1

25 Mei 2018 adalah titik tonggak lembaran baru kedinasan bagi Drs. H. Pelmizar, M.H.I. Di tanggal tersebut beliau yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan, dipercayakan oleh Mahkamah Agung RI untuk memegang puncak tampuk kepemimpinan di Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu.

Sehubungan dengan hal tersebut, di hari ke-15 Ramadhan 1439 H, yang bertepatan dengan hari Kamis, tanggal 31 Mei 2018, Pengadilan Tinggi Agama Medan menyelenggarkan acara perpisahan dengan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan. Acara ini sendiri merupakan event ketiga dari serangkaian kegiatan panjang satu harian (full day) yang digelar oleh Pengadilan Tinggi Agama Medan pada hari tersebut. Hadir dalam acara ini adalah seluruh keluarga besar Pengadilan Tinggi Agama Medan; Ketua, Wakil Ketua dan beberapa orang hakim Pengadilan Agama se-Sumatera Utara, serta calon hakim Pengadilan Agama se-Sumatera Utara.

Acara dibuka oleh Addelaida Rangkuti, S.H., M.M (Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Medan) yang bertindak sebagai protokol. Dilanjutkan dengan ucapan perpisahan mewakili keluarga besar Pengadilan Tinggi Agama Medan yang dalam kesempatan ini disampaikan oleh Drs. H. Syamsuddin Harahap, S.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan) yang tidak lain merupakan hakim tinggi dalam satu majelis dengan Drs. H. Pelmizar, M.H.I. Dalam sambutannya beliau mengucapkan permohonan maaf apabila terdapat salah kata dan perbuatan selama kurang lebih 9 bulan terakhir ini. Beliau juga mendo’akan semoga Drs. H. Pelmizar, M.H.I. sukses dalam bertugas di tempat dinas baru dan karirnya terus menanjak ke tingkat yang lebih tinggi. Mengakhiri sambutannya, Drs. H. Syamsuddin Harahap, S.H. membacakan sebuah pantun berbahasa batak:

Napuran tano tano gom, marsi gom goman

Nang pe badan tai padao dao anggo tondita marsi gom goman

Sahat-sahat ni so lu, na sahat tu bottean

Sahat hita mangolu na, sahat tu panggabean

2

Apabila pantun tersebut diartikan, kira-kira bermakna sebagai berikut:

Pohon sirih tumbuh di tanah berlapis-lapis

Walaupun badan kita berjauhan namun jiwa kita tetap dekat

Sampai-sampaian pun sampan, tetap sampai di tujuan

Panjang umur kita, mudah-mudahan kita bahagia dan makmur

Acara selanjutnya adalah pemberian cindera mata kepada Drs. H. Pelmizar, M.H.I. berserta istri. Secara simbolis cindera mata diberikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan: Drs. M. Taufiq H.Z., M.H.I.; Ibu Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan: Elsa Martinelly; kemudian dilanjutkan oleh M. Ridwan Siregar, S.H. dan Drs. H. Syamsuddin Harahap, S.H. yang keduanya adalah Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Medan.
3

Rangkaian acara bergulir kepada kata-kata perpisahan dari Drs. H. Pelmizar, M.H.I. yang saat itu sudah resmi menjadi Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu. Didampingi istri, beliau memulai sambutan dengan menyampaikan kesan dan pesan selama bertugas di Pengadilan Tinggi Agama Medan. Beliau mengutarakan bahwa selama lebih kurang 9 bulan bertugas, beliau merasa masih belum banyak berbuat untuk kemajuan Pengadilan Tinggi Agama Medan. Dalam kesempatan tersebut tersebut beliau mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua dukungan dalam melaksanakan tugas pokok sehingga berjalan sebagaimana yang diharapkan. Mengakhiri sambutannya beliau memohon maaf atas segala kesalahan baik tutur kata maupun perbuatan selama bertugas di Pengadilan Tinggi Agama Medan, dengan harapan, silaturrahmi akan tetap terjalin meskipun terpisah oleh jarak.

4

Acara berlanjut kepada bimbingan dan arahan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan: Drs. M. Taufiq HZ, M.H.I, mengawali bimbingannya beliau mengatakan bahwa susah untuk berpisah dengan Drs. H. Pelmizar, M.H.I., karena mereka berteman sejak kuliah, karena perjalanan karir yang bersamaan dan juga karena mereka satu suku dan marga. Jadi, walaupun nantinya jarak menjadi jauh, namun tetap akan terasa dekat.Selanjutnya beliau menyatakan bahwa sebenarnya sudah banyak hal yang berhasil dibuat oleh Drs. H. Pelmizar, M.H.I., terutama dari bidang pengawasan. Hanya saja keterbatasan waktu membuat masih banyak pula hal-hal yang sudah direncanakan, belum sempat dilakukan. Oleh karena itu Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan mengucapkan terima kasih atas segala sumbangsih Drs. H. Pelmizar, M.H.I. bagi Peradilan Agama di Sumatera ini. Mengakhiri bimbingan dan arahannya, Drs. M. Taufiq HZ, M.H.I, mengucapkan selamat atas dilantiknya Drs. H. Pelmizar, M.H.I.  sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu seraya mendo’akan semoga langkah Drs. H. Pelmizar, M.H.I. akan semakin baik di kedepan hari.

5

Akhirnya rangkaian acara mendekati akhir. Drs. H. Idham Khalid, S.H., M.H. menutup acara perpisahan tersebut dengan memimpin lantunan do’a. Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama. (Amr/Ap)

  • 971-s-ahsin-abdul-hamid.jpg
  • 972-s-imaluddin.jpg
  • 973-s-zainal-arifin.jpg
  • 974-s-yunadi.jpg
  • 975-s-imron.jpg
  • 976-s-rokhanah.jpg
  • 977-s-zainullah.jpg
  • 978-s-nasri.png
  • 979-s-arief.png
  • 980-d-mumu.png