1

Menjelang akhir bulan Januari 2019, tepatnya 30 Januari 2019 Pengadilan Tinggi Agama Medan menyelenggarakan rapat koordinasi perdana bersama Ketua PTA yang baru. Bertempat di aula Hotel Grand Antares Medan Rakor dimulai pukul 14.00 WIB, dihadiri Ketua, Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Pejabat Struktural dan Pejabat fungsional Pengadilan Tinggi Agama Medan. Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama se Sumatera Utara. Agenda rapat kali ini adalah menyampaikan kebijakan Dirjen Badilag dan kebijakan PTA, juga evaluasi terhadap kinerja Pengadilan Agama se Sumatera Utara, dan Kebijakan Pengawasan, Pencanangan Zona Integritas dan peningkatan/pemantapan Kinerja SIPP di PA se Sumatera Utara.

3 4

Dalam hal evaluasi kinerja Pengadilan Agama se Sumatera Utara, PTA Medan memberikan reward berupa piagam penghargaan kepada Pengadilan Agama yang dinilai berprestasi dalam tahun 2018. Penilaian kinerja SIPP diberikan kepada (PA Tarutung, PA Gunungsitoli dan PA Balige) untuk kategori I (0-200 perkara), Kategori II (200-1000 perkara) diberikan kepada (PA Panyabungan, PA Pandan, dan PA Simalungun) untuk kategori III (diatas 1000 perkara) diberikan penghargaan kepada (PA Stabat, PA Lubuk Pakam dan PA Medan).

Penghargaan di bidang Pengelolaan Website diberikan kepada PA Stabat, PA Kabanjahe dan PA Kisaran, Kategori pengiriman berita di Website PTA diberikan kepada PA Gunungsitoli, PA Pematangsiantar dan PA Stabat. Untuk penilaian LKjIP diberikan kepada PA Stabat, PA Lubukpakam dan PA Simalungun.

Penghargaan di bidang pengelolaan BMN diberikan kepada PA Tarutung, PA Balige dan PA Pandan, untuk Penyerapan Anggaran DIPA 01 dan 04 diberikan kepada PA Medan, PA Stabat dan PA Tebing Tinggi. Penilaian ABS/SIKEP diberikan penghargaan kepada PA Lubuk Pakam, PA Pematangsiantar dan PA Kabanjahe. Sedangkan untuk Pengiriman berkas banding tepat waktu diberikan kepada PA Stabat, PA Tebing Tinggi dan PA Kisaran. Untuk penilaian Pengiriman Laporan Perkara diberikan kepada PA Tanjung Balai, PA Balige dan PA Stabat.

2

Dalam Rakor tersebut Ketua PTA Medan, Dr. H. M. Syarif Mappiasse, S.H., M.H. menyampaikan agar PTA dan PA se Sumatera Utara melakukan hal-hal sebagai berikut :

  1. Menjaga Integritas Pengadilan (yaitu dengan mentaati PPH, Kode Etik Hakim, PP, JS dan Pedoman Perilaku ASN);
  2. Meningkatkan profesionalisme di bidang tugasnya masing-masing;
  3. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, melalui PTSP, meja Informasi dan pengaduan;
  4. Penyelesaian perkara tepat waktu;
  5. Mengupload putusan tahun 2018 ke Direktori Putusan MA paling lambat 31 Januari 2019, putusan tahun 2017 paling lambat diinput bulan Februari 2019 dan putusan 2016 paling lambat akhir Maret 2019;
  6. Mempertahankan Nilai A Excellent bagi PA yang sudah APM, bagi PA yang nilainya B harus ditingkatkan menjadi A Excellent, sedangkan yang belum agar mempersiapkan diri untuk mengikuti Akreditasi Penjaminan Mutu Peradilan Agama.
  7. Pencanangan Zona Integritas diterapkan di masing-masing PA termasuk Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Peradilan dengan 6 area perubahan;
  8. E-court telah disiapkan sarananya oleh PA meskipun belum ada perkara melalui e-court;
  9. Pemberkasan Perkara banding jangan melebihi satu bulan dan harus dibuat SOPnya;
  10. Pemberkasan Perkara Banding, Kasasi dan PK menggunakan dokumen elektronik agar dipatuhi dan dilaksanakan;
  11. Dalam Pembinaan ke Daerah, Ketua partner dengan Sekretaris, Wakil Ketua partner dengan Panitera;
  12. Masalah Hakim Tunggal dapat dilakukan apabila ada izin dari Ketua MA melalui Badilag, perkara diatas 200 pertahun, dan Hakim tidak cukup 3 orang, kalau jumlah hakim 3 tetap hakim majelis, kecuali salah seorang hakim berhalangan dalam waktu yang lama, dapat bersidang dengan hakim tunggal;
  13. Perlu dibentuk 3 tim Satgas yaitu Satgas SIPP, Satgas Website dan Satgas SIMPEG/ABS/SIKEP supaya lebih focus;
  14. Tenaga IT harus dibina dan dibuat kader sehingga apabila tenaga IT mutasi sudah ada penggantinya.
  15. Kebijakan KPTA lama tetap berlaku sebelum ada kebijakan baru.

Sementara itu wakil Ketua PTA Medan Drs. H. Ahsin Abdul Hamid, S.H. menyampaikan tentang pengaduan dan pengawasan. Sekretaris PTA Medan H. Hilman Lubis, S.H., M.H. menekankan pentingnya penyerapan anggaran dan rencana penggunaan anggaran DIPA. Dan Panitera PTA Medan Drs. Kurthubi, M.H. sedikit menyinggung tentang Pencanangan Zona Integritas.

Dalam rakor tersebut juga diberikan kesempatan tanya jawab kepada peserta. Menjelang pukul 16.00 WIB rakor selesai dan ditutup. (amr)

  • 965-s-eldi-harponi.jpg
  • 966-s-dian-ingrasanti.jpg
  • 967-s-arif-hidayat.jpg
  • 968-s-syarif-mappiasse.jpg
  • 969-s-rafiuddin.jpg
  • 970-s-abdul-mannan-hasyim.jpg
  • 971-s-ahsin-abdul-hamid.jpg
  • 972-s-imaluddin.jpg
  • 973-s-zainal-arifin.jpg
  • 974-s-yunadi.jpg
  • 975-s-imron.jpg