1

Pelaksanaan pembangunan zona integritas tahun 2022 bergulir kembali seperti pelaksanaan tahun 2021 yang lalu. Hanya saja ada perbedaannya, yaitu pada tahun 2022 ini diberikan kewenangan kepada Pengadilan Tingkat Banding untuk melakukan penilaian pendahuluan terhadap satuan kerja yang berada di wilayah hukumnya. Untuk PTA Medan telah meloloskan 18 satuan kerja pada tahap penilaian pendahuluan tersebut.

Lalu, Badilag menyetujui atas penilaian yang dilakukan oleh PTA Medan dan meneruskan penilaian selanjutnya ke Badan Pengawasan MA sebagai Tim Penilai Internal MA. Dari 18 satuan kerja, ada 7 satuan kerja yang dilakukan evaluasi lapangan dan verifikasi oleh Badan Pengawasan yaitu PTA Medan, PA Stabat, PA Lubuk Pakam, PA Kisaran, PA Kota Padangsidempuan dan PA Tanjung Balai. Hal ini dijelaskan oleh Tim Evaluator Bawas yang datang ke PTA Medan pada hari Kamis tanggal 9 Juni 2022. “Ada 7 satuan kerja di wilayah PTA Medan yang dilakukan evaluasi lapangan dan verifikasi zona integritas oleh Badan Pengawasan sebagai TPI,” kata salah seorang Evaluator Sodikin.

Disebutkan oleh Sodikin, Tim yang dipimpinnya melakukan evaluasi lapangan dan verifikasi pembangunan zona integritas kepada 3 satuan kerja yaitu PTA Medan, PA Stabat dan PA Lubuk Pakam. Sedangkan 4 satuan kerja lainnya, dilaksanakan oleh Tim yang lain.

“Tim yang saya pimpin melakukan evaluasi lapangan dan verifikasi pembangunan zona integritas kepada 3 satuan kerja,” kata Sodikin seraya menyerahkan surat tugas kepada Sekretaris PTA Medan Khairuddin.

Sementara itu, Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan menyambut baik atas kehadiran Tim Evaluator dari Bawas tersebut. Dirinya bersyukur dengan ditetapkannya 7 satuan kerja yang dilaksanakan evaluasi lapangan dan verifikasi oleh TPI. “Semoga 7 satuan kerja yang dilaksanakan evaluasi lapangan ini lolos dari TPI dan diusulkan ke Kemenpan RB untuk meraih WBK,” harap H. Abd. Hamid Pulungan.

Dalam perbincangan yang dilaksanakan di ruang kerja Ketua, Sodikin menyarankan supaya diperkuat pelayanan kepada masyarakat antara lain dengan membuat inovasi. Dengan inovasi ini, sambungnya lagi, diharapkan PTA Medan meraih WBK tahun 2022. Menanggapi hal tersebut, H. Abd. Hamid Pulungan menyebutkan tengah merampungkan inovasi penanganan perkara banding yang disebut dengan PARIBAN. Dijelaskannya, melalui inovasi PARIBAN, pengiriman berkas perkara banding tidak lagi dilaksanakan secara fisik, tapi hanya di input berkasnya di aplikasi PARIBAN.

“Insya Allah, dalam waktu dekat akan selesai pembuatan inovasi PARIBAN. Pengiriman berkas perkara banding akan dilakukan melalui aplikasi dan penyelesaian perkara banding pun akan semakin cepat,” ujar H. Abd. Hamid Pulungan menjelaskan. (ahp)

  • 802-p-rohyan.jpg
  • 803-d-parluhutan.jpg
  • 804-s-khairuddin.jpg
  • 805-s-rafiuddin.jpg
  • 806-s-hilman-lubis.jpg