1

Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan MA mengadakan pelatihan kepemimpinan pengawas (PKP) bagi ASN MA dan badan peradilan di bawahnya angkatan XVIII. Pesertanya adalah ASN potensial di satuan kerja masing-masing.

Setelah mengikuti Diklat selama lebih kurang 1 (satu) bulan, kepada peserta diwajibkan membuat rencana aksi perubahan berupa inovasi aplikasi yang mendukung kinerja pengadilan elektronik dan modern. Terhadap rencana aksi perubahan ini dipresentasikan di depan penguji mengenai kemanfaatan dan kegunaan aplikasi tersebut.  Salah seorang penguji adalah Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan yang menguji pada kelompok I.

Terdapat 10 peserta yang ikut ujian hari ini yaitu Abd Azis yang berasal dari PA Samarinda. Adnan Hasan Mubarok dari PA Pandeglang. Andi Markus dari PN Tarakan. Ari Efendi dari PN Pasuruan. Asriady dari PN Pasangkayu. Chairul Amri dari PA Bitung. Daniek Tri Oktafia dari PN Magetan. Dewi Santi dari PN Magelang. Dodi Neldry dari PN Tanjung Pinang dan Edy Bambang Rudiyanto dari PN Gunung Sugih.

Ujian yang digelar secara daring tersebut dilaksanakan pada hari Senin (08/02) mulai pukul 08.00 – 15.30 Wib. Tampil sebagai moderator salah seorang widyaiswara Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan MA  Jeanny HV Hutauruk.

Menurut Ketua PTA Medan H. Abd. Hamid Pulungan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan MA  yang telah menunjuknya sebagai salah seorang penguji pada seminar rencana aksi perubahan tersebut. Disebutkannya, sebagai penguji dirinya berusaha menganalisa aplikasi yang ditawarkan reformer dan memberikan saran untuk penyempurnaan aplikasi tersebut.

“Alhamdulillah, saya dipercaya pimpinan Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan MA untuk menguji rencana aksi perubahan peserta diklat PKP secara virtual,” ujarnya dengan senyum.

“Ujian terlaksana dengan baik semoga peserta ujian lulus semuanya,” harapnya lagi.

1

Selain menampilkan peserta diklat yang mempresentasikan rencana aksi perubahan di satuan kerja masing-masing, juga menampilkan mentor yang terdiri dari pimpinan pengadilan maupun pimpinan unit yang merupakan atasan langsung reformer di pengadilan tersebut. Para mentor diminta untuk memberikan dukungan dan semangat agar para reformer dapat menyelesaikan rencana aksi perubahan dalam jangka waktu pendek, menengah maupun jangka panjang. (ahp)

  • 908-d-abdullah.jpg
  • 909-p-masdarwiaty.jpg
  • 910-d-yazid-bustami.jpg
  • 911-d-mannan-hasyim.jpg
  • 912-d-aminuddin.jpg
  • 913-p-mansur-muda.jpg
  • 914-s-zulkarnaen.jpg
  • 915-s-hamid-saleh.jpg
  • 916-s-maharnis.jpg
  • 917-s-ahmad-zein.jpg
  • 918-s-jeje.jpg
  • 919-s-asep.jpg
  • 920-s-misran.jpg
  • 921-s-aminuddin.jpg
  • 921-s-kasim.jpg
  • 922-s-ribat.jpg
  • 923-s-sakwanah.jpg
  • 924-s-evawaty.jpg
  • 925-s-diana.jpg
  • 926-s-nuzul-lubis.jpg