Peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-67 di Pengadilan Agama Pematangsiantar

 

Pematangsiantar | pa-pematangsiantar.net

Cuaca yang begitu bersahabat mengiringi Peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-67 Tahun 2012. Tanggal 17 Agustus 2012, yang bertepatan dengan 28 Ramadhan 1433 H, pukul 08.00 Wib, hakim, pegawai, dan tenaga honorer Pengadilan Agama Pematangsiantar melaksanakan Upacara Peringatan HUT RI Ke-67 di halaman kantor Pengadilan Agama Pematangsiantar. Upacara dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Pematangsiantar, Drs. H. Nizamuddin, S.H.

Upacara berlangsung dengan khidmat, meski dilaksanakan bertepatan dengan bulan puasa 1433 H. Selaku komandan upacara adalah Eka Ariyandi dan Ketua Pengadilan Agama Pematangsiantar bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara diisi dengan pembacaan teks proklamasi, mengheningkan cipta, pembacaan doa oleh Drs. Tajussalim dan pembacaan sambutan Ketua Mahkamah Agung RI. Dalam sambutannya Ketua Mahkamah Agung RI menyampaikan visi, misi dan blue print pembaruan badan peradilan 2010-2035.

 

Adapun visi Mahkamah Agung RI adalah “Terwujudnya Badan Peradilan Indonesia Yang Agung”. Pencapaian sasaran yang telah ditetapkan dalam cetak biru (blue print) memerlukan semangat perubahan dalam diri setiap insan Badan Peradilan untuk melaksanakan empat misi peradilan, yaitu:

1. Menjaga kemandirian Badan Peradilan

2. Memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada pencari keadilan

3. Meningkatkan kualitas kepemimpinan Badan Peradilan

4. Meningkatkan kredibilitas dan transparansi Badan Peradilan

Perlu diketahui blue print (cetak biru) pembaruan Badan Peradilan 2010-2035, berisi langkah-langkah dan upaya untuk mewujudkan pengadilan yang unggul meliputi 7 (tujuh) area yang harus dikembangkan. Ke tujuh area tersebut adalah :

1. Kepemimpinan dan manajemen pengadilan

2. Kebijakan-kebijakan pengadilan

3. Sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana dan anggaran

4. Penyelenggaraan persidangan

5. Keputusan dan kepuasan pengguna keadilan

6. Pelayanan pengadilan yang terjangkau

7. Kepercayaan dan keyakinan masyarakat pada pengadilan.

Akhirnya Ketua Mahkamah Agung RI mengajak kepada seluruh jajaran peradilan di Indonesia untuk mengisi kemerdekaan Indonesia dengan bekerja lebih baik dan profesional serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya pencari keadilan sebagaimana ditetapkan dalam cetak biru pembaruan badan peradilan.

Dengan memperingati HUT RI Ke-67 ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol acara tahunan, tetapi dapat meningkatkan kesadaran berbangsa dan rasa cinta tanah air. Diharapkan juga dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme, khususnya bagi pegawai Pengadilan Agama Pematangsiantar dalam rangka memenuhi kepuasan para pencari keadilan. (@dmin)

sumber: www.pa-pematangsiantar.net (17/08/2012)

  • 806_armen.jpg
  • 807_miharza.jpg