Artikel Anda

Peradilan Jinayat Anak di Mahkamah Syariah

“PERADILAN JINAYAT ANAK DI MAHKAMAH SYARIAH”

Oleh :
Lanka Asmar, S.H.I,.M.H
Hakim Pengadilan Agama Balige/
(telah dimuat di koran waspada hari Jumat tanggal 7 November 2014)

“Proses persidangan perkara dengan pelaku anak menurut Qanun Nomor 7 Tahun 2013 tentang hukum acara jinayat berpedoman kepada Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak”

1.    Anak Sebagai Pelaku Jarimah
Anak yang berkonflik dengan hukum perlu mendapatkan perlindungan khusus  agar hak-hak anak tetap terpenuhi.  Aspek perlindungan anak lebih ditekankan kepada hak-hak anak, bukan kewajiban anak, karena anak secara hukum belum dibebani kewajiban. Ada 4 aspek perlindungan anak yaitu Pertama. Negara harus ikut campur dalam urusan perlindungan anak, karena anak tidak dapat berjuang sendiri. Kedua. Setiap keputusan mengenai anak harus selalu mengarah pada asas kepentingan yang terbaik bagi anak, Ketiga. Perlindungan anak harus dilakukan sejak dini dan secara terus menerus, Keempat. Perlindungan terhadap anak membutuhkan sumbangan dari berbagai sektor kehidupan dan seluruh tingkatan masyarakat.  Dalam paradigma penanggulangan kejahatan anak kontemporer, setiap anak yang melakukan tindak pidana tidak harus diadili melalui peradilan pidana atau jinayah, melainkan dapat diselesaikan melalui jalur non litigasi.

Baca Selengkapnya>>>