seminar 5

Dua orang CPNS Pengelola Perkara Pengadilan Agama Simalungun Khairunnisa, A.Md. dan Silvi Amelia Rinaldi, A.Md. AB. menyampaikan hasil aktualisasi pada Seminar Evaluasi Aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Mahkamah Agung Golongan II Tahun 2022, Jum’at (11/11/2022) yang diadakan di Badan Diklat Keagamaan Medan.

 

seminar 3

Bertindak sebagai moderator yaitu Widyaiswara Badan Diklat Keagamaan Medan Pahmil Ali, S.E., M.Ak. yang juga berperan sebagai Coach bagi peserta Latsar. Hadir sebagai evaluator Dr. Asro’i, M.Pd., Koordinator Bagian Assesmen dan Bina Pegawai Biro Sekretariat Jenderal Keagamaan Medan. Selain itu, hadir sebagai mentor keduanya yaitu Bapak Ansor, S.H., Panitera Pengadilan Agama Simalungun untuk memberikan dukungan dan penguatan atas aktualisasi yang dipresentasikan oleh peserta latsar.

seminar 1

Pada kesempatan tersebut, CPNS Khairunnisa, A.Md. memaparkan hasil aktualisasi latsar yang berjudul Digitalisasi Panduan Pendaftaran Perkara E-Court bagi Penyandang Disabilitas Tuna Rungu Melalui Video Animasi Berbahasa Isyarat di Pengadilan Agama Simalungun. Sedangkan CPNS Silvi Amalia, A.Md.A.B. memaparkan hasil aktualisasi yang berjudul Peningkatan Pelayanan Bagi Penyandang Disabilitas melalui Penambahan Loket Prioritas dan Pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada Pengadilan Agama Simalungun.

Seminar 4

Adapun dari pelaksanaan aktualisasi latsar tersebut, dihasilkan dua inovasi yang memberikan kontribusi kepada PA Simalungun dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas yaitu, tesedianya video animasi berbahasa isyarat panduan pendaftaran e-court bagi penyandang disabilitas tuna rungu dan terdapatnya loket prioritas dan SOP pelayanan khusus disabilitas.

Seminar 2

Panitera Ansor, S.H. dalam seminar aktualisasi latsar tersebut menyampaikan bahwa hasil aktualisasi keduanya merupakan inovasi yang sangat berguna untuk PA Simalungun. “Adanya aktualisasi ini sangat bermanfaat bagi PA Simalungun karena dapat membantu dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan penyandang disabilitas sehingga dapat mengakses layanan dengan lebih mudah,” Ujar Beliau. (PTIP)

  • 796-d-manan.jpg
  • 797-s-amrani.jpg
  • 798-s-syarwani.jpg
  • 799-s-asran.jpg
  • 800-s-armiwati.jpg
  • 801-s-edy.jpg
  • 802-p-rohyan.jpg