
Lubuk Pakam, 13 November 2025 – Pengadilan Tinggi Agama Medan melaksanakan Diskusi Hukum dengan Tema “ STRATEGI MENGATASI HAMBATAN EKSEKUSI UNTUK MEMPERCEPAT PENYELESAIAN PERKARA, acara diskusi hukum ini dilaksanakan pada Hari Kamis, tanggal 13 November 2025, mulai Pukul 09.00 WIB sd. 12.00 WIB, bertempat di ruang aula Pengadilan Agama Lubuk Pakam. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Medan. Peserta diskusi hukum diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua dan Panitera serta Hakim dari 6 Pengadilan Agama yaitu (Pengadilan Agama Medan, Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Pengadilan Agama Binjai, Pengadilan Agama Stabat, Pengadilan Agama Sei Rampah, dan Pengadilan Agama Tebing Tinggi).
Kegiatan ini dilaksanakan di Pengadilan Agama Lubuk Pakam dan dihadiri oleh pimpinan PTA Medan, yakni Ketua Dr. Insyafli, M.H.I. , Wakil Ketua Dr. Darmansyah Hasibuan, S.H., M.H., Panitera Heri Eka Siswanta, S.H., M.H. dan Sekretaris Hilman Lubis, S.H., M.H. PTA Medan, serta diikuti oleh pimpinan dan tenaga teknis ASN dari pengadilan agama se-wilayah Sumatera Utara.
Acara diskusi hukum dibuka oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan Dr. Insyafli, S.H., M.H.I. Dalam Sambutannya Ketua PTA Medan menyampaikan banyak permasalahan yang muncul dalam pra eksekusi, yaitu penaksiran biaya eksekusi hanya sampai aanmaning, dalam pelaksanaan eksekusi, antara lain, amar putusan yang tidak jelas, atau amar yang salah sehingga putusan tidak dapat dieksekusi (non eksekutabel), oleh karenanya hakim harus jelas membuat putusan, jangan sampai putusan menjadi sumber masalah, karena putusan hakim dipertanggungjawabkan dunia akhirat. Oleh karenanya perlu dibentuk tim telaah di masing-masing PA agar problematika pelaksanaan eksekusi bisa menjadi berkurang. Harapan Ketua, setelah diskusi ini para peserta dapat lebih memahami, mendalami dan melaksanakan eksekusi dengan benar.
Sebagai narasumber acara diskusi tersebut adalah Dr. H. Insyafli, S.H.,M.H.I (Ketua PTA Medan), dan Dr. H. Darmansyah Hasibuan, S.H., M.H. (Wakil Ketua PTA Medan). Sebagai Moderator adalah H. Hadi Eka Siswanta, S.H., M.H. Dalam Diskusi tersebut, Ketua Pengadilan Agama Medan menyampaikan paparan sekitar permasalahan eksekusi dan penyelesaiannya, mulai dari pra eksekusi, pelaksanaan eksekusi dan setelah eksekusi.
Wakil Ketua menyampaikan tentang pembinaan dan pengawasan serta pengaduan yang ada di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Medan, oleh karenanya para hakim dan Panitera harus berhati-hati dalam menerima, memeriksa, mengadili dan memutus serta menyelesaikan perkara sehingga menjamin kepastian hukum bagi masyarakat pencari keadilan. Setelah pemaparan materi acara dilanjutkan dengan diskusi, tanya jawab. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, bersahabat dan akrab tersebut banyak pertanyaan yang disampaikan oleh para peserta dan semua sudah dijawab dan diberikan solusi oleh nara sumber. Acara diskusi ditutup pukul 12.00 WIB.

Diskusi ini menjadi wadah penting untuk membahas berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan eksekusi perkara serta mencari solusi strategis guna mempercepat proses penyelesaian. Melalui forum ini, diharapkan muncul pemahaman bersama mengenai langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan dalam mendukung kinerja peradilan agama yang efektif, efisien, dan berkeadilan.
Selain membahas aspek teknis eksekusi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya sinergi antara jajaran teknis dan administratif dalam memperkuat koordinasi penyelesaian perkara di tingkat pertama dan banding.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PTA Medan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan profesionalitas aparatur peradilan agama, khususnya dalam hal manajemen perkara dan penegakan hukum yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat pencari keadilan.
Kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat kolaboratif, mencerminkan keseriusan seluruh peserta dalam memperkuat implementasi strategi percepatan penyelesaian perkara di wilayah hukum PTA Medan.
Medan, 10 November 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan yang berlangsung dengan khidmat di lobi kantor PTA Medan. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan PTA Medan, para Hakim Tinggi, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK di lingkungan PTA Medan.
Upacara dipimpin langsung oleh Ketua PTA Medan, Dr. Insyafli, M.H.I., yang bertindak sebagai pembina upacara. Seluruh peserta mengikuti jalannya upacara dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa.

Upacara berlangsung tertib dan lancar dengan susunan petugas sebagai berikut:
- Pemimpin Upacara: Martin Angga Hardiyanto, S.Kom.
- Pembaca Naskah Pembukaan UUD 1945: Van Stevid Situmorang, S.E., M.M
- Pembaca Pesan-Pesan Pahlawan: Ahmad Wahyudi Nasution, S.Th.I., S.H., M.M.
- Pembaca Doa: Muhammad Syahrur Ramadhan, S.H., M.H.
- Master of Ceremony (MC): Sri Fitriati, M.Kom.
Dalam pembacaan pesan-pesan pahlawan, disampaikan kutipan inspiratif dari para tokoh nasional yang menekankan pentingnya semangat perjuangan, kesatuan, serta pengabdian tulus demi kemajuan bangsa Indonesia.
Dalam upacara tersebut juga dibacakan Amanat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, yang menekankan tiga keteladanan utama dari para pahlawan bangsa: kesabaran dalam berjuang, pengabdian tanpa pamrih demi kepentingan bangsa, dan pandangan jauh ke depan untuk generasi penerus.

Amanat tersebut juga mengingatkan bahwa perjuangan di masa kini bukan lagi dengan senjata, melainkan melalui ilmu, empati, dan pengabdian. Menteri Sosial mengajak seluruh elemen bangsa untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja keras, berpikir jernih, serta melayani masyarakat dengan tulus sebagai wujud nyata dari semangat “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.”
Upacara peringatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh aparatur PTA Medan untuk meneladani nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Melalui semangat kepahlawanan, diharapkan seluruh ASN terus menumbuhkan dedikasi, integritas, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan.
Dengan semangat Hari Pahlawan, PTA Medan berkomitmen untuk terus bekerja dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian demi terwujudnya peradilan agama yang bersih, profesional, dan berintegritas.
Medan, 5–6 November 2025 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan menyelenggarakan kegiatan Diskusi Hukum dengan tema “Percepatan Penyelesaian Perkara”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, selama dua hari, mulai Rabu hingga Kamis, 5–6 November 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan PTA Medan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) bidang teknis PTA Medan, serta perwakilan dari pengadilan agama tingkat pertama di bawah wilayah hukum PTA Medan.
Diskusi hukum ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan meningkatkan efektivitas aparatur peradilan dalam proses penyelesaian perkara yang cepat, tepat, dan berkeadilan. Melalui forum ini, peserta diharapkan dapat bertukar pengalaman dan merumuskan strategi terbaik untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi dalam proses penanganan perkara di pengadilan agama.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi pelaksanaan penyelesaian perkara selama tahun berjalan, sekaligus merancang langkah-langkah percepatan guna mendukung target kinerja Mahkamah Agung RI dalam mewujudkan peradilan yang modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan diisi dengan sesi diskusi interaktif dan pemaparan materi dari para pejabat dan hakim tinggi PTA Medan yang membahas berbagai aspek strategis. Melalui pembahasan ini, diharapkan setiap satuan kerja peradilan di bawah PTA Medan dapat mengimplementasikan langkah konkret untuk mempercepat penyelesaian perkara tanpa mengabaikan prinsip keadilan dan profesionalitas.
Kegiatan Diskusi Hukum Percepatan Penyelesaian Perkara ini mencerminkan komitmen PTA Medan dalam terus mendorong peningkatan kinerja lembaga peradilan agama, khususnya dalam aspek kecepatan dan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Acara berlangsung dengan lancar, penuh antusiasme, dan diakhiri dengan sesi tanya jawab serta foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan semangat untuk terus berinovasi dalam pelayanan peradilan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PTA Medan menegaskan komitmennya untuk senantiasa menjadi pelopor peradilan agama yang responsif, profesional, dan berintegritas tinggi.
Medan, 3–5 November 2025 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi aparatur peradilan agama di wilayah hukumnya. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 3–5 November 2025, bertempat di Hotel Emerald Garden, Medan.
Bimtek ini dihadiri oleh pimpinan PTA Medan, para ASN yang bertugas dalam bidang pengelolaan keuangan dan PNBP, serta perwakilan dari satuan kerja pengadilan agama tingkat pertama di bawah lingkungan PTA Medan.
Kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi aparatur dalam pengelolaan PNBP secara akuntabel, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang penyamaan persepsi antar satuan kerja mengenai tata kelola keuangan yang baik (good governance) di lingkungan peradilan agama.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menerima pembekalan terkait mekanisme pengelolaan PNBP, penatausahaan keuangan, serta pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan PNBP, dengan harapan dapat diterapkan secara optimal di masing-masing satuan kerja.
Pelaksanaan Bimtek ini mencerminkan komitmen PTA Medan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan keuangan negara. Dengan meningkatnya kompetensi aparatur, diharapkan pengelolaan PNBP di lingkungan peradilan agama dapat berjalan efisien, tertib administrasi, dan sesuai prinsip akuntabilitas publik.
Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara PTA Medan dan satuan kerja di bawahnya dalam rangka menciptakan sistem keuangan yang transparan, efektif, dan mendukung peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan Bimtek berjalan dengan lancar dan interaktif, diwarnai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai kendala teknis serta solusi implementatif dalam pengelolaan PNBP.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PTA Medan berharap seluruh peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk memperkuat akuntabilitas keuangan dan mendukung terwujudnya peradilan agama yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Medan, Jumat, 31 Oktober 2025 – Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Medan, Dr. Darmansyah Hasibuan, S.H., M.H., menghadiri acara Pertemuan Silaturahim Ulama, Tokoh, dan Cendekiawan Muslim yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara di Hotel Inna Medan.
Kegiatan ini dihadiri oleh para ulama, akademisi, tokoh masyarakat, serta pimpinan instansi pemerintah dan lembaga keagamaan di wilayah Sumatera Utara. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahim, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membangun sinergi antara tokoh agama dan lembaga pemerintahan dalam membina kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis.
Pertemuan ini menjadi wadah penting bagi para ulama dan cendekiawan untuk berdialog, berbagi gagasan, dan membahas isu-isu strategis yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat di Sumatera Utara. Kehadiran Wakil Ketua PTA Medan mencerminkan komitmen lembaga peradilan dalam mendukung upaya penguatan nilai-nilai moral, etika, dan spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain memperkuat peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah, kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk meneguhkan peran ulama dan lembaga keagamaan dalam menjaga persatuan serta membangun masyarakat yang berkeadilan dan berintegritas.
Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekhidmatan. Para peserta berkesempatan bertukar pandangan dan memperkuat komitmen bersama untuk terus berkontribusi positif bagi kemajuan umat dan bangsa.
Melalui kegiatan ini, PTA Medan berharap sinergi antara lembaga peradilan, ulama, dan tokoh masyarakat dapat terus terjalin, demi mewujudkan kehidupan sosial yang damai, religius, dan berkeadilan di Sumatera Utara.

