ketua PTA Medan, Drs. H. Soufyan M. Saleh, SH menyampaikan beberapa hal antara lain, menyatakan pertama bahwa pada bulan-bulan dan tahun ini banyak terjadi perpindahan/mutasi pegawai di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah PTA Medan, dan itu sesuatu yang biasa untuk penyegaran dan memacu kreatifitas dalam pekerjaan. Kedua jumlah penduduk di Sumatera Utara belum sesuai prosentasenya dengan perkara yang masuk ke pengadilan agama jika dibanding dengan kemungkinan masih banyak terjadi perceraian di luar pengadilan meski belum ada penelitian, maka walaupun banyak faktor yang menjadi penyebab tidak masyarakat menyelesaikan sengketa di pengadilan, namun seluruh pegawai pengadilan agama harus berupaya sebaik mungkin dalam melayani masyarakat pencari keadilan. Kinerja seluruh aparat pengadilan agama harus ditingkatkan. Ketiga Pengadilan Agama Lubuk Pakam telah ditetapkan sebagai salah satu pengadilan percontohan (pilot project) dari lima pengadilan agama yang menjadi percontohan. Oleh karena itu seluruh komponen di Pengadilan Agama Lubuk Pakam dari pimpinan sampai pegawai, harus mencari sisi-sisi yang dapat dijadikan contoh bagi pengadilan agama lain, selain tugas pokok dan fungsi yang memang harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Keempat tentang mediasi. Meskipun ada laporan tentang keberhasilan mediasi di pengadilan agama dan meskipun prosentasenya keberhasilannya sangat kecil dibanding dengan tingkat keberhasilan mediasi bagi masyarakat Eropa, namun harus dipahami adanya perbedaan budaya yang dianut antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat Eropa. Bagi masyarakat Eropa jika terjadi sengketa perdata, mereka langsung ke pengadilan untuk diselesaikan, sehingga pihak mediator dapat menawarkan banyak alternatif penyelesaian yang belum terpikirkan oleh para pihak. Sedangkan pada masyarakat Indonesia, jika terjadi sengketa perdata mereka mengupayakan perdamaian secara kekeluargaan terlebih dahulu dan banyak pihak di lingkungannya turut membantu menyelesaian sengketa dan setelah tidak berhasil baru ke pengadilan. Dengan begitu, memang masuk akal jika tingkat keberhasilan mediasi di Indonesia masih sangat kecil. Namun demikian, upaya mediasi sebagai upaya damai berdasarkan Perma No. 1 Tahun 2008 harus dilaksanakan dengan sebaik dan seefektif mungkin. Kemudian dalam bagian akhir pengarahannya, Ketua PTA Medan, kembali menekankan supaya semua pegawai Pengadilan Agama Lubuk Pakam sebagai pengadilan agama percontohan lebih bersungguh-sungguh lagi untuk menyajikan yang terbaik bagi pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Kemudian acara ditutup dengan do’a bersama yang pimpin oleh H. Mahmuddin, SH dan dilanjutkan dengan ucapan selamat jalan dengan cara bersalam-salamn kepada pegawai yang pindah tugas. (M. Amin).

 

PELANTIKAN KETUA PENGADILAN AGAMA STABAT, PANDAN, SIMALUNGUN

dan PANITERA PENGGANTI PTA MEDAN

pta-medan.go.id/29-7-2010

Bertempat di gedung Aula PTA Medan telah dilaksanakan Pelantikan 2 orang Panitera Pengganti PTA Medan. Panitera pengganti tersebut adalah Drs. H. Soufyan Sauri, SH. yang sebelumnya menjabat Pansek PA. Rantau Prapat dan Drs. Abdul Hafidzun, SH. yang juga sebelumnya menjabat Pansek PA Tebing Tinggi. Setelah acara pelantikan PP PTA Medan dilanjutkan dengan Pelantikan Ketua Pengadilan Agama antara lain: PA. Stabat Drs. H. Syaifuddin SH. M.Hum, PA. Pandan Drs. Miranda, dan PA. Simalungun Drs. Basuni, SH.

Drs. H. Syaifuddin SH. M.Hum sebelumnya adalah Wakil Ketua PA. Stabat. Lelaki yang lahir di L. Tarap, 25 Januari 1965, memiliki 1 orang isteri, 1 putra dan 3 putri. Dan telah mengabdi di lingkungan Peradilan Agama Sumatera sejak tahun 1991, sedangkan Drs. Miranda sebelumnya adalah Wakil Ketua PA. Sibolga. Lahir di Aek Nabara, 25 Mei 1959, memiliki 1 orang istri dan 4 putra. Beliau telah mengabdi di lingkungan peradilan agama sejak tahun 1986 dan Drs. Basuni, SH. sebelumnya adalah Wakil Ketua PA. Tanjung Balai. Lahir di Majalengka, 5 September 1968 memiliki 1 orang isteri dan 3 orang putri. Beliau telah mengabdi di lingkungan peradilan agama sejak tahun 1993.

Pada kesempatan tersebut Ketua Pengadilan Tinggi Agama, Drs. Soufyan M. Saleh, SH. “ Saya secara pribadi dan atas nama pimpinan PTA mengucapkan selamat kepada para Ketua PA yang baru dilantik dan juga PP PTA Medan, ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri dan keluarga dalam menduduki posisi Ketua PA, disamping itu juga merupakan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya, apalagi kita baru saja menyelesaikan Rakor di Berastagi, banyak hal yang harus kita perbaiki dari hasil evaluasi tengah tahunan tersebut”.

Lanjut H. Soufyan M. Saleh, “kemudian kita juga telah menetapkan beberapa PA sebagai PA percontohan (pilot project.red) di Sumatera Utara ini, contoh dalam segala hal, baik dari segi pelayanan kepada masyarakat para pencari keadilan, juga dalam hal keindahan dan kebersihan kantor, sebagaimana beberapa hari yang lalu, kita telah sama-sama memenuhi undangan PA Stabat yang melaunchingkan sebagai PA Percontohan”.

“Kami akan juga melaunching PA-PA yang telah ditetapkan sebagai PA Percontohan, antara lain PA Medan, Lubuk Pakam, Kisaran, dan Padangsidimpuan, jika kami diundang untuk meresmikannya”, tegas Ketua PTA Medan.

“Akhirnya kami ucapkan terima kasih kepada Pejabat yang lama, yakni Drs. H. Zulkarnain, SH., MH. yang akan bertugas di Jakarta yaitu sebagai wakil Ketua PA Jakarta Pusat, kami harapkan beliau sebagai duta Sumatera Utara dapat memberikan informasi dan masukan kepada kami Pimpinan PTA untuk kemajuan Peradilan AgamaSumatera Utara”, sambut KPTA Medan.

Acara ini juga dihadiri oleh para Hakim Tinggi, Pansek PTA Medan seluruh Pejabat PTA Medan, Ketua PA se Sumut, Waka PA se Sumut, Pansek PA Se Sumut dan juga anggota Dharma Yukti. (admin)

 

 

 

 

pta-medan.go.id

Medan/ 27-7-2010

 

“ada 4 hal yang saya berikan penekanan sesuai dengan hasil Rakor tahun ini, pertama; kita harus menjalankan visi dan misi Mahkamah Agung sebagaimana juga visi dan misi PTA Medan sebagai sebuah impian dan harapan dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai badan Peradilan dan juga menjalankan visi dan misi Rasulullah SAW sebagai Rahmatal lil alamin” demikian sepenggal arahan yang disampaikan oleh Wakil Ketua PTA Medan ketika menutup acara Rakor PTA Medan tahun 2010.

 

Lanjut Drs. H. Syahron Nasution, SH., MH. “kedua; Pengawasan, hendaknya setiap PA harus memfungsikan dan mengoptimalkan hakim pengawas bidang, akan tetapi hendaknya setiap kita juga memahami bahwa di setiap diri kita ada pengawas yang setiap saat mengawasi tindak tanduk kita, inilah yang dinamakan WASKAT”.

“yang ketiga; informasi sebagaimana yang disampaikan oleh Direktur Binganis Ditjen Badilag tentang Promosi dan mutasi hendaknya disikapi dengan baik dan bijaksana, karena itu telah melalui proses yang panjang dalam penentuan Promosi dan mutasi oleh TPM MA, dan yang terakhir adalah pelaksanaan Pola Bindalmin yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan ini, hendaknya para hakim yang mengikuti kegiatan ini diberdayakan dan dioptimalkan di setiap PA guna mengontrol dan mengevaluasi kinerja agar lebih baik dimasa yang akan datang”, tegas Waka PTA Medan.

Semoga tujuan pelaksanaan RAKOR kali ini terwujud sebagaimana harapan pimpinan PTA Medan. (admin)

 

RAPAT KOORDINASI PTA MEDAN TAHUN 2010 DAN BINTEK POLA BINDALMIN

pta-medan.go.id/(25-7-2010)

Adapun tujuan pelaksanaan Rakor ini adalah; 1. Melakukan evaluasi bersama dan timbal balik pelaksanaan tugas kita yang sedang berjalan sejak Januari s.d Juni 2010. Tidak hanya Pengadilan Tinggi Agama mengevaluasi Pengadilan Agama, tapi juga saudara-saudara Ketua Pengadilan Agama mengevaluasi pelaksanaan tupoksi Pengadilan Tinggi Agama sebagai kawal depan Mahkamah Agung baik dalam pelaksanaan tugas teknis, pembinaan/ pengawasan maupun tugas non yudisial serta memberi solusi terhadap permasalahan yang ada, 2. Sebagai sarana komunikasi antara jajaran Pengadilan Agama se Sumatera Utara dengan Mahkamah Agung RI, 3. Wadah silaturrahmi untuk tukar menukar pengalaman, informasi serta pengetahuan antara sesama Ketua, Hakim, Panitera/Sekretaris dalam menjalankan tugas di tempat masing-masing, demikian sepenggal sambutan Ketua PTA Medan dalam acara Pembukaan Rakor PTA Medan dan PA se Sumut yang dilaksanakan di Sinabung Resort yang dihadiri oleh Dirbinganis Drs. H. M. Zuffran Sabrie, MH, dan Dirbinadpa Drs. H. Sayed Usman, SH., MH, sebagai narasumber pada RAKOR dan BINTEK yang diikuti oleh para Hakim Tinggi, Ketua, Wakil dan Pansek PA se Sumut serta pejabat di lingkungan PTA Medan. sedangkan Bintek diikuti oleh Hakim-hakim senior PA se Sumut.

 

Lanjut H. Soufyan M. Saleh, “pada awal April 2010 yang lalu, Tim Pembinaan dan Pengawasan PTA Medan yang terdiri dari Hakim Tinggi, Pejabat Kepaniteraan/ Kesekretariatan telah turun mengunjungi seluruh PA di Sumut untuk melakukan Pembinaan dan Pengawasan secara terpadu. Namun banyak saran-saran yang disampaikan oleh Tim Pembinaan dan Pengawasan seperti misalnya : 1. agar Pimpinan Pengadilan Agama perlu meningkatkan keseriusan, ketelitian, peningkatan wawasan dan konsultasi serta koordinasi, 2. bahwa nampak peran aktif hakim pengawas bidang dalam setiap bulannya, sehingga masih banyak kesalahan dalam berita acara, pembuatan putusan dan minutasi, 3. dalam pelaksanaan tugas agar selalu menggunakan garis koordinasi dan mengaktifkan diskusi dan mendorong peran hakim pengawas bidang, 4. penggunaan SOP, SIADPA, serta penggunan IT yang belum optimal.

“bersamaan dengan Rakor ini juga akan dilaksanakan BINTEK yang diikuti oleh hakim-hakim senior dan Pengadilan Agama se Sumut sebagai kelanjutan dari BINTEK Nasional yang baru-baru ini dilaksanakan di Palembang, di mana dua Hakim Tinggi dari Sumut menjadi pesertanya dan ditugaskan menjadi Narasumber dalam BINTEK di Daerah”, tegas Ketua PTA Medan.

Lanjut beliau, “ada beberapa permasalahan dan rencana ke depan yang kiranya kami berharap dapat pula dibahas bersama dalam Rakor ini seperti misalnya : langkah-langkah strategis Pembangunan PA di Sumut (nanti akan disampaikan), rencana pemilihan PA terbaik tahun 2010, rencana penyusunan Biografi Hakim yang telah almarhum, temuan-temuan hasil pengawasan, peran pengadilan (justice for the poor) serta bantuan hukum bagi pencari keadilan.

Dalam sambutannya Dirbinganis yang mewakili Dirjen Badilag mengatakan, “bahwa Rakor ini mempunyai tujuan yang sangat baik, pertama; mengevaluasi kinerja aparat PTA dan PA se Sumut yang merupakan cerminan wajah kita apakah telah baik atau sebaliknya, kedua; menghimpun permasalahan-permasalahan yang ada di wilayah Sumut, dengan melakukan diskusi untuk meningkatkan apa yang sudah baik, dan memperbaiki yang belum baik”.

Lanjut Zuffran Sabrie, “adapun informasi yang dapat saya sampaikan, pertama adalah program BANKUM (bantuan hukum.red), yang merupakan Program Nasional sebagai amanat UU. No. 50/2010, bahwa di setiap Pengadilan mesti ada Pos Bankum, dan pada 2011 akan diterapkan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan kita”.

“yang kedua; pada saat ini akan mutasi besar-besaran sekitar 800 hakim, termasuk Ketua, Waka yang ada di Sumut, oleh karenanya kami minta agar menerimanya dengan penuh keikhlasan, dan dilantik dengan secepatnya-cepatnya jangan ditunda-tunda lagi”, tegas Direktur.

Sedangkan dalam laporannya Pansek PTA Medan yang juga Ketua OC Rakor, mengatakan bahwa Dasar Penyelenggaraan Rakor dan Bintek SK Ketua PTA Medan Nomor: W2-A/1519/OT.01.1/VI/2010, tanggal 28 Juni 2010, dan waktu pelaksanaan akan diselenggarakan mulai hari Ahad s.d Selasa, tanggal 25 s.d 27 Juli 2010, dan biaya yang timbul dibebankan kepada DIPA PTA Medan 2010, sedangkan tema Rakor kali ni adalah Dengan Rakor kita tingkatkan Profesionalisme dan pelayanan prima.

Semoga dengan acara Rapat Koordinasi dan Bintek dapat meningkatkan profesionalisme aparat peradilan agama Sumatera Utara dan juga dapat memberikan pelayanan yang prima kepada para pencari keadilan.(Admin)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg