1

Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, ampunan dan rahmat serta kasih sayang dari Allah SWT.  Diwajibkan kepada seluruh orang Islam untuk melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan dengan tujuan agar menjadi orang yang bertakwa, seperti dinyatakan pada QS al-Baqarah 183 yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan kepada kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

2 3

Bagi aparatur di lingkungan PTA Medan, menjalankan ibadah puasa memiliki banyak keutamaan, baik untuk diri sendiri maupun hubungan sesama manusia serta hubungan dengan Allah SWT.  Hikmah menjalankan ibadah puasa berkaitan erat dengan amalan puasa yang dijalani, tidak terbatas hanya dengan menahan lapar dan dahaga, namun berkaitan pula dengan menjalankan amalan ibadah puasa Ramadhan lainnya, seperti bersedekah, membaca al-Qur’an, shalat tarawih, menghindarkan diri dari perbuatan yang haram, serta kegiatan lain dalam kehidupan.

Bekaitan dengan bulan suci Ramadhan  1443 Hijriyah ini, tentunya diharapkan mampu menjadi pilar dan motivasi bagi seluruh pegawai PTA Medan  untuk tidak bermalas-malasan bekerja tetapi berupaya  meningkatkan disiplin diri dan etos kerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, karena kita melakukan semua pekerjaan dengan niat karena Allah SWT dan tentunya disertai do’a agar apa yang kita kerjakan hendaknya selalu berada di jalan yang lurus dan diridhoi oleh Allah SWT.

4

Selain itu bulan yang penuh berkah ini hendaknya menjadi ajang introspeksi dan perbaiki iman, moral dan hati, sehingga dapat bekerja lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat.
Makna dan hikmah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1443 Hijriyah ini ditinjau dari sisi rohani dan jasmani, antara lain melatih untuk disiplin. Hal itu disampaikan Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan dalam tausiyahnya pada hari terakhir kerja pada Ramadhan kali ini.

“Dalam menjalankan ibadah puasa, kita harus patuh pada waktu sahur dan saat berbuka. Kita bangun untuk makan sahur saat dini hari dan diharapkan dapat meningkatkan motivasi bahwa kita bekerja dengan bangun lebih pagi, agar mendapatkan rezeki yang halal,” ujar H. Abd. Hamid Pulungan.

Ditambahkan oleh H. Abd. Hamid Pulungan, disiplin adalah pangkal kesuksesan karena lebih menghargai waktu, aturan dan tanggungjawab. Islam menyerukan kita untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan sekaligus mengerjakan sesuatu dengan sepenuh hati. Disiplin mengantarkan pada kemaksimalan hidup dalam berbuat baik dan bermanfaat kepada orang lain.

6

“Disiplin adalah kunci kesuksesan, dengan berpuasa ini melatih kita untuk disiplin dan bekerja dengan sebaik-baiknya,” kata H. Abd. Hamid Pulungan menutup tausiyahnya. (ahp)

  • 803-d-parluhutan.jpg
  • 804-s-khairuddin.jpg
  • 805-s-rafiuddin.jpg
  • 806-s-hilman-lubis.jpg